Jurnal Penelitian Inovatif
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin
<p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. <strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. <strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> terakreditasi <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/11494" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 5</strong></a> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia <strong>Nomor 152/E/KPT/2023</strong> (<a href="https://jurnal-id.com/master/akreditasi/Sertifikat-JUPIN-Sinta5.pdf" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara <em>double blind review</em> oleh mitra bestari. Naskah dapat dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA </strong>maupun <strong>BAHASA INGGRIS. </strong></p> <p><img src="https://jurnal-id.com/master/images/FrontendJUPIN.jpg" /></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Penelitian Inovatif</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JUPIN</td> </tr> <tr> <td>Kependekan</td> <td>:</td> <td>Jur. Penel. Inov.</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>4 edisi setiap tahun (Februari, Mei, Agustus, dan November)</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Sinta, Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD, Moraref, OneSearch, Neliti </td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jupin.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-148X</td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2808-1366</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 500.000,00 </td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Penelitian Multidisiplin : Ilmu Sains, Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis </td> </tr> </tbody> </table> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)</strong> menerima artikel untuk hasil penelitian maupun <em>literature review</em> berbagai bidang ilmu diantaranya ilmu sains, pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer, dan kesehatan. </p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=11494&gs=YcZpuaIAAAAJ&sc=12" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p>CV Firmosid-IDJurnal Penelitian Inovatif2808-148XFaktor Risiko Lingkungan Dan Gaya Hidup Penyebab Eksaserbasi Asma: Tinjauan Sistematis
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1958
<p>Eksaserbasi asma menjadi beban signifikan dalam manajemen penyakit sistem pernapasan. Penelitian ini menggunakan <em>systematic literature review </em>untuk mengidentifikasi dan mensintesis bukti terkini mengenai faktor risiko lingkungan dan gaya hidup penyebab eksaserbasi asma. Sebanyak sepuluh studi empiris dari berbagai populasi terpilih melalui kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Metode pencarian melalui database utama (Publish Or Perish 8) untuk periode 2015–2025, bahasa Indonesia dan Inggris, dengan proses seleksi dua tahap (screening judul/abstrak kemudian teks penuh) dan penilaian kualitas. Hasil menunjukkan bahwa faktor gaya hidup dan komorbiditas, seperti ketidakpatuhan terapi, penyakit gastroesofagus, obesitas, dan merokok secara konsisten berhubungan dengan peningkatan risiko eksaserbasi. Faktor lingkungan. seperti pajanan polusi udara, kedekatan ke jalan besar, kondisi iklim ekstrem, dan alergen juga berkontribusi, meskipun terdapat variasi antar-studi. Disfungsi saluran napas kecil muncul sebagai mediator biologis yang menjembatani hubungan antara gaya hidup, komorbiditas, dan kontrol asma. Temuan ini memperkuat bahwa pengelolaan asma harus bersifat multifaktorial tidak sekadar kontrol gejala jangka pendek, melainkan juga intervensi gaya hidup dan mitigasi pajanan lingkungan. Untuk penelitian mendatang, disarankan desain longitudinal atau intervensi prospektif dengan pengukuran pajanan yang presisi, serta eksplorasi interaksi antar-faktor dalam populasi yang lebih luas.</p>Shafira Aulia HafidMarsya Salsabilla AndiniRiska MauliaJuly July
Hak Cipta (c) 2025 Shafira Aulia Hafid, Marsya Salsabilla Andini, Riska Maulia, July July
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543207322010.54082/jupin.1958Implementasi Strategi Komunikasi Pemasaran Ekowisata Kalitalang di Kabupaten Klaten melalui Instagram
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2056
<p>ABSTRAK<br />Penelitian ini membahas implementasi strategi komunikasi pemasaran Ekowisata Kalitalang melalui Instagram menggunakan pendekatan <em>User-Generated Content</em> (UGC) dan analisis SWOT. Metode deskriptif-kualitatif diterapkan dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam terhadap lima informan (Ketua Pokdarwis, dua wisatawan, dua pengguna Instagram), observasi akun Instagram resmi @kali_talang, serta dokumentasi konten UGC seperti foto, video, dan testimoni pengunjung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dilengkapi triangulasi sumber untuk validitas serta kerangka SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman). Hasil penelitian menunjukkan UGC meningkatkan partisipasi pengunjung melalui unggahan kolaboratif, memperkuat kredibilitas promosi karena konten autentik, serta memperluas jangkauan audiens tanpa biaya tambahan. Analisis SWOT mengungkap kekuatan berupa visualisasi daya tarik alam Kalitalang, keterlibatan komunitas Pokdarwis-TNGM, dan fitur Instagram seperti reels/story untuk interaksi. Kelemahan mencakup keterbatasan SDM digital, ketidakkonsisten jadwal unggahan, dan variasi konten interaktif yang rendah. Peluang teridentifikasi pada tren wisata digital generasi muda dan kolaborasi influencer. Kemudian, ancaman meliputi persaingan destinasi Merapi lain, kejenuhan konten yang monoton, dan perubahan algoritma platform. Kontribusi pada penelitian ini yaitu model strategi pemasaran digital yang mengintegrasikan UGC dengan SWOT untuk ekowisata berbasis komunitas, memperkaya literatur kajian komunikasi pemasaran pariwisata di <em>Indonesia.</em> Temuan memberikan rekomendasi penguatan kapasitas SDM digital dan optimalisasi fitur Instagram bagi pengelola Kalitalang untuk meningkatkan citra destinasi dan kunjungan wisatawan.<br /><br /><em>ABSTRAK<br /></em><em>This research discusses the implementation of Kalitalang Ecotourism marketing communication strategies through Instagram using a User-Generated Content (UGC) approach and SWOT analysis. A descriptive-qualitative method was applied with data collection techniques consisting of in-depth interviews with five informants (the Head of Pokdarwis, two tourists, two Instagramusers), observation of the official Instagram account @kali_talang, and documentation of UGC content such as photos, videos, and visitor testimonials. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, supplemented by source triangulation for validity and a SWOT framework to identify internal factors (strengths, weaknesses) and external factors (opportunities, threats). The results of the study show that UGC increases visitor participation through collaborative uploads, strengthens the credibility of promotions due to authentic content, and expands audience reach at no additional cost. The SWOT analysis reveals strengths in the form of visualizations of Kalitalang's natural attractions, the involvement of the Pokdarwis-TNGM community, and Instagram features such as reels/stories for interaction; weaknesses include limited digital human resources, inconsistent posting schedules, and low variety of interactive content. </em></p>Muhammad Ikhsan SyahbantyoDevi Wening Astari
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Ikhsan Syahbantyo, Devi Wening Astari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-092025-12-09543431344010.54082/jupin.2056Analisis Strategi Pemenuhan Layanan Pendidikan Berkualitas untuk Mencapai Sekolah Bermutu
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1185
<p>Sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang memiliki strategi khusus sebagai penopang dari sistem pendidikan yang diselenggarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi yang dilakukan sekolah untuk memenuhi layanan pendidikan yang berkualitas sehingga memperoleh gambaran mutu yang baik khususnya bagi masyarakat Toraja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berorientasi pada penemuan sehingga pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat empat strategi yang dilakukan sekolah yaitu menggunakan SDM berkompetensi, melakukan pemetaan peserta didik, melakukan pembinaan khusus bagi peserta didik unggulan, dan menerapkan sistem <em>reward</em> dan <em>punishment</em> terhadap peserta didik. Kegiatan manajemen sekolah dan aktivitas pendidikan lainnya selain proses pembelajaran sebagai tugas tambahan dilakukan oleh guru-guru berkompetensi, selain itu pada ekstrakurikuler tertentu sekolah menggunakan tenaga profesional. Untuk meningkatkan daya saing serta mengembangkan bakat peserta didik sekolah melakukan pemetaan berdasarkan capaian nilai rapor dan melakukan pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler khususnya bagi peserta didik unggulan. Sekolah juga menerapkan tata tertib berbasis poin sebagai <em>punishment </em>jika peserta didik melakukan pelanggaran dan memberikan <em>reward</em> berupa penambahan poin pada kasus tertentu, sertifikat atau piagam penghargaan, serta uang pembinaan kepada peserta didik berprestasi. Strategi yang dilakukan sekolah berhasil mendobrak prestasi peserta didik dan mewujudkan budaya organisasi yang baik. Hasil ini diperoleh karena layanan pendidikan dapat diberikan secara efektif oleh sekolah.</p>Real TomasWiwik Wijayanti
Hak Cipta (c) 2025 Real Tomas, Wiwik Wijayanti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542697270810.54082/jupin.1185Daya Tarik Estetika dan Ketahanan dalam Desain Produk Akrilik di Kreasi Group
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1826
<p>Penelitian ini mengeksplorasi sinergi antara daya tarik estetika dan ketahanan material dalam desain produk berbahan akrilik yang dikembangkan oleh Kreasi Group. Fokus kajian terletak pada hubungan antara bentuk visual, fungsi produk, dan karakteristik fisik akrilik sebagai material utama. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi produk, dan wawancara dengan desainer internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan bentuk tidak hanya memperkuat daya tarik estetika, tetapi juga mempertimbangkan ergonomi dan keberlanjutan struktur. Akrilik, sebagai bahan yang tahan terhadap deformasi dan memiliki transparansi tinggi, memungkinkan penciptaan produk yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga tahan lama dan fungsional. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman desain berbasis material, khususnya dalam konteks pengembangan produk kreatif yang menggabungkan nilai estetika dan ketahanan struktural.</p>Chrisfian PasaribuRizkika UtamiShaid Muhammad Arviansyah
Hak Cipta (c) 2025 Chrisfian Pasaribu, Rizkika Utami, Shaid Muhammad Arviansyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542861287410.54082/jupin.1826Pengendalian Kualitas Produk Pemotongan Baja pada Proses Computer Numberical Control (CNC) Cutting Plasma Menggunakan Metode DMAIC (Six Sigma) di PT. XYZ
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1910
<p>Tingginya tingkat cacat dalam proses pemotongan di PT XYZ proses pemotongan menggunakan mesin CNC plasma sering menghadapi permasalahan tingginya tingkat cacat seperti potongan miring, ukuran tidak sesuai, dan deformasi. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan produksi, meningkatnya biaya rework, serta penurunan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan efisiensi proses melalui pendekatan DMAIC pada sistem Six Sigma. Data diambil dari laporan produksi dan inspeksi kualitas periode Januari–Maret 2023. Metode penelitian meliputi lima tahap: Define untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan, Measure untuk menghitung kinerja proses menggunakan Defects Per Million Opportunities (DPMO) dan sigma level, Analyze untuk menemukan akar penyebab dengan diagram Pareto dan Fishbone, Improve untuk merumuskan tindakan korektif, serta Control untuk menjaga kestabilan hasil melalui p-chart. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat cacat sebesar 30% dan peningkatan sigma level menjadi 2,32, disertai perbaikan waktu siklus pemotongan hingga 40% pada material tebal. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Six Sigma berbasis DMAIC efektif dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi proses pemotongan logam, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan penerapan metodologi kualitas di industri manufaktur.</p>Alfin KusumaAde Nurul HidayatAdi Fitra
Hak Cipta (c) 2025 Alfin Kusuma, Ade Nurul Hidayat, Adi Fitra
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-112025-11-11543015302810.54082/jupin.1910Pengaruh Perawatan Payudara terhadap Kejadian Pembendungan ASI pada Ibu Menyusui di RSUD Saiful Anwar
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1933
<p>Pembendungan ASI (breast engorgement) merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu menyusui, yang ditandai dengan pembengkakan, rasa nyeri, dan kesulitan pengeluaran ASI akibat penyumbatan saluran atau ketidakseimbangan produksi dan pengosongan ASI.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perawatan payudara terhadap kejadian pembendungan ASI pada ibu menyusui.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan studi kasus, Sampel penelitian terdiri dari ibu menyusui yang dipilih secara purposive sampling. Melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan perubahan produksi ASI dan keluhan pembendungan ASI sebelum dan setelah perawatan. Metode perawatan payudara yang diterapkan meliputi pijatan lembut, pengosongan payudara secara rutin, penggunaan posisi menyusui yang benar, serta aplikasi kompres hangat dan dingin untuk mencegah bendungan ASI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan payudara secara signifikan dapat melancarkan refleks pengeluaran ASI, meningkatkan produksi ASI, dan menurunkan kejadian bendungan ASI. Setelah penerapan perawatan tersebut, produksi ASI meningkat dari 10 ml pada hari pertama menjadi 120 ml pada hari ketiga, sementara kejadian pembendungan ASI berkurang secara signifikan. Penelitian ini penting bagi ilmu pengetahuan dan praktik keperawatan karena membuktikan efektivitas perawatan payudara dalam mendukung keberhasilan menyusui serta mencegah komplikasi seperti mastitis. Edukasi dan pendampingan tenaga kesehatan dalam teknik perawatan payudara menjadi sangat krusial demi kesehatan ibu dan bayi, sehingga penelitian ini memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu menyusui.</p>Cahya Desry Eka Putri TaduHenny Dwi Susanti
Hak Cipta (c) 2025 Cahya Destry Eka Putri Tadu, Henry Dwi Susanti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-282025-11-28543251325810.54082/jupin.1933Multimodal Analysis of Indonesian-English Code Switching Across Tiktok and Instagram (2023–2025)
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2006
<p>This study examines Indonesian and English code switching on TikTok and Instagram from 2023 to 2025 to understand how users express bilingual identities through multimodal interactions. Previous studies often focused only on captions, comments, or videos, which produced a limited view of how bilingual expression operates across platforms. To address this issue, the present research analyzes code switching as a unified communicative practice where spoken language, written text, and audience responses work together to construct meaning. The aim is to describe how these bilingual choices support self presentation, emotional expression, and engagement within Indonesia’s contemporary digital environment.This research uses a qualitative descriptive approach combined with multimodal discourse analysis to examine selected posts that show clear Indonesian and English alternation. The findings indicate that users apply code switching for several purposes, including humor, explanation, identity building, emotional emphasis, and civic expression. Over time, these practices shift from casual stylistic preferences to more intentional strategies that support solidarity, reflection, and social commentary. The study also shows that platform features, audience characteristics, and cultural developments influence the ways bilingual expression emerges and circulates online. Overall, the results provide a clearer understanding of how Indonesian social media users negotiate identity and belonging through multimodal bilingual practices. This study also highlights the increasing importance of code switching in shaping communication patterns within Indonesia’s rapidly evolving social media landscape.</p>Alvernod Andreas HarianjaAngel Aulia SariPaulus DachiRahmadsyah Rangkuti
Hak Cipta (c) 2025 Alvernod Andreas Harianja, Angel Aulia Sari, Paulus Dachi, Rahmadsyah Rangkuti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543327333810.54082/jupin.2006Gambaran Keluhan Heat Stress pada Pekerja Bengkel Reparasi Truck CV. Karya Cipta Baru
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1745
