Pengaruh Suplementasi Tepung Daun Katuk dan Zn Biokompleks terhadap Konsumsi dan Kecernaan Protein Kasar serta Energi pada Induk Kambing Peranakan Etawah Bunting Pertengahan
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2654Kata Kunci:
induk kambing, katuk, zn biokompleks, protein, energi, konsumsi, kecernaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suplementasi tepung daun katuk dan Zn biokompleks terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar serta energi pada induk kambing Peranakan Etawah bunting pertengahan. Pengambilan data konsumsi pakan dan feses dilakukan selama dua minggu. Penelitian menggunakan 12 ekor induk kambing Peranakan Etawah dengan umur kebuntingan 3 sampai 4 bulan dan bobot badan 35 sampai 42 kg, dengan rataan 38 ± 2,3 kg dan koefisien variasi 6,06%. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan meliputi R0, yaitu pakan pola peternak; R1, yaitu R0 ditambah tepung daun katuk sebanyak 10% dari bahan kering hijauan; R2, yaitu R1 ditambah Zn biokompleks 60 mg/kg konsentrat; dan R3, yaitu R1 ditambah Zn biokompleks 120 mg/kg konsentrat. Variabel yang diamati meliputi konsumsi protein kasar, kecernaan protein kasar, konsumsi energi, dan kecernaan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan konsumsi protein kasar pada perlakuan R0, R1, R2, dan R3 berturut-turut sebesar 491,57; 500,83; 502,47; dan 503,28 g/ekor/hari. Rataan kecernaan protein kasar berturut-turut sebesar 90,18; 90,26; 90,53; dan 91,07%. Rataan konsumsi energi berturut-turut sebesar 147.025,07; 148.868,95; 149.350,19; dan 150.992,56 kkal/ekor/hari, sedangkan rataan kecernaan energi berturut-turut sebesar 17.241,09; 18.597,29; 18.655,12; dan 18.878,84 kkal/kg/hari. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa suplementasi tepung daun katuk dan Zn biokompleks tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap seluruh variabel yang diamati. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa suplementasi tepung daun katuk dan Zn biokompleks belum meningkatkan konsumsi dan kecernaan protein kasar serta energi secara statistik, tetapi menunjukkan kecenderungan peningkatan secara numerik seiring dengan peningkatan level suplementasi.
Referensi
Afif, D. A., Muhtarudin, M., Liman, L., & Erwanto, E. (2025). Pengaruh Pemberian Mineral Makro (Ca dan Mg) terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ransum pada Domba Ekor Tipis Jantan. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan, 9(2), 365–374. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jrip.2025.9.2.365-374
Arisani, N., Wulandari, S., Nurkholis, N., & Syahniar, T. M. (2022). Perbandingan produktivitas kambing Peranakan Etawa dan kambing Senduro. National Conference of Applied Animal Science, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.25047/animpro.2022.337
Aryanto, A., Suwignyo, B., & Panjono, P. (2013). Efek pengurangan dan pemenuhan kembali jumlah pakan terhadap konsumsi dan kecernaan bahan pakan pada kambing kacang dan peranakan etawah. Buletin Peternakan, 37(1), 12–18.
Aziz, S. N. A., Christi, R. F., & Tanuwiria, U. H. (2023). Pengaruh Pemberian Pakan Suplemen terhadap Produksi dan Kualitas Susu Sapi Perah Laktasi yang Dipelihara di Kelompok Ternak Perah Bojong Kawung. JIPHO (Jurnal Ilmiah Perternakan Halu Oleo), 5(4), 290–295. https://doi.org/10.56625/jipho.v5i4.42450
Budiasa, I. K. M., Suryani, N. N., & Suarna, I. W. (2018). Imbangan Hijauan Dan Konsentrat Dalam Ransum Terhadap Respon Fermentasi Rumen Dan Sintesis Protein Mikroba Pedet Sapi Bali Calon Induk. Majalah Ilmiah Peternakan, 21(2), 60–65. https://doi.org/10.24843/MIP.2018.v21.i02.p04
Doloksaribu, L., Dewantari, M., & Mahardika, I. G. (2025). Konsumsi Pakan Dan Kadar Metabolit Darah Kambing Pe Yang Diberi Silase Pada Akhir Kebuntingan. MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN, 28(1), 26–36. https://doi.org/https://doi.org/10.2483/MIP.2025.v28.i01.p05
Hadisutanto, B., Badewi, B., Banola, F., & Lema, A. (2022). Kualitas Nutrien Dan Kecernaan In Vitro Beberapa Pakan Lokal Ternak Kambing Di Lahan Kering Kepulauan. Jurnal Peternakan Nusantara, 8(April), 9–16. https://doi.org/https://doi.org/10.30997/jpn.v8i1.5017
Hamanay, U. M. L., Manu, A. E., & Maranatha, G. (2024). Pengaruh Pemberian Pakan Komplit Dengan Level Silase Campuran Sorgum dan Daun Gamal dan Konsentrat yang Berbeda Terhadap Konsumsi , Kecernaan BETN dan Energi Ternak Kambing Lokal Betina. Animal Agricultura, 1(3), 160–170. https://doi.org/10.59891/animacultura.v1i3.24 Pengaruh
Hamdani, M. D. I., Kusuma, A., & Sulastri, S. (2020). Estimasi Korelasi Genetik antara Bobot Lahir dengan Bobot Sapih pada Kambing Saburai di Sentra Pembibitan Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 7(3), 247–251. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jitro.v7i3.5628
Hidayah, N. (2016). Pemanfaatan Senyawa Metabolit Sekunder Tanaman ( Tanin dan Saponin ) dalam Mengurangi Emisi Metan Ternak Ruminansia. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 11(2), 89–98.