<p>Lingkungan kerja terbuka dengan paparan panas tinggi seperti bengkel reparasi truk memiliki potensi besar memicu keluhan heat stress pada pekerjanya. Pekerjaan fisik berat yang dilakukan tanpa perlindungan suhu yang memadai dapat menyebabkan gangguan fisiologis dan menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat keluhan heat stress serta menganalisis hubungan antara faktor individu dan lingkungan dengan keluhan yang dialami pekerja. Penelitian dilakukan di CV Karya Cipta Baru menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>cross-sectional</em>. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Environmental Symptoms Questionnaire (ESQ) yang disebarkan kepada 10 pekerja lapangan, meliputi tukang las, pemotong besi, dan satpam. Hasil menunjukkan bahwa 70% responden mengalami keluhan heat stress dalam kategori sedang, sedangkan 30% mengalami keluhan ringan. Analisis tabulasi silang menunjukkan bahwa usia lanjut, status gizi kurang, durasi kerja ≥8 jam, masa kerja menengah-panjang, dan konsumsi air <2 liter per hari berhubungan dengan tingginya keluhan. Selain itu, lingkungan kerja tanpa atap dan ventilasi juga menjadi pemicu utama stres panas. Penilaian menggunakan ESQ terbukti efektif sebagai alat deteksi awal gejala heat stress di tempat kerja. Penelitian ini penting untuk memberikan rekomendasi pengendalian heat stress guna meningkatkan keselamatan kerja di sektor perbengkelan.</p>Vivi RositaRatna Ayu RatriwardhaniMuslikha Nourma RomadhoniWanda Melania AnggrainiNur Rohma Lif JunainiFika Alfiana
Hak Cipta (c) 2025 Vivi Rosita, Ratna Ayu Ratriwardhani, Muslikha Nourma Romadhoni, Wanda Melania Anggraini, Nur Rohma Lif Junaini, Fika Alfiana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542731274210.54082/jupin.1745Profesionalisme Pengawak Akun sebagai Kunci Peningkatan Tata Kelola Keuangan TNI AL
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1884
<p>TNI Angkatan Laut (TNI AL) memainkan peran krusial dalam pertahanan negara, sehingga membutuhkan tata kelola keuangan yang profesional, akuntabel, dan transparan untuk mendukung operasionalnya. Penelitian ini berfokus pada profesionalisme personel akuntansi (Pengawak Akun) di Unit Akuntansi Pangkalan Angkatan Laut Jakarta (Akun Lanmar Jakarta) dalam mendukung kualitas pengelolaan keuangan TNI AL. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan perangkat lunak NVivo 15 untuk analisis data, penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi kinerja personel akuntansi, termasuk kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan dukungan organisasi. Wawancara dengan personel kunci mengungkapkan tantangan seperti literasi aplikasi keuangan yang terbatas, pelatihan yang tidak memadai, dan beban kerja yang tinggi, yang menghambat tata kelola keuangan yang optimal. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan (pemanfaatan sistem digital, dukungan kepemimpinan) dan kelemahan (kompetensi personel yang tidak merata, infrastruktur yang tidak memadai), serta peluang (program pelatihan eksternal, kebijakan digitalisasi) dan ancaman (rotasi personel yang tidak selektif, miskomunikasi). Rekomendasi strategis meliputi pengoptimalan sistem digital untuk mengurangi beban kerja, menumbuhkan budaya kerja kolaboratif, dan menerapkan rotasi personel yang selektif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap wacana tata kelola keuangan militer dengan menawarkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan profesionalisme personel akuntansi di TNI AL</p>M.A.Z. RamadhanF.L. PakpahanAgung SetiawanRofi Hidayatur Rakhman
Hak Cipta (c) 2025 M.A.Z. Ramadhan, F.L. Pakpahan, Agung Setiawan, Rofi Hidayatur Rakhman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542905292010.54082/jupin.1884Linguistic Relativity in Gap X Katseye 2025 Instagram Advertisement: A Whorfian Weak Hypothesis Approach
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1947
<p>This study applies the Whorfian Weak Hypothesis to analyze how language choices in the GAP X KATSEYE 2025 Instagram advertisement captions can shape the audience perceptions of the brand that is being advertised to convey a specific message. Using a mixed-methods approach combining qualitative linguistic analysis and quantitative survey data from 30 respondents aged 17–25, this research identifies the influence of lexicon, syntax, and discourse on audience cognition. The results show that 63.33% of respondents associated the brand language with “freedom” and 32.1% perceived it as “expressive and empowering.” This study describes that the roles of words, sentences, and discourse successfully influence how the audience's perception can interpret the meaning of messages conveyed by the advertisement, although not completely dominating, because the Whorfian Weak Hypothesis produces language that is relatively moderate in evaluating the advertisement. These findings also demonstrate that linguistic construction effectively embodies cultural values of individuality and empowerment in digital advertising. This study indicates that the roles of words, sentences, and discourse successfully influence how the audience's perception can interpret the meaning of messages conveyed by the advertisement, although not completely dominating, because the Whorfian Weak Hypothesis produces language that is relatively moderate in evaluating the advertisement. The study contributes to sociolinguistic perspectives by reaffirming the Whorfian Weak Hypothesis within the context of global social media marketing.</p>Geubrina Ramadhani IskandarFahri SalimJihan Azmi KusmawanRahmadsyah Rangkuti
Hak Cipta (c) 2025 Geubrina Ramadhani Iskandar, Fahri Salim, Jihan Azmi Kusmawan, Rahmadsyah Rangkuti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543181319610.54082/jupin.1947Interferensi Sintaksis Bahasa Alor pada Bahasa Indonesia oleh Penutur Alor
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2027
<p>Penutur bahasa Alor yang menggunakan bahasa Indonesia dalam konteks komunikasi formal maupun nonformal sering menunjukkan adanya interferensi sintaksis akibat dominasi bahasa pertama. Kondisi kedwibahasaan yang kuat menyebabkan pola struktur bahasa Alor terbawa ke dalam konstruksi bahasa Indonesia sehingga menghasilkan bentuk tuturan yang menyimpang dari kaidah baku. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bentuk-bentuk interferensi sintaksis yang muncul dalam tuturan bahasa Indonesia penutur Alor serta faktor yang melatarbelakanginya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan secara komprehensif bentuk interferensi sintaksis yang meliputi fenomena subjek pasca-verbal, struktur posesif, struktur frasa, dan unsur fatis, serta menjelaskan penyebab kemunculannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, pencatatan, perekaman, dan transkripsi terhadap tuturan dua penutur asli Alor yang berdomisili di Pekalongan, serta analisis data pendukung dari media sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat bentuk interferensi utama, yaitu penempatan subjek setelah predikat, penggunaan konstruksi posesif PR + punya + PM, penerapan pola frasa Diterangkan–Menerangkan, serta penyisipan partikel fatis seperti e dan na dalam tuturan bahasa Indonesia. Interferensi tersebut muncul karena transfer struktur bahasa pertama serta kebiasaan pragmatik penutur dalam berkomunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontak bahasa yang intens pada masyarakat dwibahasa berpengaruh signifikan terhadap struktur sintaksis bahasa Indonesia dan berdampak pada keefektifan komunikasi.</p>Rifka Ismi AzizahMalla Jasmine Nada FaizaAulin HananiAghnia Ilmi DinyaRedika Cindra Reranta
Hak Cipta (c) 2025 Rifka Ismi Azizah, Malla Jasmine Nada Faiza, Aulin Hanani, Aghnia Ilmi Dinya, Redika Cindra Reranta
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543339334610.54082/jupin.2027Pesan Jurnalisme Bencana dalam Foto: Analisis Semiotika Roland Barthes pada Evakuasi Korban Likuefaksi Palu 2018
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/449
<p>Penelitian ini membahas pesan jurnalistik dalam foto karya Muhammad Fahrur Rasyid pada evakuasi korban bencana likuefaksi Palu 2018 dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Foto jurnalistik tidak hanya berfungsi sebagai rekaman fakta, tetapi juga sebagai media komunikasi sosial yang sarat makna kemanusiaan. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi dan studi pustaka, kemudian dianalisis berdasarkan tiga tingkat signifikasi Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level denotasi foto menampilkan proses penyelamatan korban oleh tim SAR; pada level konotasi memunculkan simbol kerentanan, harapan, dan solidaritas; serta pada level mitos merepresentasikan narasi moral tolong-menolong sebagai nilai kemanusiaan universal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian jurnalisme bencana dengan menekankan dimensi humanis dan kemanusiaan dalam satu karya foto tunggal, sekaligus menggeser fokus dari sekadar representasi kerusakan fisik atau aspek teknis liputan. Temuan ini menegaskan bahwa foto jurnalistik mampu berperan sebagai teks budaya yang membangun empati publik dan ingatan kolektif atas tragedi kemanusiaan.</p>Ardi ArdiMuhammad AkbarAlem Febri SonniIvaanugrahwati Ivaanugrahwati
Hak Cipta (c) 2025 Ardi Ardi, Muhammad Akbar, Alem Febri Sonni, Ivaanugrahwati Ivaanugrahwati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542783279010.54082/jupin.449Resepsi Khalayak terhadap Pelibatan dan Edukasi Perlindungan Satwa dalam Film Dokumenter Penjara Segara
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1819
<p class="Abstrak"><span lang="IN">Pelibatan satwa dalam industri hiburan di Indonesia dewasa ini masih menjadi isu yang cukup memprihatinkan, terutama terkait pertunjukan satwa lumba-lumba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak dalam memaknai isu pelibatan satwa di industri hiburan dalam film dokumenter <em>Penjara segara</em>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori analisis resepsi <em>Encoding-Decoding</em> yang dicetuskan oleh Stuart Hall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam kepada delapan informan yang merupakan mahasiswa sebagai penonton film dokumenter <em>Penjara segara</em> dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan pembacaan khalayak yang beragam, yakni terdapat 20 pembacaan dominan, 2 pembacaan negosiasi, dan 2 pembacaan oposisi. Pembacaan khalayak ini dipengaruhi oleh kerangka pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai yang diyakini khalayak terkait pertunjukan satwa dan pengalaman menonton film, juga pemaknaan terhadap pesan-pesan yang disajikan dari film dokumenter <em>Penjara segara</em>. Posisi pembacaan khalayak didasarkan pada <em>preferred reading</em> yang disampaikan oleh produsen teks film dokumenter <em>Penjara segara</em> melalui wawancara mendalam.</span></p>Muhammad Arif FadhlurrohmanDadang Rahmat Hidayat
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Arif Fadhlurrohman, Dadang Rahmat Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542837284810.54082/jupin.1819Framing Perang Gaza Dalam Konten Instagram Socialistische Partij Di Belanda Periode Juni – September 2025 Melalui Pendekatan Analisis Isi Multimodal
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1902
<p>Penelitian ini berangkat dari rumusan masalah mengenai bagaimana partai kiri di Eropa, khususnya <em>Socialistische Partij</em> Belanda, membingkai isu Perang Gaza di media sosial sebagai tantangan komunikasi politik transnasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi <em>framing</em> <em>Socialistische Partij</em> dalam konten Instagram pada periode pertengahan 2025 dengan menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif melalui analisis isi multimodal. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan pembacaan terpadu atas teks dan visual yang membentuk makna politik dan emosi publik. Data unggahan Instagram <em>Socialistische Partij</em> dikumpulkan secara purposif dan dianalisis dengan kerangka <em>framing</em> Entman (1993). Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi <em>framing</em> utama: <em>humanitarian framing</em> yang menekankan penderitaan rakyat Palestina, <em>anti-imperial framing</em> yang mengkritik dominasi Amerika Serikat dan Israel, serta <em>domestic political framing</em> yang menyoroti tanggung jawab pemerintah Belanda dan Uni Eropa. Analisis multimodal memperlihatkan bahwa integrasi teks dan visual tidak hanya memperkuat pesan politik, tetapi juga membangun resonansi emosional dan mendorong solidaritas publik lintas negara. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi politik visual dengan menegaskan peran Instagram sebagai arena artikulasi ideologis dan perlawanan terhadap narasi media arus utama. Dalam konteks Indonesia, penelitian ini memberi wawasan praktis mengenai bagaimana partai progresif dapat mengartikulasikan isu kemanusiaan global untuk memperluas jejaring solidaritas dan strategi komunikasi politik.</p>Patriot Muslim
Hak Cipta (c) 2025 Patriot Muslim
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-172025-11-17543069307610.54082/jupin.1902Model Perencanaan Tata Ruang Partisipatif untuk Pengembangan Heritage Education Tourism di Situs Cagar Budaya Kota Kapur Kabupaten Bangka
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1927
<p>Situs Cagar Budaya Kota Kapur di Kabupaten Bangka memiliki nilai historis tinggi sebagai pusat peradaban Sriwijaya, namun pengelolaannya masih menghadapi masalah serius seperti alih fungsi lahan, infrastruktur terbatas, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan merumuskan model perencanaan tata ruang berbasis zonasi partisipatif untuk mendukung pengembangan <em>heritage education tourism</em>. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, diskusi kelompok, serta telaah dokumen regulasi dan literatur. Analisis SWOT dan pendekatan spasial digunakan untuk mengidentifikasi potensi, kendala, serta penyusunan zonasi sesuai prinsip pelestarian, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa delineasi empat zona yaitu zona inti, zona penyangga, zona pengembangan, dan zona penunjang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan ruang. Selain itu, integrasi UMKM lokal (lidi nipah, madu kelulut/pelawan, dan kerang darah) dalam zona penunjang membuka peluang pemberdayaan ekonomi yang memperkuat partisipasi masyarakat. Kebaruan (<em>novelty</em>) penelitian ini terletak pada pengembangan model tata ruang partisipatif yang menggabungkan konservasi sejarah, fungsi edukatif, dan ekonomi kreatif masyarakat di kawasan cagar budaya pulau kecil. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur <em>heritage planning</em> dengan pendekatan spasial-edukatif-partisipatif, sedangkan secara praktis memberikan rekomendasi kebijakan untuk mewujudkan pengelolaan cagar budaya yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.</p>Korri RakasiwiArif RahmanLidiya PratiwiMuhammad Paisal
Hak Cipta (c) 2025 Korri Rakasiwi, Arif Rahman, Lidiya Pratiwi, Muhammad Paisal
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542967297810.54082/jupin.1927Efektivitas Kombinasi Rendam Kaki Air Serai Hangat dan Aromaterapi Lemon terhadap Kadar Asam Urat dan Intensitas Nyeri Sendi pada Lansia dengan Gout Arthritis di Pakis, Malang
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1982
<p>Gout arthritis merupakan bentuk artritis akibat penumpukan kristal asam urat yang banyak dialami oleh lansia hingga menyebabkan nyeri, pembengkakan, keterbatasan aktivitas, serta berdampak pada kualitas hidup. Penggunaan terapi farmakologis jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi komplementer yang aman dan mudah dilakukan. Kombinasi rendam kaki air serai hangat dan aromaterapi lemon diperkirakan mampu memberikan efek sinergis dalam menurunkan kadar asam urat dan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kombinasi rendam kaki air serai hangat dan aromaterapi lemon terhadap kadar asam urat dan intensitas nyeri pada lansia dengan gout artritis. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut pada dua subjek pasien gout atrhritis. Kadar asam urat diukur setiap hari menggunakan Easy Touch GCU, sedangkan intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analouge Scale (VAS). Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Kedua responden menunjukkan penurunan kadar asam urat dan intensitas nyeri. Hasil menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar asam urat dan intensitas nyeri pada kedua subjek. Kombinasi rendam kaki air serai hangat dan aromaterapi lemon terbukti memberikan efek positif terhadap penurunan kadar asam urat dan intensitas nyeri pada lansia penderita gout artritis. Temuan ini memberikan bukti awal bagi pengembangan terapi komplementer dalam perawatan gerontik. Penelitian lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar dan desain kuasi-eksperimental diperlukan untuk memastikan efektivitas terapi.</p>Elok Martha SalsabhilaNurilla Kholidah
Hak Cipta (c) 2025 Elok Martha Salsabhila, Nurilla Kholidah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543309331610.54082/jupin.1982Dampak Scroll Culture terhadap Daya Konsentrasi Generasi Z: Tinjauan Literatur Psikologi dan Media Digital
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1673
<p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara Generasi Z dalam mengakses dan mengonsumsi informasi, terutama melalui media sosial seperti platform TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Fenomena ini melahirkan budaya baru yang dikenal sebagai <em>scroll culture</em> atau kebiasaan menggulir konten secara cepat dan terus-menerus. Studi ini bertujuan mengkaji dampak <em>scroll culture</em> terhadap daya konsentrasi Generasi Z dengan menggunakan metode literature review terhadap berbagai literatur ilmiah relevan, termasuk jurnal psikologi, studi neurosains, dan penelitian terkini di bidang media digital yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa <em>scroll culture</em> berkontribusi pada penurunan <em>attention span</em>, meningkatnya kecenderungan berpikir dangkal<em> (shallow thinking)</em>, serta terjadinya overstimulasi otak akibat paparan informasi singkat yang terus-menerus. Dampak negatif ini mencakup menurunnya fokus belajar, produktivitas akademik, hingga kualitas tidur yang terganggu. Keterikatan emosional pada notifikasi dan <em>fear of missing out</em> (FOMO) dapat memperburuk kemampuan Generasi Z dalam mempertahankan konsentrasi secara mendalam. <em>Scroll culture</em> juga memperkuat pola perilaku adiktif yang memengaruhi kesehatan mental dan sosial mereka, terutama jika digunakan secara berlebihan tanpa kendali diri. Meskipun demikian, <em>scroll culture</em> memiliki potensi positif seperti peningkatan kreativitas, motivasi belajar, serta akses cepat terhadap intensif microlearning jika digunakan secara bijak dan terarah. Oleh karena itu, penting bagi Generasi Z untuk mengelola kebiasaan digital mereka secara seimbang melalui pengaturan waktu penggunaan media sosial, digital detox, serta membiasakan diri dengan aktivitas yang melatih fokus, literasi digital, dan pemikiran reflektif secara konsisten. Dengan pengelolaan yang tepat, <em>scroll culture</em> dapat diubah menjadi alat edukatif yang mendukung proses pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan diri di era digital.</p>Kharisma Iraz TsaniMufida AlySandrina Ardya GariniNadin Amaliyah PutriHelmy Prasetyo YuwinantoFitri Mutia
Hak Cipta (c) 2025 Kharisma Iraz Tsani, Mufida Aly, Sandrina Ardya Garini, Nadin Amaliyah Putri, Helmy Prasetyo Yuwinanto, Fitri Mutia
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542723273010.54082/jupin.1673Aplikasi Methodology for Participatory Assessment dalam Asset-Based Community Development di Desa Mekarjaya Kabupaten Sumedang
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1858
<p class="Abstrak"><em><span lang="IN">Methodology for participatory assessment</span></em><span lang="IN"> (MPA) merupakan teknologi pengembangan masyarakat yang digunakan untuk mengidentifikasi aset, kebutuhan, prioritas <em>issue</em> yang ada di masyarakat secara partisipatif. Dalam konteks pengembangan masyarakat berbasis aset atau <em>asset-based community development</em> (ABCD), MPA menjadi alat penting dalam mendorong perubahan sosial, menggunakan asesmen partisipatif dalam menemukenali dan menyusun strategi yang efektif dalam pemberdayaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan MPA dalam pendekatan ABCD melalui tiga proses utama, yaitu <em>dialogue</em>, <em>discovery</em>, dan <em>development</em>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan <em>participatory action research</em> (PAR). Teknik pengumpulan data mencakup observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan <em>literature review</em>. Adapun sumber data primer penelitian ini terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Ketua LPM Desa, Ketua ARWT, Koordinator ARWT Bidang Pertanian, Kader Karang Taruna, Pemilik UMKM, serta masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPA berperan penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat lokal. Metode ini mampu menghasilkan identifikasi terhadap lima jenis aset desa dimulai dari manusia, alam, fisik, finansial, hingga sosial. Selain itu MPA juga mampu untuk diterapkan dalam mengidentifikasi <em>issue </em>berserta prioritasnya. Terakhir MPA dapat mempermudah penyusunan program kegiatan melalui analisis sistem sumber terhadap penanganan prioritas <em>issue </em>yang telah dipetakan<em>. </em>MPA membantu masyarakat dalam menciptakan program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Temuan terakhir, MPA memperkuat interaksi sosial dan kesadaran masyarakat terhadap potensi yang dimiliki. Kesimpulan menegaskan bahwa MPA masih relevan dan efektif digunakan dalam pendekatan ABCD khususnya di Desa Mekarjaya, Kaupaten Sumedang.</span></p>Aryohaji Istyawan
Hak Cipta (c) 2025 Aryohaji Istyawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542773278210.54082/jupin.1858Pengaruh Perkembangan Teknologi 4.0 terhadap Transformasi Logistik Modern TNI Angkatan Laut dalam Mendukung Kesiapan Operasional Alutsista
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1939
<p class="Abstrak"><span lang="IN" style="color: black;">TNI Angkatan Laut memiliki kebutuhan logistik yang kompleks dan dinamis, realitas menunjukkan bahwa sistem logistik TNI Angkatan Laut masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan fungsional. Penelitian pada artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perkembangan teknologi 4.0 terhadap transformasi logistik modern TNI Angkatan Laut dalam mendukung kesiapan operasional alutsista. Pendekatan yang digunakan menggabungkan metode Delphi untuk memperoleh konsensus pakar dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menetapkan prioritas elemen teknologi yang paling berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti predictive maintenance, sistem ERP logistik terintegrasi, dan otomatisasi distribusi memiliki kontribusi dominan dalam meningkatkan efisiensi, kecepatan dan keandalan sistem logistik militer. Dimensi smart logistics menjadi prioritas utama dalam struktur keputusan yang menandakan pentingnya pendekatan logistik berbasis prediksi dan otomatisasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi logistik TNI Angkatan Laut tidak hanya bergantung pada penerapan teknologi digital, tetapi juga memerlukan dukungan kelembagaan yang adaptif dan penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia. Keberhasilan implementasi teknologi 4.0 dalam sistem logistik sangat ditentukan oleh sinergi antara inovasi teknologi, integrasi sistem informasi dan kesiapan organisasi dalam menghadapi perubahan. Dengan strategi yang tepat, transformasi ini diharapkan mampu membentuk sistem logistik TNI Aangkatan Laut yang modern, tangguh dan responsif terhadap tuntutan operasi maritim masa kini dan mendatang.</span></p>Pramono Sigit Raharjo
Hak Cipta (c) 2025 Pramono Sigit Raharjo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-172025-11-17543043305610.54082/jupin.1939Cognitive Behavioral Therapy dalam Menangani Gangguan Psikologis pada Pasien Kanker Payudara: A Narrative Literature Review
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2017
<p>Kanker payudara merupakan penyakit dengan prevalensi tinggi yang sering disertai gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan, insomnia, gangguan citra tubuh, dan penurunan kualitas hidup, sehingga dibutuhkan intervensi psikologis yang efektif dan berbasis bukti. Artikel ini menyajikan literature review terhadap studi-studi terpublikasi dalam rentang 2015–2025 dengan menelusuri database ilmiah dan menerapkan kriteria inklusi–eksklusi terkait desain penelitian, populasi, bentuk intervensi, serta luaran psikologis, hingga diperoleh delapan studi yang memenuhi syarat. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT), baik dalam format kelompok, individual, digital, maupun model kombinasi, secara konsisten memberikan perbaikan signifikan pada depresi, kecemasan, stres, kualitas tidur, dan citra tubuh, meskipun efektivitasnya bervariasi menurut durasi dan struktur intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa CBT merupakan intervensi psikoterapi berbasis bukti yang menjanjikan bagi perempuan dengan kanker payudara, namun keberagaman metode antar studi menegaskan perlunya penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat dan terstandarisasi.</p>Adhika PrasetioPutu Nugrahaeni Widiasavitri
Hak Cipta (c) 2025 Adhika Prasetio, Putu Nugrahaeni Widiasavitri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-282025-11-28543287329810.54082/jupin.2017Analisis Deskriptif Kuantitatif Rasio Profitabilitas dan Likuiditas PT. Pertamina Bina Medika IHC Periode 2020-2023
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1788
<p>Transformasi PT. Pertamina Bina Medika IHC merupakan strategi dari rumah sakit BUMN, untuk mempertahankan posisi rumah sakit di tengah persaingan bisnis. Tujuan penelitian ini, untuk menganalisis rasio profitabilitas dan likuiditas perusahaan pasca tranformasi. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan rasio profitabilitas dan likuiditas PT. Pertamina Bina Medika IHC selama periode 2020-2023 mengalami fluktuasi. Tahun 2020, proses adaptasi setelah konsolidasi, yang mempengaruhi jumlah aktiva, kewajiban dan modal yang dimiliki perusahaan. Tahun 2021, penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, yang mengakibatkan terjadinya peningkatan pasien Covid-19, berdampak terhadap peningkatan rasio profitabilitas dan likuiditas. Tahun 2022, pemulihan pasca Covid-19 yang mempengaruhi penurunan jumlah pasien Covid-19, berdampak pada penurunan rasio profitabiltas dan likuiditas. Tahun 2023, dicabutnya status Covid-19, perusahaan melakukan perluasan bisnis dengan membangun rumah sakit di Bali dan beberapa rumah sakit dibawah nauangan PT. Pertamina Bina Medika IHC menerima pasien dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), berdampak terhadap peningkatan rasio profitabiltas dan likuiditas, tetapi tidak terlalu signifikan. Untuk menjaga stabilitas keuangannya, perusahaan perlu meningkatkan kinerja keuangan, melalui pengendalian biaya, diversifikasi pendapatan, pengelolaan risiko keuangan dan integrasi sistem keuangan berbasis teknologi.</p>Indah Maha SariNazwa ZaharaRossa Andiani Putri
Hak Cipta (c) 2025 Indah Maha Sari, Nazwa Zahara, Rossa Andiani Putri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542753276210.54082/jupin.1788Analisis Teknik Storytelling Youtuber Perempuan Indonesia Konten Horor
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1898
<p>Menjadi youtuber adalah salah satu profesi yang diinginkan, karena mendatangkan banyak uang. Di Indonesia, profesi youtuber makin marak. Salah satunya, youtuber bergenre horor. Di Indonesia, profesi youtuber dengan genre horor, banyak dikuasai oleh laki-laki. Tetapi empat perempuan Indonesia berikut ini, merupakan youtuber genre horor yang populer. Karena memiliki penonton dengan jumlah 7.14M hingga 12.6M, serta jumlah video yang diunggah mulai dari 729 video hingga 2.2K video. Mereka adalah Nessie Judge, Jurnal Risa, Nadia Omara, dan Sara Wijayanto. Keempatnya memiliki kemampuan storytelling dan memanfaatkan elemen storyelling, membuat storytelling berkesan ketika dilakukan, dan implementasi tehnik storytelling. Peneliti mencoba untuk melihat teknik storytelling yang digunakan untuk menemukan ciri khas keempat youtuber dalam berbagi cerita horor dengan penontonnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengandalkan kecenderungan video yang ditampilkan keempat youtuber tersebut. Nessie Judge mengandalkan riset yang detail dan lengkap sebelum melakukan storytelling. Risa dalam Jurnal Risa hanya melakukan penelusuran yang mengandalkan penglihatan dan terhubung dengan mahluk gaib. Nadia Omara melakukan storytelling secara ekspresif, bersemangat, dan mengandalkan logat Riau ketika melakukan storytelling. Nadia Omara memanggil penonton videonya dengan sebutan ‘wawak’. Sementara Sara Wijayanto selain mengandalkan kemampuan indigonya untuk mengetahui kehadiran mahluk gaib yang disebutnya ‘sosok’. Sara juga mampu mengembalikan sosok ke jalan yang benar, lepas dari pengaruh buruk mahluk gaib yang jahat. Dari empat youtuber, hanya Jurnal Risa dan Sarah Wijayanto memanfaatkan orang-orang populer untuk menemaninya melakukan penelusuran di tempat-tempat angker dan seram. Semua proses storytelling dilakukan oleh youtuber, tetapi muatannya berbeda-beda, sehingga menghadirkan ciri khas yang menarik bagi youtuber genre horor di Indonesia. Penelitian ini penting untuk memperlihatkan kontribusi kreator Perempuan dalam industry konten horror digital di Indonesia.</p>Kurniawaty YusufLina Anggraeni
Hak Cipta (c) 2025 Kurniawaty Yusuf, Lina Anggraeni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542933295010.54082/jupin.1898Analisis Critical Factor Integrasi Sistem Perbaikan dan Pemeliharaan pada Pengadaan Paket Suku Cadang dalam Mendukung Operasional KRI
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1921
<p>Kesiapan operasional Kapal Republik Indonesia (KRI) sangat bergantung pada efektivitas sistem perbaikan dan pemeliharaan yang terintegrasi dengan proses pengadaan suku cadang. Ketidakterpaduan antara kedua sistem ini sering mengakibatkan keterlambatan pasokan, ketidaksesuaian spesifikasi, serta menurunnya tingkat kesiapan kapal dalam menjalankan tugas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis <em>critical factors</em> yang memengaruhi keberhasilan integrasi antara sistem pemeliharaan dan pengadaan suku cadang dalam konteks operasional KRI. Metode yang digunakan adalah kombinasi pendekatan <em>Delphi</em> untuk mendapatkan konsensus dari para ahli terhadap faktor-faktor kunci dan metode <em>DEMATEL (Decision Making Trial and Evaluation Laboratory</em>) untuk memetakan hubungan sebab-akibat antar faktor tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa koordinasi antarunit, kompetensi personel dan kejelasan kebutuhan teknis merupakan faktor penyebab utama, sementara sistem informasi logistik dan kecepatan proses pengadaan adalah faktor yang paling terdampak. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan koordinasi lintas unit dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah awal yang krusial dalam membangun sistem logistik pemeliharaan yang terintegrasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan kebijakan dan sistem pendukung operasional KRI yang lebih adaptif dan efisien.</p>Widodo Widodo
Hak Cipta (c) 2025 Widodo Widodo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-112025-11-11543029304210.54082/jupin.1921Analisis Wacana Kritis pada Pemberitaan Liputan6.com tentang Runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1970
<p>Peristiwa runtuhnya musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Jawa Timur menjadi topik pemberitaan yang sedang hangat diperbincangkan. Musibah ini meninggalkan duka yang mendalam karena terdapat santri yang menjadi korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis wacana kritis pada pemberitaan runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny yang diterbitkan oleh Liputan6.com. Adapun berita yang dijadikan objek analisis berjudul “Tragedi Ambruknya Musala Empat Lantai di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Kronologi dan Fakta Terbaru”, berita ini terbit secara daring pada tanggal 07 Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan model Norman Fairclough dalam menganalisis wacana, dicermati dari tiga aspek yaitu mikrostruktural, mesostruktural (kewacanaan), dan makrostruktural yang digunakan dalam mengonstruksi teks berita. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu simak dan catat dari berita daring Liputan6.com. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) terdapat dimensi mikrostruktural dalam pemberitaan berupa diksi yang menunjukkan keberpihakan pada korban, dialog narasumber yang menunjukkan kegagalan proyek, dan pernyataan kausalitas dari kronologi tragedi. 2) dimensi wacana (mesostruktural) menunjukkan produksi teks berita Liputan6.com mengutarakan sikap keprihatinan kepada santri yang menjadi korban serta wujud reaksi minor terhadap respon dari pihak pesantren atas tragedi. 3) dimensi makrostruktural menunjukkan aspek ideologis, yaitu sebuah tragedi yang terjadi karena kelalaian konstruksi dikaitkan dengan takdir dan musibah. Selain itu, terdapat aspek sosial yang menunjukkan sisi keterbukaan Liputan6.com untuk memberikan ruang bagi korban selamat, saksi, pakar konstruksi, keluarga, pihak pesantren, dan Basarnas dalam memberikan keterangan pers terkait tragedi. Melalui pemberitaan ini, opini pembaca diarahkan untuk fokus pada kondisi korban dan mengawasi sikap pihak pesantren atas tragedi. Implikasi dari penelitian ini memberikan pemahaman secara mendalam mengenai pola media dalam mengonstruksi makna dan relasi kuasa pada pemberitaan runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny. Hal ini menunjukkan bahwa media berperan penting dalam penegakan keadilan untuk para korban.</p>Fernanda DafittraAni Rakhmawati
Hak Cipta (c) 2025 Fernanda Dafittra, Ani Rakhmawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-092025-12-09543423343010.54082/jupin.1970Perspektif Perawat dan Ulama terhadap Sah Salat pada Pasien Colostomy di Sumedang
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1558
<p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span style="font-size: 10.0pt;">Kolostomi merupakan tindakan bedah yang mengalihkan fungsi eliminasi melalui pembentukan stoma, yang kerap menimbulkan tantangan psikologis dan spiritual bagi pasien Muslim dalam menjalankan ibadah salat. Permasalahan utama adalah ketidakpastian mengenai keabsahan salat dan kesulitan menjaga kebersihan serta kenyamanan selama ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif ulama dan perawat mengenai keabsahan salat pasien kolostomi serta bentuk dukungan medis dan keagamaan yang dapat meningkatkan pengalaman ibadah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan satu perawat dan dua ulama, serta kajian literatur terkait fatwa dan pedoman fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan spiritual dan edukasi kebersihan menjadi faktor penting dalam membantu pasien mempertahankan keyakinan dan kenyamanan dalam beribadah.Temuan ini juga memberikan dasar bagi pengembangan pedoman keperawatan yang berorientasi spiritual dalam pelayanan pasien dengan kolostomi. Selain itu, kolaborasi antara tenaga kesehatan dan ulama dianggap perlu untuk memberikan pemahaman keagamaan yang sesuai kondisi medis pasien. Integrasi kedua aspek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan spiritualitas pasien kolostomi.</span></p>Muhamad Agung PangistuAmalia Shyfa AzzahraHilda KhoerunnisaNabila Putri IskandarWilda HolidiyaTedi Supriyadi
Hak Cipta (c) 2025 Muhamad Agung Pangistu, Amalia Shyfa Azzahra, Hilda Khoerunnisa, Nabila Putri Iskandar, Wilda Holidiya, Tedi Supriyadi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542799280610.54082/jupin.1558Strategi Coping Stress Akademik pada Mahasiswa Gangguan Mental di Yogyakarta
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1853
<p>Stres akademik pada mahasiswa penyintas gangguan mental merupakan isu penting karena dapat memperburuk kondisi psikologis dan mengganggu keberlangsungan studi. Oleh karena itu, strategi koping sangat dibutuhkan untuk membantu mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gambaran strategi koping yang digunakan oleh mahasiswa penyintas gangguan mental dalam menghadapi stres akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap tiga informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan empat tema utama, yaitu strategi koping yang diterapkan, sumber stres akademik, dampak kekambuhan, dan makna hidup. Informan menunjukkan variasi dalam penggunaan strategi koping, baik yang bersifat adaptif maupun maladaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan intervensi kampus yang berbasis dukungan psikologis untuk membantu mahasiswa penyintas gangguan mental menjalani kehidupan akademik secara lebih sehat dan berkelanjutan.</p>Jadida Intan ZaharaSri Muliati Abdullah
Hak Cipta (c) 2025 Jadida Intan Zahara, Sri Muliati Abdullah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-112025-11-11542987299810.54082/jupin.1853Evaluasi In Vitro Viabilitas Sel Fibroblas Akibat Penambahan Larutan Binahong pada Kalsium Hidroksida sebagai Bahan Pelindung Pulpa
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1937
<p>Kalsium hidroksida Ca(OH)₂ merupakan bahan pelindung pulpa dengan efek antibakteri tinggi, namun bahan ini masih memiliki kelemahan yaitu terdapat hambatan ikatan antara kristal hidroksiapatit dan jaringan kolagen. Hal ini menyebabkan terjadinya ruang mikro antara bahan pelindung pulpa dengan jaringan dentin yang berpotensi terjadinya infeksi ulang. Respons inflamasi yang tertunda dan berkepanjangan akibat infeksi berulang menyebabkan nekrosis pulpa. Fibroblas pulpa dengan makrofag secara aktif mempengaruhi diferensiasi makrofag dari M1 (pro-inflamasi) ke M2 (anti-inflamasi). Daun binahong secara tradisional dipakai sebagai obat luka karena memiliki sifat antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan larutan binahong pada Ca(OH)₂ terhadap viabilitas fibroblas selama 24 jam inkubasi. Uji viabilitas fibroblas BHK-21 dilakukan menggunakan metode MTT assay selama 24 jam dengan lima kelompok perlakuan (0%,3%,5%,10%, dan 15%) binahong. OD (<em>Optical Density</em>) dari ELISA <em>reader</em> digunakan untuk memnghitung jumlah sel fibroblas yang hidup. Kelompok Ca(OH)₂ dengan 10–15% binahong menunjukkan peningkatan viabilitas sel hingga 129,8–142,8% dibanding kontrol (p<0,05) dan pada <em>post hoc test</em> kedua kelompok (10% dan 15%) tersebut memliki perbedaan tidak bermakna (α>0,05). Larutan binahong pada kalsium hidroksida mampu meningkatkan jumlah sel fibroblas dalam inkubasi 24 jam. Penambahan ekstrak binahong meningkatkan viabilitas fibroblas sehingga berpotensi mengurangi sitotoksisitas Ca(OH)₂ sebagai bahan pelindung pulpa</p>Catur SeptommyVenna Verdania Lhea Khrisna Dyah Noviana PrimasariEka Resti EfrataDevy Ratriana AmiatiAsa Karina
Hak Cipta (c) 2025 Catur Septommy, Venna Verdania Lhea Khrisna , Dyah Noviana Primasari, Eka Resti Efrata, Devy Ratriana Amiati, Asa Karina
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543137314610.54082/jupin.1937Ekonomi Politik Disrupsi Digital dan Polarisasi Konten Media: Studi Kasus Oligarki Media Tradisional dan Dominasi Platform Global di Indonesia
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2015
<p>Disrupsi digital di Indonesia menciptakan lanskap media yang kompleks di mana dominasi oligarki tradisional berbenturan dengan kekuatan platform global. Namun, literatur yang ada belum banyak membahas secara mendalam bagaimana sinergi destruktif antara kepentingan politik pemilik media lokal dan algoritma platform global secara spesifik membentuk polarisasi konten. Penelitian ini bertujuan menganalisis lanskap Ekonomi Politik Media di Indonesia pasca-disrupsi digital. Isu sentral yang diangkat adalah tegangan antara kekuatan oligarki media tradisional yang terafiliasi politik dan dominasi platform global (Meta, Google, TikTok) dalam mengendalikan produksi, distribusi, dan komodifikasi informasi, yang berujung pada meningkatnya polarisasi konten politik. Dengan menggunakan pendekatan Ekonomi Politik Media Kritis (Model Mosco), penelitian ini menunjukkan bahwa oligarki media memanfaatkan platform digital untuk perluasan hegemoni mereka (Spasialisasi), sementara platform global melakukan Komodifikasi audiens secara masif melalui algoritma yang mengutamakan engagement. Interaksi kedua kekuatan ini menciptakan echo chamber dan filter bubble yang memperparah polarisasi di ruang publik, terutama menjelang tahun-tahun politik. Implikasi temuan ini menuntut peninjauan ulang regulasi media untuk mencakup akuntabilitas platform global dan perlindungan jurnalisme yang independen dari kepentingan politik oligarki. Studi ini juga memperluas teori Mosco ke ranah algoritma digital dan menuntut urgensi regulasi yang menargetkan akuntabilitas platform serta perlindungan jurnalisme independen.</p>Ade TaryanaUdi Rusadi
Hak Cipta (c) 2025 Ade Taryana, Udi Rusadi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-282025-11-28543269327610.54082/jupin.2015Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Ibu tentang Pijat Bayi untuk Meningkatkan Nafsu Makan Bayi di Puskesmas Parit Haji Husin II
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1781
<p>Kurangnya nafsu makan pada bayi dapat menghambat tumbuh kembang optimal. Pijat bayi merupakan terapi non farmakologis yang efektif untuk meningkatkan nafsu makan dan mendukung pertumbuhan bayi. Namun, pengetahuan ibu tentang pijat bayi masih bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berdasarkan hasil wawancara pada bulan februari dengan 5 ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di Puskesmas Parit Haji Husin II masih belum mengetahui bahwa pijat bayi dapat meningkatkan nafsu makan pada bayi. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu tentang pijat bayi untuk meningkatkan nafsu makan pada bayi di Puskesmas Parit Haji Husin II Pontianak tahun 2025. Jenis penelitiani yaitu kuantitatif dengan populasi sebanyak 225 bayi, sampel sebanyak 34 ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan diambil dengan teknik accidental sampling dan purposive sampling. Lokasi penelitian di Puskesmas Parit Haji Husin II Pontianak Tahun 2025. Instrumen penelitian kuesioner tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu yaitu faktor umur, pendidikan, dan pekerjaan. Dimana faktor umur dan pekerjaan sangat mempengaruhi pengetahuan ibu tentang pijat bayi untuk meningkatkan nafsu makan. Hasil analisa menunjukan bahwa sebagian besar dari responden umur dewasa awal 26-35 tahun sebanyak 12 responden (60%) dan sebagian dari responden tidak bekerja sebanyak 12 responden (56,5%) berpengetahuan cukup. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu tentang pijat bayi untuk meningkatkan nafsu makan pada bayi dipengaruhi oleh faktor umur dan pekerjaan. Saran untuk ibu yang memiliki bayi dengan adanya informasi dari penelitian ini ibu – ibu dapat menerapkan pijat bayi ini secara rutin dengan mandiri agar merangsang motorik untuk meningkatkan nafsu makan pada bayi.</p>Youlenta ErnesonthaArisa BibianaLina AstutyMarchella Audina
Hak Cipta (c) 2025 Youlenta Ernesontha, Arisa Bibiana, Lina Astuty, Marchella Audina
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542807281410.54082/jupin.1781Identifikasi Bahaya dan Risiko Armada Vendor Dump Truck pada Tambang Batuan Andesit di PT. X Subang Tahun 2025
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1892
<p>Aktivitas pengangkutan batuan andesit di PT. X Subang menggunakan armada vendor <em>dump truck</em> menghadapi risiko tinggi akibat medan curam, muatan berlebih, dan jam kerja panjang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya dan risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada <em>driver dump truck</em>. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, dengan triangulasi sumber dan metode untuk meningkatkan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan paparan risiko kesehatan berupa <em>low back pain</em>, kelelahan, gangguan pernapasan, dan nyeri sendi, serta risiko keselamatan berupa kerusakan rem, kendaraan terguling, dan kecelakaan di medan ekstrem. Tercatat empat kecelakaan kerja dan satu <em>near miss</em> selama tahun 2025, yang sebagian besar disebabkan oleh kombinasi kondisi kendaraan tidak prima, medan tidak stabil, dan ketiadaan program manajemen risiko dari pihak vendor. Penelitian ini menegaskan perlunya penerapan sistem pengendalian risiko terpadu, peningkatan koordinasi PT. X dengan vendor, serta pelatihan K3 bagi <em>driver</em>. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dengan menyoroti peran manajemen risiko terpadu pada sektor transportasi tambang, yang masih jarang dikaji secara mendalam di Indonesia.</p>Nila Rava IndahCut Alia Keumala MudaEka Cempaka PutriFierdania YusvitaDenissa Rijqya Camillasari
Hak Cipta (c) 2025 Nila Rava Indah, Cut Alia Keumala Muda, Eka Cempaka Putri, Fierdania Yusvita, Denissa Rijqya Camillasari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542921293210.54082/jupin.1892Analisis Hubungan Antara Sikap dan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Siswa SMA Negeri 4 Jayapura, Provinsi Papua
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1963
<p><em>Human Immunodeficiency Virus (HIV)</em> menyerang sel darah putih dan melemahkan sistem imun, sedangkan <em>Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS)</em> merupakan kumpulan gejala akibat infeksi HIV. Papua, khususnya Kota Jayapura, memiliki prevalensi HIV/AIDS tertinggi di Indonesia, dan remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap penularan sehingga perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sikap dan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa kelas XI peminatan kesehatan di SMA Negeri 4 Jayapura. Penelitian ini menggunakan desain <em>cross-sectional</em> dengan 100 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji <em>Chi-Square.</em> Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki sikap baik (78,71%) dan perilaku pencegahan cukup (75,71%), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan perilaku pencegahan HIV/AIDS (p=0,404). Hasil ini menunjukkan bahwa sikap positif belum tentu diikuti oleh tindakan pencegahan yang baik, sehingga perlu dilakukan edukasi berbasis pengalaman seperti <em>peer-education</em> dan simulasi risiko untuk membantu siswa mengubah sikap menjadi perilaku nyata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengembangan program pendidikan kesehatan remaja di sekolah guna meningkatkan efektivitas pencegahan HIV/AIDS.</p>Ivana Arthasuci Dwinauli SitorusTry PurnamasariJimmy Victor John SembayHendrikus Masang ban BollyElisa Nugraha Haryadi Salakay
Hak Cipta (c) 2025 Ivana Arthasuci Dwinauli Sitorus, Try Purnamasari, Jimmy Victor John Sembay, Hendrikus Masang ban Bolly, Elisa Nugraha Haryadi Salakay
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-282025-11-285432593268.10.54082/jupin.1963 Manajemen Rehabilitasi Fisioterapi Multimodal pada Ruptur Parsial Tendon Achilles: Evaluasi Klinis dan Fungsional
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2059
<p>Ruptur parsial tendon Achilles merupakan cedera muskuloskeletal yang dapat menimbulkan nyeri persisten, gangguan fungsi, dan keterbatasan aktivitas bila tidak ditangani dengan rehabilitasi yang tepat. Tantangan klinis utama pada kondisi ini adalah menentukan pendekatan fisioterapi yang efektif untuk mengendalikan nyeri dan memulihkan fungsi tanpa memperberat cedera tendon. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas manajemen fisioterapi multimodal pada kasus ruptur parsial tendon Achilles berdasarkan perubahan parameter klinis dan fungsional. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus klinis pada satu pasien perempuan berusia 42 tahun dengan diagnosis ruptur parsial tendon Achilles dekstra. Evaluasi dilakukan sebelum dan setelah intervensi menggunakan <em>visual analogue scale</em> (VAS), <em>manual muscle testing</em> (MMT), <em>range of motion</em> (ROM), circumferentia otot gastrocnemius, Thompson dan Matles test, <em>magnetic resonance imaging</em> (MRI), <em>achilles tendon rupture score </em>(ATRS), serta <em>hamilton rating scale for anxiety</em> (HRS-A). Intervensi diberikan selama empat sesi dan meliputi elektroterapi, terapi manual, latihan isometrik dan resistensi, latihan fungsional, serta edukasi. Hasil menunjukkan penurunan nyeri tekan (VAS 5 menjadi 3) dan nyeri gerak (VAS 4 menjadi 2), peningkatan circumferentia otot gastrocnemius (36,7 cm menjadi 37,0 cm), peningkatan skor ATRS dari 55 menjadi 76 yang mengindikasikan perbaikan fungsi, serta penurunan tingkat kecemasan (HRS-A 16 menjadi 10). Namun, kekuatan otot plantar fleksi tetap pada nilai MMT 4. Kesimpulannya, fisioterapi multimodal yang terstruktur memberikan perbaikan bermakna pada nyeri, kecemasan, dan fungsi, meskipun peningkatan kekuatan otot memerlukan durasi intervensi yang lebih panjang. Studi kasus ini memberikan bukti klinis awal mengenai efektivitas rehabilitasi multimodal pada ruptur parsial tendon Achilles dalam praktik fisioterapi klinik di Indonesia.</p>Andi Eka MutiaraYeri MustariRiswana RiswanaNurul Fitrah MujahidahAnis Wardah Wulandari
Hak Cipta (c) 2025 Andi Eka Mutiara, Yeri Mustari, Riswana Riswana, Nurul Fitrah Mujahidah, Anis Wardah Wulandari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543373338210.54082/jupin.2059Peran Guru PPKn daam Meningkatkan Karakter Disiplin Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1405
<p>Saat ini roses belajar mengajar tidak harus dengan tatap muka secara langsung, tetapi dapat menggunakan fasilitas internet sebagai proses belajar jarak jauh serta pengaruh lingkungan dari arus moderenisasi menjadi kekhawatiran tersendiri khususnya bagi seorang guru daam melihat karakter siswanya. Karakter disiplin, menjadi saah satu karakter yang dapat di terapkan dan dapat membantu penanaman nilai karakter yang baik bagi siswa. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peran guru daam meningkatkan karakter disiplin siswa melaui mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kuaitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Pada hasil penelitian peran guru daam meningkatkan karakter disiplin siswa melaui mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Didapati bahwa, guru memiliki peranan yang sangat penting daam menumbuhkan dan juga mengembangkan karakter disiplin dari setiap siswa. Ha ini dapat terlihat dari tindakan pada saat mata pelajaran Pendidikan Pancasila berlangsung, guru mengamakan nilai-nilai Pancasila antara lain karakter disiplin. Pada karakter disiplin, telihat pada proses pembelajaran melaui materi Pendidikan Pancasila serta adanya Tindakan disiplin dari kartu kendai yang diterapkan di sekolah.</p>Septi RotariTri IndrayatiMita Purnama
Hak Cipta (c) 2025 Septi Rotari, Tri Indrayati, Mita Purnama
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542709271410.54082/jupin.1405Hubungan Intensitas Nyeri dengan Disabilitas Aktivitas Pasien Low Back Pain di Puskesmas Abepantai Kota Jayapura, Papua
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1829
<p>Nyeri Punggung bawah atau <em>Low Back Pain</em> (LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling sering dijumpai di layanan primer, termasuk di Puskesmas. LBP tidak hanya menimbulkan nyeri tetapi juga berdampak terhadap penurunan fungsi fisik dan kualitas hidup akibat disabilitas. Identifikasi hubungan antara intensitas nyeri dan derajat disabilitas penting untuk penanganan yang lebih holistik dan tepat sasaran. Angka kejadian <em>Low Back Pain (</em>LBP) di Papua, khususnya kota Jayapura belum banyak diteliti dan dilaporkan dalam publikasi ilmiah, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui jumlah kasus, karakteristik responden serta hubungan antara intensitas nyeri dengan tingkat disabilitas pada pasien yang datang ke Puskesmas Abepantai. Peneltian ini menggunakan desain <em>cross sectional </em>di puskesmas Abepantai kota Jayapura melalui pengambilan data sekunder berdasarkan rekam medis elektronik (RME). Penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi bagi dinas kesehatan kota Jayapura dan Puskesmas Abepantai dalam mencegah derajat disabilitas pada pasien dengan nyeri punggung bawah. Responden dalam penelitian adalah pasien dewasa dengan LBP non-spesifik. Pengambilan data dilakukan secara consecutive sampling. Uji statistik menggunakan uji korelasional Spearmen. Hasil penunjukkan adanya hubungan antara intensitas nyeri dengan Tingkat disabilitas aktivitas pasien <em>Low Back Pain</em> (LBP) dengan nilai p = 0,00 (p<0,05) dan nilai rho = 0,789 bermakna terdapat hubungan kuat dengan arah hubungan Positif.</p>Kaida Irma SetyariniPrysta Aderlia SitanggangYogi HaryantoMaryam Kathrien LabobarAgnes Supraptiwi Rahayu
Hak Cipta (c) 2025 Kaida Irma Setyarini, Prysta Aderlia Sitanggang, Yogi Haryanto, Maryam Kathrien Labobar, Agnes Supraptiwi Rahayu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542763277210.54082/jupin.1829Hubungan Antara Penguasaan Kosakata dan Pemahaman Bacaan Siswa Kelas XI SMA: Analisis Korelasional Kuantitatif
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1912
<p>Kemampuan memahami bacaan merupakan keterampilan esensial dalam proses pembelajaran bahasa, karena menjadi dasar bagi siswa untuk memperoleh informasi dan berpikir kritis terhadap isi teks. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan memahami bacaan adalah penguasaan kosakata. Rendahnya kemampuan siswa dalam memahami teks seringkali terkait dengan keterbatasan kosakata yang dimiliki, sehingga penting untuk mengkaji hubungan antara kedua aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas tahun akademik 2023/2024. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa yang dipilih secara acak dari total populasi 268 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda pada teks penjelasan untuk mengukur penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan. Hasil analisis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 9,111 lebih besar daripada t-tabel 2,036 pada taraf signifikansi 5%, dengan koefisien determinasi sebesar 72,25%. Hal ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan, di mana penguasaan kosakata berkontribusi sebesar 72,25% terhadap kemampuan memahami bacaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penguasaan kosakata dapat berdampak langsung pada peningkatan kemampuan pemahaman bacaan siswa, sehingga perlu menjadi fokus dalam strategi pembelajaran bahasa di tingkat sekolah menengah.</p>Kety SorayaSholeh Hidayat
Hak Cipta (c) 2025 Kety Soraya, Sholeh Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-092025-12-09543413342210.54082/jupin.1912Analisis Spasial Distribusi Kasus Malaria Berdasarkan Lokasi Puskesmas dan Profil Pasien di Kota Jayapura Tahun 2024
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1935
<p>Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Kota Jayapura dengan tingkat endemisitas tinggi dan variasi kasus antar-Puskesmas yang belum terpetakan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi kasus malaria berdasarkan puskesmas, jenis kelamin, dan kelompok usia di Kota Jayapura tahun 2024. ini untuk mengeksplorasi kasus malaria berdasrkan asal Puskesmas, jenis kelamin dan usia penderita malaria di Kota Jayapura. Data penelitian diperoleh dari Sistem Informasi dinas Kesehatan Propinsi Papua periode 2020 sampai 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif berbasis data sekunder Dinas Kesehatan Papua periode 2020–2024 yang dianalisis secara spasial dan demografis. Hasil penelitian mencatat 13 puskesmas di wilayah Kota Jayapura sebagai lokasi kasus malaria tahun 2024. Kasus tertinggi ditemukan di Puskesmas Koya Barat dengan 2.977 kasus, sedangkan terendah di Puskesmas Jayapura Utara sebanyak 656 kasus. Secara umum, penderita malaria didominasi oleh laki-laki (±60–65%). Berdasarkan kelompok usia, kasus terbanyak terjadi pada usia 5–14 tahun, terutama di Puskesmas Koya Barat (679 kasus) dan Yoka (511 kasus). Kelompok usia 15–64 tahun juga tinggi di Yoka (2.024 kasus) dan Koya Barat (2.020 kasus), sementara kelompok 0–4 tahun menunjukkan jumlah kasus jauh lebih rendah. Jenis infeksi Plasmodium falciparum merupakan yang paling dominan, mencapai 68,2% di Puskesmas Yoka dan 55,6% di Koya Barat. Spesies <em>P. vivax</em> ditemukan sebesar 31,8% dan 44,4% pada kedua wilayah tersebut. Kasus tertinggi ditemukan di Puskesmas Koya Barat (2.977 kasus)” dan “infeksi dominan Plasmodium falciparum mencapai 68,2%”.Secara keseluruhan, Puskesmas Koya Barat dan Yoka merupakan daerah dengan beban malaria tertinggi di Kota Jayapura tahun 2024, terutama pada kelompok usia anak dan remaja dengan dominasi infeksi <em>P. falciparum</em>. Hasil penelitian ini memberikan dasar empiris untuk perencanaan intervensi eliminasi malaria berbasis wilayah dan karakteristik demografi pasien di tingkat layanan primer. Selain itu, hasil penelitian Hasil penelitian ini penting sebagai dasar penyusunan kebijakan eliminasi malaria berbasis wilayah di Papua.</p>Elieser ElieserAgnes Supraptiwi RahayuTrajanus Laurens JembiseDais Iswanto
Hak Cipta (c) 2025 Elieser Elieser, Agnes Supraptiwi Rahayu, Trajanus Laurens Jembise, Dais Iswanto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-172025-11-17543111312210.54082/jupin.1935Efektivitas Teknik Relaksasi Benson terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien dengan ST-Elevation Myocardial Infarction
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2012
<p class="Abstrak"><span lang="IN" style="color: black;">Infark Miokard Akut dengan ST-Elevasi merupakan kondisi kegawatdaruratan yang ditandai oleh nyeri dada berat akibat oklusi arteri koroner yang memerlukan intervensi segera. Nyeri intens yang dialami pasien sering kali menimbulkan stres fisiologis dan psikologis, sehingga penatalaksanaan non-farmakologis menjadi penting sebagai terapi pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik relaksasi Benson dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien dengan ST-Elevation Myocardial Infarction. Studi ini menggunakan desain studi kasus deskriptif yang melibatkan dua pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa teknik relaksasi Benson diberikan selama 2 × 24 jam, dengan pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah intervensi. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menilai perubahan nyeri serta respons fisiologis pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan pada kedua pasien. Pasien pertama mengalami penurunan skala nyeri dari NRS 6 menjadi NRS 2, sedangkan pasien kedua mengalami penurunan dari NRS 8 menjadi NRS 3. Selain penurunan nyeri, ditemukan pula perbaikan tanda-tanda vital berupa penurunan tekanan darah, denyut nadi, dan frekuensi napas setelah intervensi diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi Benson dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif untuk membantu mengurangi nyeri pada pasien dengan infark miokard akut. Kesederhanaan dan kemudahan penerapannya menjadikan teknik ini relevan untuk mendukung praktik keperawatan mandiri, serta berpotensi meningkatkan kenyamanan pasien dalam fase akut.</span></p>Elvy Jauhariah KamilahIndah Dwi Pratiwi
Hak Cipta (c) 2025 Elvy Jauhariah Kamilah, Indah Dwi Pratiwi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543357336410.54082/jupin.2012Dampak Penyelenggaraan Sea Games terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Negara-Negara Tuan Rumah
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1747
<p>Pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN sering dikaitkan dengan faktor makroekonomi, namun kontribusi event olahraga seperti SEA Games masih jarang diteliti secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penyelenggaraan SEA Games terhadap pertumbuhan ekonomi negara tuan rumah ASEAN periode 2000–2022. Metode regresi data panel dengan pendekatan Generalized Least Square (GLS) digunakan karena mampu mengatasi potensi heteroskedastisitas dan sesuai dengan hasil uji Chow dan Hausman yang menunjukkan model fixed effect sebagai spesifikasi terbaik. Variabel independen mencakup ekspor, investasi, tenaga kerja, dan dummy SEA Games, sedangkan GDP digunakan sebagai proksi pertumbuhan ekonomi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa ekspor (koefisien 0,150; p<0,01), investasi (0,162; p<0,01), tenaga kerja (1,049; p<0,01), dan dummy SEA Games (0,035; p<0,01) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di ASEAN terutama ditopang oleh faktor fundamental makroekonomi, sementara dampak SEA Games cenderung kecil namun signifikan, serta lebih terasa di negara berkembang. Penelitian ini berkontribusi dalam literatur ekonomi olahraga dengan memberikan bukti empiris berbasis data panel di kawasan ASEAN, serta memberikan implikasi kebijakan bahwa penyelenggaraan SEA Games perlu diintegrasikan dengan strategi pembangunan jangka panjang agar manfaat ekonominya berkelanjutan.</p>Adera Ramadhan TrialdrinoAdhitya WardhanaWawan Hermawan
Hak Cipta (c) 2025 Adera Ramadhan Trialdrino, Adhitya Wardhana, Wawan Hermawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542743275210.54082/jupin.1747Model Edukasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah: Studi pada Bank Sampah Mutiara, Tingkir Tengah, Salatiga
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1885
<p>Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui program bank sampah saat ini dipandang sebagai pendekatan strategis yang mampu mendorong terciptanya lingkungan berkelanjutan. Skema ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya teknis dalam mengurangi timbulan sampah, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya perilaku ramah lingkungan. Dengan demikian, bank sampah menempati posisi yang tidak hanya praktis, tetapi juga transformatif dalam membangun budaya pengelolaan lingkungan berbasis komunitas. Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran yang dijalankan bank sampah, baik sebagai sarana edukasi lingkungan maupun sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta penelusuran dokumen sebagai sumber data pelengkap. Hasil penelitian menunjukan bahwa bank sampah mampu meningkatkan kesadaran warga dalam memilah dan mengelola sampah, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi anggota. Inovasi aplikasi digital SWARGA (Solusi Warga Atasi Ragam Sampah) menjadi instrument penting dalam memperkuat transparansi dan efektivitas pengelolaan. Temuan ini sejalan dengan agenda nasional pengurangan sampah serta mendukung pencapaian <em>Sustainable Development Goals</em> terkait kota berkelanjutan dan konsumsi bertanggung jawab. Dengan demikian, integrase partisipasi warga dan inovasi teknologi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah di tingkat lokal.</p>Nur CholifahSuwarno WidodoAndi PriyolistiyantoTroeboes Troeboes
Hak Cipta (c) 2025 Nur Cholifah, Suwarno Widodo, Andi Priyolistiyanto, Troeboes Troeboes
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-282025-11-28543241325010.54082/jupin.1885Analisis Komparatif dan Evaluatif terhadap Algoritma First-Come First-Served (FCFS) dalam Penjadwalan CPU di Era Komputasi Modern
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1957
<p>Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali kredibilitas dan relevansi Algoritma First-Come, First-Served (FCFS) dalam konteks lingkungan komputasi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur sistematis (<em>Systematic Literature Review</em>) dengan menganalisis literatur ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Analisis komparatif dilakukan dengan membandingkan performa FCFS terhadap algoritma penjadwalan CPU lain yang populer, yaitu Shortest Job First (SJF) dan Round Robin (RR), berdasarkan metrik efisiensi, keadilan, dan kompleksitas implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa FCFS, meskipun fundamental dan unggul dalam kesederhanaan, memiliki keterbatasan serius di lingkungan multitasking modern akibat efek konvoi yang signifikan. Sementara itu, SJF menawarkan efisiensi waktu tunggu terbaik namun berisiko <em>starvation</em>, dan RR memberikan keadilan yang tinggi dengan mengorbankan <em>overhead context switching</em>. Temuan ini menegaskan bahwa tidak ada satu algoritma tunggal yang optimal. Setiap algoritma merepresentasikan <em>trade-off</em> unik. Kontribusi penelitian ini adalah menyoroti pentingnya pemahaman terhadap FCFS sebagai fondasi konseptual yang berkelanjutan, yang kini bertindak sebagai blok bangunan penting dalam pengembangan algoritma hibrida dan sistem penjadwalan adaptif di era komputasi modern.</p>Zulfahmi IndraArsandi Aulia ZidanAhmad Affandi SilaenAhmad Naufal HabibiKalpin Palendeo Sitepu
Hak Cipta (c) 2025 Zulfahmi Indra, Arsandi Aulia Zidan, Ahmad Affandi Silaen, Ahmad Naufal Habibi, Kalpin Palendeo Sitepu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543197320610.54082/jupin.1957Profil Klinis Pasien Tumor Otak: Studi Deskriptif Retrospektif di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2021-2024
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2052
<p>Insidensi tumor otak terus meningkat, tetapi data nasional, terutama di Provinsi Jambi, masih terbatas. Belum ada publikasi spesifik terkait profil klinis pasien tumor otak di RSUD Raden Mattaher Jambi, sebagai rumah sakit rujukan utama di Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik klinis pasien tumor otak di RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2021-2024. Penelitian deskriptif retrospektif ini menggunakan data rekam medis pasien tumor otak tahun 2021-2024. Sampel diambil melalui metode <em>total sampling </em>dan didapatkan 115 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil menunjukkan mayoritas pasien dalam rentang 18 – 59 tahun (72,2%), jenis kelamin perempuan (68,7%), pekerjaan IRT (45,2%), dengan gejala klinis tersering adalah nyeri kepala (27,5%). Posisi tumor terbanyak di supratentorial (80,9%), dengan lokasi lesi tersering di daerah frontal (32,2%). Tipe tumor terbanyak adalah primer (80%), dengan jenis tumor terbanyak adalah Meningioma (34,8%), dan jumlah lesi paling sering soliter. Lokasi tumor primer tersering berasal dari paru-paru (8,7%). Jenis penanganan yang paling sering dilakukan adalah operasi (51,8%), dengan <em>outcome </em>terbanyak adalah sembuh dengan gejala sisa (56,5%). Kesimpulan ini menunjukkan profil klinis pasien tumor otak didominasi pasien dewasa (18 – 59 tahun) dengan jenis Meningioma dan operasi sebagai penanganan utama. Temuan ini berkontribusi mengisi kesenjangan data epidemiologi regional dan menjadi dasar penting untuk pengembangan registri tumor otak lokal serta peningkatan layanan neuro-onkologi dan rehabilitasi pasca pengobatan.</p>Davina Elza ThessalonicaMirna Marhami IskandarFairuz Fairuz
Hak Cipta (c) 2025 Davina Elza Thessalonica, Mirna Marhami Iskandar, Fairuz Fairuz
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543347335610.54082/jupin.2052Systematic Literature Review: Analisis Problem Solving dalam Pembelajaran Kimia Peserta Didik SMA
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1121
<p>Salah satu bidang yang paling sulit dan abstrak adalah kimia. Hal ini menyebabkan peserta didik kesulitan memecahkan masalah yang mengakibatkan hasil belajar yang buruk. Sehingga menyebabkan masalah dalam pembelajaran kimia yang dipengaruhi oleh kegiatan pembelajaran yang terlalu lama, serta penerapan model dan metode yang tidak efektif dalam pembelajaran kimia yang dapat berdampak negatif pada kemampuan siswa untuk memahami konsep-konsep kimia. keterampilan pemecahan masalah siswa masih tergolong rendah karena kurangnya ketelitian siswa dalam mengerjakan soal serta penguasaan konsep yang kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis <em>problem solving</em> peserta didik SMA. Penelitianan ini menggunakan <em>systematic literature review</em>, yang dilakukan dengan pencarian artikel dalam rentang waktu 5 tahun terakhir dari tahun 2020-2024 sebanyak 30 artikel melalui penyaringan dan 7 artikel yang memiliki minimal sinta 5 telah diidentifikasi untuk digunakan dalam pembelajaran kimia. Hasil <em>systematic literature review</em> menunjukkan bahwa dalam meningkatkan pemecahan masalah yang dibahas dari artikel mengenai materi laju reaksi, titrasi asam basa, kimia unsur, kesetimbangan kimia dan hidrolisis garam yang menggunakan metode kualitatif, kuantitatif dan metode pengembangan. Instrument yang digunakan berupa tes uraian, wawancara serta menggunakan LKPD.</p>Miterianifa MiterianifaFitriana FitrianaRahmita Murdiati Dongoran
Hak Cipta (c) 2025 Miterianifa Miterianifa, Fitriana Fitriana, Rahmita Murdiati Dongoran
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542689269610.54082/jupin.1121Analisis Framing Pan dan Kosicki Pemberitaan Kebijakan Aborsi bagi Korban Pemerkosaan Tahun 2024 di Kompas.com dan Tempo.co
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1820
<p>Pengesahan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan pada 26 Juli 2024 menjadi sorotan media karena mengatur pelaksanaan aborsi bagi korban pemerkosaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana Kompas.com dan Tempo.co membingkai pemberitaan kebijakan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan analisis framing model Pan dan Kosicki yang mencakup struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris dalam paradigma konstruktivis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas membingkai isu secara legal-formal dengan sentuhan empati, sementara Tempo menekankan kompleksitas hukum dan sosial dengan pendekatan kritis-reflektif. Temuan ini berkontribusi pada kajian komunikasi massa dengan menunjukkan bagaimana framing media membentuk pemahaman publik terhadap kebijakan aborsi di Indonesia.</p>Alifah QonitahIlham GemihartoDwi Masrina
Hak Cipta (c) 2025 Alifah Qonitah, Ilham Gemiharto, Dwi Masrina
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542849286010.54082/jupin.1820Perancangan Game Edukasi Berbasis Android untuk Pengenalan Hewan Berdasarkan Makanan pada Siswa Sekolah Dasar
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1905
<p>Perkembangan teknologi sangat banyak memberikan manfaat positif, khususnya dalam proses penyampaian materi pembelajaran. Teknologi bisa mengubah proses belajar konvensional menjadi digital sehingga lebih efektif. Ilmu pengetahuan alam merupakan salah satu contoh materi yang bisa disampaikan melalui bantuan teknologi yaitu <em>game</em> edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang <em>game</em> edukasi penggolongan hewan berdasarkan makanannya yaitu <em>herbivora</em>, <em>karnivora</em> dan <em>omnivora</em> berbasis <em>android</em>. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah <em>Research and Development</em>. Tahapan yang dilalui dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan kepustakaan<em>. Game </em>yang dirancang memiliki konsep petualangan <em>side scrolling game</em>. Proses perancangan <em>game</em> dimulai dari membuat <em>storyboard</em>, struktur menu, perancangan aset digital karakter, <em>background</em> dan hewan kemudian dilaksanakan pemrograman serta konversi. Hasil akhir penelitian adalah <em>game</em> berbasis <em>android </em>yang bisa didistribusikan melalui <em>handphone</em>. Penelitian ini dapat berkontribusi pada proses belajar mengajar khususnya di lingkungan sekolah dasar dengan memanfaatkan teknologi <em>audio-visual</em> berbasis <em>android. </em>Pada proses pengujian <em>black box</em> menunjukkan semua fitur dalam <em>game</em> berfungsi 100% sesuai spesifikasi tanpa <em>bug</em> fungsional<em>.</em></p>Ngakan Putu Darma YasaEvi Dwi Krisna
Hak Cipta (c) 2025 Ngakan Putu Darma Yasa, Evi Dwi Krisna
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542951296610.54082/jupin.1905Karakteristik Pasien Morbili di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, Tahun 2019-2023
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1932
<p>Morbili atau campak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di wilayah dengan cakupan imunisasi yang belum optimal, termasuk Kota Ternate. Meskipun program imunisasi nasional telah dilaksanakan, peningkatan jumlah kasus dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien morbili yang dirawat di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif observasional dengan desain potong lintang (<em>cross-sectional</em>) dan pendekatan retrospektif. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien morbili selama periode 2019–2023 dengan total 82 sampel. Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, riwayat vaksinasi, dan adanya komplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berusia 1–4 tahun (35,4%), berjenis kelamin laki-laki (58,5%), memiliki riwayat vaksinasi campak (59,8%), serta mengalami komplikasi (63,4%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kelompok usia balita masih merupakan populasi yang paling rentan terhadap infeksi morbili. Selain itu, proporsi kasus pada individu yang telah menerima vaksinasi menunjukkan kemungkinan terjadinya penurunan kekebalan atau kegagalan imunisasi sekunder. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting terhadap kebijakan pencegahan penyakit menular, khususnya dalam penguatan cakupan imunisasi, evaluasi efektivitas vaksin, serta peningkatan kegiatan surveilans dan edukasi kesehatan masyarakat. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk mencapai eliminasi morbili secara berkelanjutan.</p>Ema FitriyaniHartati HartatiNur Upik En Masrika
Hak Cipta (c) 2025 Ema Fitriyani, Hartati Hartati, Nur Upik En Masrika
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-172025-11-17543101311010.54082/jupin.1932Pengalaman Perawat Instalasi Gawat Darurat dalam Menangani Pasien Cardiac Arrest melalui Pendekatan Kualitatif di Puskesmas Donggo, Bima
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1993
<p>Pasien dengan <em>cardiac arrest</em> menghadapi kondisi fatal yang memerlukan respon cepat. Penanganan awal yang intensif di Instalasi Gawat Darurat puskesmas sangat penting, sehingga perlu digali lebih dalam mengenai pengalaman perawat di IGD puskesmas dalam menangani pasien <em>cardiac arrest</em> yang memerlukan penanganan cepat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengalaman perawat di IGD puskesmas dalam menangani pasien <em>cardiac arrest.</em> Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dipilih melalui metode <em>purposive sampling</em> dengan jumlah partisipan dua orang. Sedangkan pengambilan data menggunakan metode wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi, dengan triangulasi data sebagai uji keabsahan serta analisi tematik. Dari hasil penelitian ini, ditemukan lima aspek utama yang memengaruhi kinerja perawat dalam menangani <em>cardiac arrest</em> di fasilitas kesehatan primer, yaitu pengalaman emosional, tantangan penanganan, kolaborasi tim, manajemen diri, dan peningkatan kebutuhan pelayanan. Perawat berupaya maksimal meski terbatas tenaga, dengan mengandalkan kerja sama tim dan kesiapsiagaan yang baik untuk meningkatkan keselamatan pasien. Temuan ini memberikan manfaat terhadap ilmu keperawatan, termasuk pengembangan protokol pelatihan darurat, peningkatan kompetensi perawat di fasilitas primer, serta kontribusi bukti empiris untuk kebijakan kesehatan yang lebih efektif dalam menangani <em>cardiac arrest.</em></p>Novitasari NovitasariIndah Dwi Pratiwi
Hak Cipta (c) 2025 Novitasari Novitasari, Indah Dwi Pratiwi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543317332610.54082/jupin.1993Implementation of Split Sampling for Decision Tree and K-Nearest Neighbor Algorithms in the DKI Jakarta Legislative Election
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1704
<p><em>The 2009 legislative election was contested by 44 political parties, consisting of national and local parties. In the 2009 Legislative Election for DKI Jakarta, there were 2,268 candidates for the Regional House of Representatives (DPRD) from 44 parties competing for 94 seats in the DKI Jakarta Regional People's Representative Council. Data mining is a series of processes aimed at discovering added value in the form of information that has not been previously known manually from a database. The classification method can be used to predict the results of legislative elections. In this study, the author employs the Decision Tree and K-Nearest Neighbor classification algorithms. This research utilizes several data sampling techniques, namely Linear Sampling, Shuffled Sampling, and Stratified Sampling. The data split partition used in this study was 80% for training and 20% for testing. The software tool utilized was RapidMiner. The performance variables measured include Recall, Precision, and Accuracy. The results of this study indicate that, overall, Linear Split Sampling outperforms Shuffled Split Sampling and Stratified Split Sampling. For the Decision Tree algorithm, Linear Split Sampling achieved a Recall of 100%, Precision of 82.05%, and Accuracy of 98.46%. Shuffled Split Sampling recorded a Recall of 81.82%, Precision of 85.71%, and Accuracy of 98.46%. Meanwhile, Stratified Split Sampling obtained a Recall of 100%, Precision of 82.05%, and Accuracy of 97.80%. Meanwhile, for the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm, Linear Split Sampling achieved a Recall of 93.75%, Precision of 75%, and Accuracy of 97.36%. Shuffled Split Sampling recorded a Recall of 59.09%, Precision of 81.25%, and Accuracy of 97.36%. Stratified Split Sampling obtained a Recall of 31.58%, Precision of 85.71%, and Accuracy of 96.92%.</em></p>Bambang Wisnu WidagdoMuhammad Rizky FadillahMochamad Adhari AdigunaSudarno WiharjoMurni Handayani
Hak Cipta (c) 2025 Bambang Wisnu Widagdo, Muhammad Rizky Fadillah, Mochamad Adhari Adiguna, Sudarno Wiharjo, Murni Handayani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-112025-11-11542979298610.54082/jupin.1704Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Geografis Pemetaan Kepemilikan Tanah Menggunakan Model Waterfall di Desa Kuala Dendang
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1883
<p>Masalah administrasi tanah, seperti catatan kepemilikan tanah yang tidak akurat dan potensi sengketa, tetap menjadi tantangan di banyak wilayah, termasuk desa Kuala Dendang. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk pemetaan tanah di desa ini. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi data kepemilikan tanah dan mendukung proses administrasi tanah yang lebih transparan. Metode Waterfall digunakan dalam pengembangan sistem untuk memastikan proses yang sistematis dengan kesalahan minimal, sementara pendekatan berorientasi objek dan penggunaan Bahasa Pemodelan Terpadu (UML) memungkinkan desain sistem yang terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan memungkinkan kepala desa untuk mengelola dan mengakses data tanah secara efisien serta mendukung kebijakan sertifikasi tanah nasional. Studi ini berkontribusi pada peningkatan tata kelola data spasial di daerah pedesaan, memastikan transparansi data, dan mendukung kebijakan sertifikasi tanah nasional. Kontribusi penelitian ini terhadap tata kelola lahan berbasis spasial di desa sangat signifikan, menawarkan solusi efektif untuk pengelolaan data lahan yang lebih efisien di tingkat desa.</p>Chindra SaputraWahyu NugrahaRaka JuhermansyahRenaldi YulviandaSuyanti Suyanti
Hak Cipta (c) 2025 Chindra Saputra, Wahyu Nugraha, Raka Juhermansyah, Renaldi Yulvianda, Suyanti Suyanti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542893290410.54082/jupin.1883Analisis Peran BPOM dan BPJPH dalam Pengawasan Overclaim dan Sertifikasi Halal Produk Kosmetik di Indonesia
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1943
<p>Pernyataan berlebihan (overclaim) dalam promosi produk skincare semakin marak dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan serta kehalalan produk di kalangan konsumen Indonesia. Praktik ini berpotensi menyesatkan konsumen dan membahayakan kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam menanggulangi praktik overclaim kosmetik serta menganalisis kontribusi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menjamin kehalalan produk kosmetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis kasus terhadap praktik overclaim produk skincare di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPOM telah melaksanakan pengawasan melalui tindakan administratif, inspeksi pra dan pascapasar, serta regulasi kosmetik. Koordinasi BPOM dan BPJPH menunjukkan perbaikan melalui integrasi database dan operasi gabungan untuk memastikan produk memenuhi standar keamanan dan kehalalan. Namun, efektivitas pengawasan masih terhambat oleh keterbatasan sumber daya, dinamika platform digital, sanksi yang belum proporsional, dan asimetri informasi konsumen. Pengawasan iklan digital dan peningkatan literasi konsumen masih menjadi tantangan signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi, peningkatan kapasitas pengawasan, pemberdayaan konsumen, dan kolaborasi dengan platform digital untuk membangun ekosistem kosmetik yang aman, etis, halal, dan berkelanjutan. Sinergi antara BPOM, BPJPH, pelaku usaha, konsumen, dan platform digital menjadi kunci keberhasilan perlindungan konsumen yang komprehensif dalam industri skincare di Indonesia.</p>Zetilla Arifa SuhardiRila Kusumaningsih
Hak Cipta (c) 2025 Zetilla Arifa Suhardi, Rila Kusumaningsih
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543169318010.54082/jupin.1943Analisis Korelasi Kunjungan Neonatal, Inisisasi Menyusu Dini, dan Akses Fasilitas Kesehatan terhadap Cakupan ASI Eksklusif di 38 Provinsi Indonesia Tahun 2024
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2022
<p>Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional dan bervariasi antar provinsi. Beberapa faktor terkait kesehatan dasar esensial bagi bayi baru lahir disajikan dalam Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024 namun belum dianalisis keterkaitannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor kunjungan neonatal, Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan akses fasilitas kesehatan terhadap cakupan ASI eksklusif di 38 Provinsi Indonesia Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi korelasional. Penelitian menggunakan data sekunder 38 provinsi yang bersumber dari Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan uji korelasi Pearson untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linear antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan yang kuat dan berpola positif antara kunjungan neonatal (p value=0,0001, r=0,676) dan akses fasilitas kesehatan (p value=0,0001, r=0,541) dengan cakupan ASI eksklusif di 38 Provinsi Indonesia. Terdapat hubungan signifikan yang kuat dan berpola negatif antara inisisasi menyusu dini (p value=0,0001, r= - 0,653) dengan cakupan ASI eksklusif di 38 Provinsi Indonesia. Maka semakin tinggi jumlah kunjungan neonatal dan semakin mudah akses terhadap fasilitas kesehatan akan menambah jumlah cakupan ASI eksklusif di 38 Provinsi Indonesia. Semakin tinggi pelaksanaan IMD semakin rendah cakupan ASI Eskklusif. Temuan arah negatif ini dapat disebabkan oleh bias pencatatan, perbedaan sumber data, kualitas pelaksanaan IMD serta dukungan pemberian ASI paska IMD. Oleh karenanya penting untuk memperhatikan indikator kesehatan seperti cakupan pemberian ASI eksklusif sebagai gambaran objektif masalah kesehatan terkini dan menjadi dasar dalam mengambil keputusan strategis guna meningkatkan pelayanan kesehatan dasar esensial bayi baru lahir.</p>Sri Intan RahayuningsihSufriani Sufriani
Hak Cipta (c) 2025 Sri Intan Rahayuningsih, Sufriani Sufriani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543383339210.54082/jupin.2022Analisis Faktor Risiko Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pengrajin Gamelan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1818
<p>Pengrajin gamelan di Sukoharjo berisiko tinggi mengalami gangguan <em>Musculoskeletal Disorders</em> (MSDs) akibat aktivitas <em>manual handling </em>yang dilakukan dalam postur tidak ergonomis dan paparan iklim kerja panas. Proses produksi yang masih dilakukan dengan tradisional menuntut posisi kerja membungkuk, gerakan berulang, dan beban fisik tinggi dalam lingkungan kerja yang sempit dan minim ventilasi. Survei awal menunjukkan mayoritas pekerja mengalami keluhan otot dan sendi dimana hal ini sejalan dengan data nasional dan internasional yang mencatat peningkatan kasus MSDS pada sektor informal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan faktor risiko (postur kerja dan iklim kerja) dengan keluhan MSDs. Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan pendekatan <em>cross sectional. </em>Sampel penelitian yaitu pekerja bagian penempaan berjumlah 20 orang yang diambil dengan teknik <em>puprosive</em><em> sampling</em>. Penelitian ini menggunakan <em>Form Rapid Entire Body Assessment</em> (REBA) untuk mengukur postur kerja, <em>Heat Stress Monitor QUESTemp </em>untuk mengukur iklim kerja panas, dan <em>Nordic Body Map</em> (NBM) untuk mengukur keluhan MSDs. Data penelitian diolah secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji statistik Korelasi <em>Pearson</em>, serta multivariat melalui uji linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan yang sangat kuat antara postur kerja dengan MSDs (p=0,000; r=0,950) dan variabel iklim kerja juga memiliki hubungan signifikan yang cukup kuat dengan MSDs (p=0,048; r=0,448). Secara multivariat, hasil uji menunjukkan bahwa variasi skor keluhan MSDs tergambarkan oleh variabel postur kerja dan iklim kerja (R<sup>2</sup>=0,906). Simpulannya yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dan iklim kerja sebagai faktor risiko keluhan MSDs sehingga perlunya pengendalian lebih lanjut untuk mengurangi risiko kesehatan bagi pekerja, khususnya MSDs.</p>Ratna FajarianiAfrian Eskartya HarjonoAmalia Wima Az-ZahraMubin NurrasyidNaila Rizquna MaulidaRetno Dwi CahyaniRidwan Fatkuroqim
Hak Cipta (c) 2025 Ratna Fajariani, Afrian Eskartya Harjono, Amalia Wima Az-Zahra, Mubin Nurrasyid, Naila Rizquna Maulida, Retno Dwi Cahyani, Ridwan Fatkuroqim
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542827283610.54082/jupin.1818Kombinasi Pursed Lip Breathing dan Guided Imagery sebagai Intervensi Non-Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Dada (Angina) pada Pasien ST-Segment Elevation Myocardial Infarction (STEMI)
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1900
<p>Nyeri dada (angina) merupakan gejala utama pada pasien dengan <em>ST-Elevation Myocardial Infarction</em> (STEMI) yang dapat meningkatkan beban fisiologis dan psikologis. Teknik relaksasi seperti <em>Pursed Lip Breathing</em> (PLB) dan <em>Guided Imagery</em> (GI) diketahui mampu membantu mengurangi persepsi nyeri melalui mekanisme fisiologis dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi PLB dan GI dalam menurunkan skala nyeri dada pada pasien STEMI. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan metode observasi partisipatif. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut pada tiga subjek pasien STEMI yang menjalani perawatan inap (n=3). Skala nyeri diukur dua kali sehari (pagi dan sore) sebelum dan sesudah intervensi menggunakan <em>Numeric Rating Scale</em> (NRS) dan <em>Wong and Baker FACES Pain Scale</em>. Data dianalisis secara deskriptif melalui narasi penurunan nyeri tiap subjek. Hasil menunjukkan bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada seluruh subjek. Rata-rata penurunan skala nyeri adalah X poin (rentang: Y-Z poin). Kombinasi terapi PLB dan GI terbukti efektif, aman, dan mudah diterapkan sebagai terapi non-farmakologis pelengkap dalam praktik keperawatan pasien STEMI. Keterbatasan penelitian ini mencakup ukuran sampel yang kecil.</p>Alfina Ida Ayu FitriandaIndah Dwi Pratiwi
Hak Cipta (c) 2025 Alfina Ida Ayu Fitrianda, Indah Dwi Pratiwi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-112025-11-11543007301410.54082/jupin.1900Pengembangan Dew Point Hygrometer Sederhana dengan Metode R&D untuk Praktikum Kelembaban Udara di Laboratorium Fisika Dasar Universitas Negeri Semarang
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1922
<p>Alat ukur kelembaban udara tersedia dalam beberapa jenis mulai perangkat elektronik modern hingga alat sederhana berbasis prinsip fisika dasar. Keberadaan peralatan yang mudah diakses, mudah digunakan, ekonomis, dan tetap memberikan hasil pengukuran yang akurat menjadi kendala terutama untuk mendukung praktikum mahasiswa, sehingga diperlukan pengembangan alat sesuai kriteria tersebut. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu membuat rancang bangun <em>dew point hygrometer </em> sederhana. Alat ini tidak hanya memperkenalkan prinsip fisika di balik pengukuran kelembaban udara namun juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses titik embun dan pengukuran kelembaban udara secara praktis, sehingga diharapkan dapat menjadi media pembelajaran efektif mendukung pembentukan keterampilan proses mahasiswa. Metode yang digunakan adalah R&D atau <em>Research and Development</em> yaitu metode penelitian bertujuan menghasilkan suatu produk. Langkah metode R&D meliputi identifikasi masalah, studi literatur, perencanaan desain produk, pengembangan <em>prototype, </em>uji coba dan validasi, evaluasi dan penyempurnaan alat, sehingga percobaan kelembaban udara dapat menghasilkan data kelembaban relatif yang signifikan. Data percobaan yang dihasilkan selanjutnya dianalisa dan dievaluasi, kemudian dilakukan proses pengembangan peralatan menjadi lebih efektif untuk menghasilkan validitas data yang lebih baik . Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi berupa keefektifan peralatan <em>dew point hygrometer </em>dengan keadaan lingkungan sesungguhnya. Uji efektifitas dilakukan dengan memberikan angket kepada 40 mahasiswa praktikan yang sebelumnya telah melakukan percobaan kelembaban udara menggunakan alat sling hygrometer di laboratorium Fisika Dasar. Dari angket tersebut diperoleh nilai efektifitas 89,38% sedangkan akurasi data yang dihasilan dari <em>dew point hygrometer </em> sederhana dibandingkan dengan <em>thermohygrometer</em> digital adalah 88,75%. Tingkat validitas yang diperoleh yakni 98,68 % atau ketidaksesuaian alat tersebut mencapai 1,32%. </p>Natalia Erna SetyaningsihAgus Nu'manRodhotul MuttaqinAulia Silvina Anandita
Hak Cipta (c) 2025 Natalia Erna Setyaningsih, Agus Nu'man, Rodhotul Muttaqin, Aulia Silvina Anandita
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-172025-11-17543089310010.54082/jupin.1922Analisis Model Hukum Responsif dalam Perizinan Lingkungan untuk Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Lampung
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1975
<p>Penelitian ini menganalisis paradoks kebijakan antara perizinan lingkungan sebagai instrumen pengendalian dan kebijakan kemudahan investasi dalam kerangka desentralisasi di Provinsi Lampung. Berdasarkan analisis data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup dan DPMPTSP (2020-2024), ditemukan korelasi negatif antara peningkatan jumlah izin dengan penurunan indeks kualitas lingkungan, yang menjadi dasar penyusunan model hukum responsif. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis teoritis dan konseptual yang komprehensif. Teori hukum responsif Nonet dan Selznick (1978) digunakan untuk memahami akar ketegangan struktural yang menyebabkan paradoks multidimensional. Temuan utama mengungkapkan korelasi negatif signifikan (-0,87) antara peningkatan jumlah izin lingkungan dan degradasi kualitas lingkungan hidup. Sebagai kontribusi konstruktif, penelitian ini merumuskan model konseptual perizinan lingkungan yang responsif yang dibangun atas lima pilar fundamental: integrasi kebijakan, diferensiasi prosedural, partisipasi inklusif, monitoring adaptif, dan kapasitas institusional. Model yang dihasilkan dapat menjadi referensi reformasi perizinan lingkungan daerah berbasis prinsip hukum responsif untuk mendukung pencapaian target SDGs.</p>Fathoni FathoniSyamsir SyamsuAdam Muhammad YanisM. Ilham Ibnu Zaqi
Hak Cipta (c) 2025 Fathoni Fathoni, Syamsir Syamsu, Adam Muhammad Yanis, M. Ilham Ibnu Zaqi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543221323010.54082/jupin.1975Pengaruh Globalisasi Media melalui Serial “Squid Game” terhadap Ekspresi Budaya di Indonesia
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1579
<p>Penelitian ini menelaah dominasi budaya populer Korea, khususnya serial Squid Game, dalam membentuk ekspresi budaya di Indonesia pada kalangan remaja. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis pengaruh Squid Game terhadap representasi budaya, pola interaksi sosial, serta cara pandang mahasiswa terhadap fenomena hiburan global. Subjek penelitian terdiri dari 97 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang dipilih secara purposif, dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan etnografi agar dapat menggali makna yang lebih mendalam dari pengalaman para responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Squid Game tidak hanya memengaruhi persepsi mahasiswa terhadap kekerasan yang ditampilkan sebagai bentuk hiburan, tetapi juga mengubah pola interaksi mereka dalam lingkungan sosial, seperti cara bercanda, membangun solidaritas, hingga menggunakan simbol-simbol yang populer dari serial tersebut dalam keseharian. Lebih jauh lagi, penelitian ini menemukan adanya kesadaran baru di kalangan mahasiswa mengenai pentingnya mempertahankan budaya lokal agar tidak tergeser oleh derasnya arus globalisasi budaya populer. Temuan ini menegaskan bahwa budaya populer global berperan ganda: di satu sisi dapat memicu pergeseran nilai dan gaya hidup remaja, tetapi di sisi lain juga mampu mendorong refleksi kritis terhadap identitas budaya nasional. Dengan demikian, pengaruh Squid Game tidak hanya berhenti pada aspek hiburan semata, melainkan juga membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai posisi budaya lokal dalam dinamika global saat ini.</p>Rizka Dwi Putri AghistaNazwa Aulia RahmanNajwa Syifa AmaliaSofi Amelia PutriSyifa KhoirunnisaAam Ali Rahman
Hak Cipta (c) 2025 Rizka Dwi Putri Aghista, Nazwa Aulia Rahman, Najwa Syifa Amalia, Sofi Amelia Putri, Syifa Khoirunnisa, Aam Ali Rahman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-09-222025-09-22542715272210.54082/jupin.1579Analisis Integrasi IMC dan Brand Equity UMKM Santo Suruh: Strategi Diferensiasi, Kearifan Lokal, dan Rekomendasi Program IMC
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1856
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia sering menghadapi tantangan dalam membangun brand equity, seperti rendahnya kesadaran merek dan loyalitas pelanggan akibat kurangnya strategi pemasaran terintegrasi di tengah persaingan global. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi Integrated Marketing Communication (IMC) dengan brand equity pada UMKM Santo Suruh di Bekasi, dengan fokus pada strategi diferensiasi berbasis kearifan lokal. Metode literature review digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari situs web resmi, artikel media seperti dari situs web resmi, artikel media (seperti Kompas.com dan Mediaindonesia.com, 2024–2025), serta literatur akademis terkait pemasaran UMKM di Indonesia. Hasil utama menunjukkan bahwa pemanfaatan kearifan lokal dalam IMC memperkuat identitas merek melalui saluran digital dan komunikasi personal, dengan engagement rate 12% lebih tinggi dari UMKM serupa, 85% pelanggan memilih layanan karena fleksibilitas, serta peningkatan persepsi quality sebesar 25% dan interaksi 15% melalui konten budaya, meskipun tantangan seperti keterbatasan teknologi tetap ada. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan kearifan lokal dalam IMC berhasil memperkuat identitas merek Santo Suruh melalui saluran digital dan komunikasi personal, meskipun tantangan seperti keterbatasan teknologi tetap ada. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka strategi IMC berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia. Kesimpulan: Integrasi IMC berbasis kearifan lokal meningkatkan daya saing UMKM, dengan kontribusi pada kerangka strategi untuk pengembangan brand equity di Indonesia</p>Heni Dwi FebriyantiRizka Yunita
Hak Cipta (c) 2025 Heni Dwi Febriyanti, Rizka Yunita
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542885289210.54082/jupin.1856Hubungan Hambatan Penerimaan terhadap Penerimaan Tenaga Kesehatan pada Sistem Informasi Manajemen Puskesmas
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1938
<p>Perubahan sistem pencatatan dan pelaporan dari manual ke digital, termasuk implementasi E-Puskesmas sebagai Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 mewajibkan seluruh fasilitas kesehatan, termasuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), untuk menyelenggarakan rekam medis elektronik paling lambat 31 Desember 2023. Tingginya aktivitas pelayanan di FKTP menuntut pemanfaatan E-Puskesmas yang optimal, namun dalam praktiknya masih ditemukan berbagai hambatan baik dari aspek internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hambatan penerimaan terhadap tingkat penerimaan tenaga kesehatan dalam penggunaan E-Puskesmas, serta menggambarkan masing-masing sub variabel hambatan dan penerimaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional, dengan sampel 131 tenaga kesehatan di Puskesmas Situ, Conggeang, Kota Kaler, dan Jatinangor yang dipilih melalui teknik <em>simple random sampling</em> dan <em>proporsional sampling</em>. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang disusun berdasarkan teori Technology Acceptance Model (TAM) dan model hambatan penerimaan rekam medis elektronik menurut Boonstra & Broekhuis. Hasil analisis univariat menunjukkan hambatan yang tinggi pada aspek keuangan, teknis, psikologis, hukum, dan perubahan proses, namun tingkat penerimaan tenaga kesehatan terhadap sistem tetap tinggi. Analisis bivariat memperlihatkan bahwa hanya hambatan waktu yang memiliki hubungan signifikan dengan penerimaan, sedangkan hambatan lainnya tidak berpengaruh. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi waktu menjadi faktor utama yang memengaruhi penerimaan tenaga kesehatan terhadap SIMPUS. Secara keseluruhan, penerimaan tetap tinggi berkat dukungan organisasi puskesmas, perangkat, dan kebutuhan digitalisasi layanan kesehatan.</p>A. Ario MandeheNunung Siti SukaesihHeri Ridwan
Hak Cipta (c) 2025 A. Ario Mandehe, Nunung Siti Sukaesih, Heri Ridwan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543147316810.54082/jupin.1938Manfaat Psikologis Pet Attachment terhadap Pemilik Hewan Peliharaan: A Literature Review
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2016
<p>Minat masyarakat terhadap hewan peliharaan terus meningkat, khususnya di Indonesia, namun pemetaan sistematis mengenai manfaat pet attachment masih terbatas sehingga diperlukan kajian yang lebih komprehensif. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merangkum berbagai manfaat pet attachment yang muncul dari hubungan antara pemilik dan hewan peliharaan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur deskriptif terhadap 10 artikel ilmiah yang menggunakan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif dengan responden pemilik hewan peliharaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pet attachment memberikan sejumlah manfaat bagi pemilik, termasuk peningkatan kesejahteraan psikologis, kebahagiaan, berkurangnya kesepian, peningkatan kualitas hidup terkait kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan subjektif. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai hubungan manusia–hewan dan memberikan dasar bagi penelitian lanjutan terkait peran hewan peliharaan dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan pemiliknya.</p>Maurine GraciaKomang Rahayu Indrawati
Hak Cipta (c) 2025 Maurine Gracia, Komang Rahayu Indrawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-282025-11-28543277328610.54082/jupin.2016Evaluasi Perencanaan Obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS X Kota Semarang Berdasarkan Metode ABC-VEN untuk Optimalisasi Manajemen Farmasi
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1784
<p>Perencanaan obat yang efektif di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS X Kota Semarang sangat krusial untuk menjamin ketersediaan obat bagi pasien JKN dengan penyakit kronis. Kekosongan obat dapat berdampak negatif pada kondisi pasien dan meningkatkan biaya kesehatan karena pasien memerlukan obat secara teratur. Oleh karena itu, evaluasi perencanaan obat sangat diperlukan untuk mencegah masalah tersebut dan memastikan pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian retrospektif ini mengambil data periode bulan Agustus 2024 - Januari 2025 dan menggunakan metode ABC-VEN untuk menentukan prioritas perencanaan obat dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan medis serta mengetahui kesesuaian <em>buffer stock </em>pada masing-masing kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 319 item obat terdiri atas kategori A memiliki nilai investasi terbesar (69,62%) dengan jumlah item yang relatif sedikit (7,84%), kategori B memiliki nilai investasi sebesar 20,37% dengan jumlah item 15,67% dan kategori C memiliki jumlah item terbanyak (76,49%) namun nilai investasinya relatif kecil (10,01%). Berdasarkan analisis VEN terdapat obat kategori P (Prioritas) sebanyak 80 item, kategori U (Utama) sebanyak 223 item dan kategori T (Tambahan) sebanyak 16 item. Obat-obatan yang dikategorikan sebagai Prioritas (P) harus diprioritaskan dalam pengadaannya tanpa mempertimbangkan keterbatasan anggaran. Obat-obatan yang dikategorikan sebagai U (Utama) menjadi prioritas kedua dalam perencanaan. Pengadaan obat T (Tambahan) dilakukan setelah kebutuhan obat P (Prioritas) dan U (Utama) terpenuhi. Analisis kesesuaian buffer stock menunjukkan bahwa mayoritas item obat memiliki tingkat persediaan yang tidak sesuai dengan standar stok aman sehingga penyesuaian perlu dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan obat.</p>Lilyana GinantoFransisca GloriaAnisa Devi Kharisma WibowoAnak Agung Pradnya Paramitha Vidiani
Hak Cipta (c) 2025 Lilyana Ginanto, Fransisca Gloria, Anisa Devi Kharisma Wibowo, Anak Agung Pradnya Paramitha Vidiani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542815282610.54082/jupin.1784"Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Di Puskesmas : Tantangan Dan Strategi Melalui Systematic Literature Review"
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1897
<p>Implementasi sistem informasi kesehatan (SIK) di Puskesmas menghadapi berbagai tantangan sosial dan teknis yang dapat mempengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tantangan-tantangan tersebut serta strategi yang dapat meningkatkan efisiensi implementasi SIK di fasilitas kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang melibatkan pengumpulan dan analisis artikel-artikel terkini yang relevan dengan topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi mencakup rendahnya kepercayaan pengguna terhadap teknologi, keterbatasan keterampilan digital tenaga kesehatan, dan infrastruktur yang tidak memadai. Strategi yang diusulkan untuk mengatasi tantangan ini meliputi pelatihan SDM, penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan transparansi pengelolaan data. Penelitian ini menyoroti bahwa tantangan sosial dan teknis saling terkait dan harus diatasi secara bersamaan untuk meningkatkan keberhasilan implementasi SIK. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model implementasi teknologi informasi kesehatan di fasilitas kesehatan primer untuk mendukung implementasi SIK yang lebih efisien dan berkelanjutan. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi implementasi SIK yang lebih holistik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas.</p>Ratna Indra SariFitrah FitrahKustia Anggereni
Hak Cipta (c) 2025 Ratna Indra Sari, Fitrah Fitrah, Kustia Anggereni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-172025-11-17543057306810.54082/jupin.1897Efektivitas Media Game Wordwall terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Mitigasi Bencana Banjir pada Siswa SD Islam As’ad Kota Jambi
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1966
<p>Pelaksanaan edukasi mitigasi bencana di sekolah dasar masih didominasi oleh metode ceramah dan penggunaan media <em>PowerPoint</em> yang cenderung pasif, sehingga kurang mampu menarik perhatian siswa. Penggunaan media gamifikasi seperti <em>Wordwall</em> menjadi alternatif inovatif yang dapat meningkatkan interaktivitas serta memperkuat retensi peserta didik dalam pembelajaran kebencanaan. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas media <em>game </em>interaktif <em>Wordwall</em> dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap mitigasi bencana banjir pada siswa sekolah dasar. Desain penelitian menggunakan <em>quasi-esperimen</em> dengan kelompok intervensi (n=54) dan kontrol (n=53) di SD Islam As'ad Kota Jambi. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis <em>Wilcoxon</em> dan <em>Mann-Whitney</em> menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,007) siswa kelompok intervensi dibandingkan kontrol. <em>Game</em> interaktif <em>Wordwall </em>terbukti lebih efektif dibandingkan media <em>PowerPoint </em>tradisional dalam memperkuat kesiapsiagaan siswa terhadap risiko banjir dan dapat menjadi model edukasi kebencanaan di wilayah rawan banjir. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi pembelajaran berbasis gamifikasi dalam pendidikan kebencanaan di sekolah dasar.</p>Meinata CharolinaAndi SubandiPutri Irwanti SariLisa Anita SariKintan Resqitha Ekaputri
Hak Cipta (c) 2025 Meinata Charolina, Andi Subandi, Putri Irwanti Sari, Lisa Anita Sari, Kintan Resqitha Ekaputri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543299330810.54082/jupin.1966Studi Literatur Transformasi Praktik Jurnalis Televisi di Era Konvergensi Media di Makassar
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1490
<p>Perkembangan teknologi digital, khususnya perangkat <em>mobile</em>, telah merevolusi praktik kerja jurnalis. Tidak hanya jurnalis cetak atau online, hal ini juga menimpa jurnalis televisi. Artikel ini membahas secara kritis bagaimana digitalisasi pada proses produksi dan distribusi berita memengaruhi dinamika kerja jurnalistik terutama di kalangan jurnalis yang ada di Makassar. Melalui pendekatan studi pustaka dan kerangka teoretis dari konvergensi media, mediatisasi, dan <em>digital labor</em>, artikel ini menemukan tiga perubahan utama pada proses jurnalistik. Pertama, jurnalis kini merangkap peran sebagai kameramen, editor, dan narator dalam satu proses kerja. Kedua, waktu kerja menjadi lebih fleksibel namun cenderung tidak teratur. Ketiga, audiens semakin berperan aktif melalui interaksi digital yang membentuk ulang struktur otoritas redaksional. Perubahan ini menunjukkan bahwa kerja jurnalistik di masa kini tidak hanya bergeser secara teknis, tetapi juga secara epistemologis dan struktural. Situasi ini menunjukkan perlunya pembaruan kerangka etik dan kebijakan kelembagaan di bidang jurnalistik. Hal ini agar peran jurnalis sebagai produsen pengetahuan tetap terlindungi di tengah tekanan kapitalisme digital.</p>Akhmad Khatib SyamsuddinAlem Febri Sonni
Hak Cipta (c) 2025 Akhmad Khatib Syamsuddin, Alem Febri Sonni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542791279810.54082/jupin.1490Durasi Penggunaan Smartphone dan Risiko Tension Type Headache, serta Cervical Syndrome pada Mahasiswa Fisioterapi: Cross-Sectional
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1832
<p class="Abstrak"><em><span lang="IN" style="color: black;">Smartphone</span></em><span lang="IN" style="color: black;"> merupakan hasil kemajuan teknologi yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari dan telah mencapai popularitas global, sehingga penggunaan berlebihan akan menimbulkan kekhawatiran mengenai dampak negatif. Mahasiswa menjadi salah satu kalangan yang diperhatikan. Penggunaan dalam durasi lama dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan mahasiswa, seperti risiko <em>tension type headache </em>dan <em>cervical syndrome</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan <em>smartphone</em> dengan risiko <em>tension type headache</em> dan <em>cervical syndrome </em>pada mahasiswa S1 Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat deskriptif analitik menggunakan metode pendekatan <em>cross sectional</em>, penentuan jumlah sampel menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, dengan sampel sebanyak 145 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi. Data penelitian diambil melalui kuesioner penelitian. Data yang diperoleh sebanyak 85 (58,6%) responden masuk kedalam kategori durasi penggunaan <em>smartphone</em> ≥8 jam (sangat tinggi) dengan sebaran responden kategori risiko TTH, yaitu 53 (36,6%) bukan TTH, 25 (17,2%) Probable TTH dan 7 (4,8%) TTH, sedangkan pada sebaran responden kategori risiko Cervical Syndrome, yaitu 13 (9%) tidak nyeri, 26 (17,9%) nyeri ringan, 38 (26,2%) nyeri sedang dan 8 (5,5%) nyeri berat. Hasil uji korelasi Somers’d antara variabel menunjukkan hasil nilai signifikasi sebesar 0,865 (p>0,05) dan sebesar 0,593 (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara durasi penggunaan <em>smartphone</em> dengan risiko tension type headache dan cervical sydrome pada mahasiswa S1 Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin. Hasil ini mengindikasikan faktor lain, seperti stres, kualitas tidur dan postur mungkin lebih berpengaruh. </span></p>Nopea TriramadhaniSalma Nur MadinaWiniy Mahdiyah SiradjaPutri Rezkina ArisRindy Diani WoretmaDjohan Aras
Hak Cipta (c) 2025 Nopea Triramadhani, Salma Nur Madina, Winiy Mahdiyah Siradja, Putri Rezkina Aris, Rindy Diani Woretma, Djohan Aras
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-022025-11-02542875288410.54082/jupin.1832Rancang Bangun Website Sistem Informasi SMK Grafika Kota Tangerang sebagai Sekolah Pusat Keunggulan
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1916
<p>SMK Grafika Kota Tangerang ditetapkan sebagai salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan yang dituntut untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dan tata kelola sekolah berbasis teknologi. Namun, dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan manajerial, masih terdapat kendala dalam pengelolaan informasi yang terfragmentasi serta keterbatasan akses data oleh siswa, guru, dan pihak manajemen sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi berbasis website yang mampu mengintegrasikan berbagai layanan utama di lingkungan SMK Grafika, seperti pengelolaan data siswa, jadwal pelajaran, pengumuman, prestasi siswa, hingga dokumentasi kegiatan sekolah. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan waterfall, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, hingga pengujian. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa website yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dalam penyampaian informasi serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah. Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung tercapainya visi sekolah sebagai SMK Pusat Keunggulan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Temuan ini memberikan kontribusi praktis berupa peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi manajemen informasi sekolah melalui integrasi layanan dalam satu platform web. Implementasi sistem juga selaras dengan program Sekolah Pusat Keunggulan (SPK) yang menekankan tata kelola berbasis teknologi, sehingga dapat mendukung pencapaian mutu layanan pendidikan dan kesiapan sekolah beradaptasi terhadap transformasi digital.</p>Muhammad Arba AdnandiFitri Andriyani
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Arba Adnandi, Fitri Andriyani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-172025-11-17543077308810.54082/jupin.1916Analisis Kualitas Produk, Strategi Promosi, dan Persepsi Harga dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen Produk Cookies Maurasa
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1936
<p>Di tengah ketatnya persaingan dalam industri makanan ringan, pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang membentuk keputusan pembelian konsumen menjadi sangat penting bagi perusahaan. Latar belakang pendirian Cookies Maurasa, sebuah UMKM yang menghasilkan cookies kaya serat, adalah rendahnya tingkat konsumsi serat di kalangan masyarakat Indonesia. Meskipun kapasitas produksi telah meningkat, minat beli konsumen yang belum stabil mendorong dilakukannya penelitian terhadap variabel kualitas produk, strategi promosi, dan persepsi harga. Riset ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana ketiga faktor tersebut memengaruhi minat beli calon pelanggan Cookies Maurasa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner daring yang disebarkan kepada 198 responden yang dipilih dengan metode <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel (kualitas produk, strategi promosi, dan persepsi harga) secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Ditemukan bahwa persepsi harga (β = 0,513) merupakan prediktor paling dominan, diikuti kualitas produk (β = 0,448). Model ini mampu menjelaskan 69,7% (R² = 0,697) variasi minat beli. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pada literatur perilaku konsumen, khususnya dalam konteks UMKM di sektor makanan sehat. Implikasi praktis menekankan urgensi bagi UMKM untuk menerapkan penetapan harga berbasis nilai (<em>value-based pricing</em>) yang didukung oleh jaminan kualitas dan promosi digital yang efektif.</p>Andy Pratama SulistyoSantho Vlennery MettanNorwinda Norwinda
Hak Cipta (c) 2025 Andy Pratama Sulistyo, Santho Vlennery Mettan, Norwinda Norwinda
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-212025-11-21543123313610.54082/jupin.1936Efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok Menggunakan Permainan Ular Tangga untuk Menurunkan Tingkat Kesepian pada Pasien Isolasi Sosial di Rehabilitas Bina Laras Pasuruan
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2013
<p>Isolasi sosial, yang dimunculkan dengan perilaku menarik diri, merupakan tantangan terbesar dalam praktik keperawatan jiwa karena menempati prevalensi tertinggi sebagai diagnosis. Kondisi ini sangat menonjol pada pasien dengan Gangguan Mental Berat (GMB), di mana perilaku menarik diri bertindak sebagai gejala inti yang secara signifikan menghambat kemajuan rehabilitasi dan pemulihan fungsional pasien. Meskipun peran terapi obat penting untuk mengontrol gejala utama, terapi medis ini menunjukkan keterbatasan yang jelas dalam mengembalikan fungsi psikososial, karena tidak dapat secara langsung mengajarkan klien keterampilan sosial dan komunikasi yang hilang. Dalam bidang keperawatan jiwa, Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) diakui sebagai intervensi standar utama (gold standard) yang efektif untuk meningkatkan kemampuan sosial dalam lingkungan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Terapi Aktivitas menggunakan Permainan Ular Tangga pada Pasien Isolasi Sosial di UPT Rehabilitas Bina Laras Pasuruan Metode Penelitian ini menggunakan desain Studi Kasus Tunggal (A-B single subject design) deskriptif-kuantitatif digunakan. Subjeknya adalah Tn. D di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Pasuruan. Tingkat kesepian diukur menggunakan Skala Kesepian UCLA Versi 3. Intervensi (TAK Ular Tangga Modifikasi) diberikan dalam 2 sesi. Data dibandingkan antara Fase A (Baseline) dan Pasca-Intervensi (B-Post). Hasil skor Baseline Tn. D adalah 51 (Kesepian Sedang), Setelah dua sesi TAK, skor Pasca-Intervensi menurun menjadi 45 (Kesepian Rendah). Penurunan 6 poin ini menunjukkan efektivitas klinis dan klien juga terlihat (ambivalensi skor item negatif), yang merupakan prasyarat penting pencegahan kambuh. Kesimpulannya TAK Ular Tangga Modifikasi efektif secara klinis, ditandai dengan penurunan skor 51 menjadi 45. Intervensi ini terbukti mengisi kekosongan fungsional psikososial yang tidak diatasi oleh terapi farmakologi.</p>Lianda Ayu SaputriM. Rosyidul 'Ibad
Hak Cipta (c) 2025 Lianda Ayu Saputri, M. Rosyidul 'Ibad
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-302025-11-30543365337210.54082/jupin.2013Perbandingan Rancangan Prototype BIPV (Building Integrated Photovoltaic) Genting Solar Bergelombang dengan Genting Solar Datar
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1771
<p>Studi ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi desain dua jenis prototipe genteng surya—datar dan melengkung—dalam mengubah energi surya menjadi energi listrik. Kedua jenis genteng surya diuji dalam kondisi lingkungan yang serupa, termasuk intensitas cahaya, suhu, dan sudut kemiringan atap. Parameter utama yang dianalisis meliputi daya keluaran, efisiensi konversi energi, dan stabilitas kinerja selama periode tertentu. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa genteng surya datar menunjukkan efisiensi konversi yang sedikit lebih tinggi dalam kondisi iradiasi optimal. Namun, genteng surya melengkung menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam menangkap cahaya dari berbagai sudut datang, terutama pada pagi dan sore hari, karena bentuknya yang melengkung memungkinkan penyerapan cahaya yang lebih merata sepanjang hari. Studi ini menyimpulkan bahwa pemilihan jenis genteng surya harus disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan spesifik pengguna, karena setiap desain menawarkan keunggulan tersendiri dalam hal efisiensi dan fleksibilitas pemasangan.</p>Dean Anggara PutraRahmat RahmatJefri ImronRifo Nurlakasana RestuMahendra NatawibawaHery Sumardiyanto
Hak Cipta (c) 2025 Dean Anggara Putra, Rahmat Rahmat, Jefri Imron, Rifo Nurlakasana Restu, Mahendra Natawibawa, Hery Sumardiyanto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-282025-11-28543231324010.54082/jupin.1771Pengaruh Variasi Waktu Fiksasi dengan Pemanasan Oven Suhu 65 terhadap Kualitas Sediaan Histologi
https://www.jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/1890
<p>Fiksasi merupakan tahap penting pada proses pembuatan preparat histologis yang berfungsi mempertahankan struktur jaringan agar tetap menyerupai kondisi aslinya. Waktu fiksasi standar yang banyak diterapkan yaitu selama 24 jam. Metode konvensional seperti ini biasanya memerlukan waktu yang lama, sehingga pemanasan dikembangkan sebagai alternatif untuk mempercepat penetrasi larutan fiksatif ke jaringan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan kualitas sediaan histologi yang difiksasi dengan pemanasan oven suhu 65°C variasi waktu 3 menit, 5 menit, dan 10 menit. Penelitian telah dilaksanakan sejak bulan Mei-Juli 2025 melalui desain penelitian <em>true experimental posttest only control</em>. Penelitian ini dilakukan menggunakan empat kelompok yang mencakup dari kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan pada penelitian ini yaitu jaringan yang difiksasi menggunakan oven suhu 65°C dengan variasi waktu 3 menit (P1), 5 menit (P2), dan 10 menit (P3). Kelompok kontrol yang dipilih oleh peneliti ini yakni yang jaringan yang difiksasi secara konvensional selama 24 jam (K1). Data pada penelitian ini diperoleh melalui pengamatan mikroskopis terhadap 24 preparat jaringan hepar yang dilakukan oleh dua orang penilai, setiap sediaan dilakukan penilaian dan pemberian skor berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data tersebut kemudian dilakukan analisis statistik yang diawali dengan uji <em>Cohen’s Kappa</em> untuk mengukur tingkat kesepakatan antara dua penilai, dilanjutkan dengan uji <em>Kruskal-Wallis</em> dan uji <em>Mann-Whitney</em> dalam mengidentifikasi perbedaan signifikan antar kelompok. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa fiksasi jaringan dengan oven suhu 65°C selama 10 menit menghasilkan kualitas terbaik di antara kelompok perlakuan, meskipun masih berbeda signifikan jika dibandingkan metode konvensional. Oleh karena itu, oven suhu 65°C dengan waktu pemanasan 3,5 dan 10 belum layak dijadikan alternatif untuk mempercepat proses fiksasi sediaan histologi.</p>Nurul AisyahYeni RahmawatiYuyun Nailufar
Hak Cipta (c) 2025 Nurul Aisyah, Yeni Rahmawati, Yuyun Nailufar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-11-112025-11-11542999300610.54082/jupin.1890