Irawan, I. B., & Umar, M. (2024). Nilai Kecernaan Energi Pakan Dengan Kandungan Tdn Berbeda Pada Kambing Jawarandu Jantan Yang Di Pelihara Intensif. MADURANCH, 9(1), 9–14. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.53712/maduranch.v9i1.2205
Laksana, A. A., Rianto, E., & Arifin, M. (2013). Pengaruh Kualitas Ransum Terhadap Kecernaan Dan Retensi Protein Ransum Pada Kambing Kacang Jantan. Animal Agriculture Journal, 2(4), 63–72.
Marwah, M. P., Suranindyah, Y. Y., & Murti, T. W. (2010). Produksi Dan Komposisi Susu Kambing Peranakan Ettawa Yang Diberi Suplemen Daun Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) Pada Awal Masa Laktasi. Buletin Peternakan, 34(2), 94–102. https://doi.org/https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v34i2.95
Murniati, T., Dawanto, J., & Sabrina, F. (2025). Profil Metabolit Darah Kambing Kacang Bunting yang Diberi Pakan Suplemen Nutrition in Utero Pada Awal dan Akhir Kebuntingan. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 25(3), 626–638. https://doi.org/10.35965/eco.v25i3.8056
Murniati, T., & Muchlis, A. (2021). Performa Dan Metabolit Darah Induk Kambing Bunting Yang Diberi Pakan Suplemen Selama Kebuntingan. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 21(3), 612–624. https://doi.org/10.35965/eco.v21i3.1258
Nahak, M., Tahuk, P. K., & Nahak, O. R. (2024). Konsumsi Energi , Energi Tercerna Dan Energi Metabolisme Dari Kambing Kacang Jantan Yang Dipelihara Secara Intensif Di musim Kemarau. JIPHO (Jurnal Ilmiah Perternakan Halu Oleo), 6(3), 241–248. https://doi.org/10.56625/jipho.v6i3.25
Naitily, G. J., Yunus, M., & Noach, Y. R. (2022). Konsumsi , Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Cempe Jantan Peranakan Etawah yang Diberi Suplemen Konsentrat Mengandung Tepung Daun Katuk dan Zn Biokompleks. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 4(3), 2286–2293.
Noach, Y. R., & Yunus, M. (2021). Efek Suplementasi Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus L. Merr) dan Zn Biokompleks Terhadap Konsumsi dan Kecernaan Cempe Jantan Peranakan Ettawa Lepas Sapih. Journal OfTropical Animal Science and Technology, 3(1), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.32938/jtast.v3i1.874
Nuraini, N., Budisatria, I. G. S., & Agus, A. (2014). Pengaruh tingkat penggunaan pakan penguat terhadap performa induk kambing bligon di peternak rakyat. Buletin Peternakan, 38(1), 34–41.
Nuri, N. M., Yanuarianto, O., & Gifari, Z. Al. (2025). Evaluasi Kecukupan Nutrisi Pada Kambing Kacang Di Cv. Muda Bakti Barokah (Mbb) Farm. I-SAPI (Integrated and Sustainable Animal Production Innovation) Jurnal, 1(4), 79–92.
Putri, T. I., & Dewantari, M. (2017). Peningkatan Produktivitas Kambing Gembrong Yang Terancam Punah Melalui Suplementasi Multi Vitamin-Mineral Dalam Ransum Berbasis Hijauan Lokal. Majalah Ilmiah Peternakan, 20(2), 64–67.
Qisthon, A., Suharyati, S., Sirat, M. M. P., Setio, S., Prayoga, P. A., & Liman, L. (2025). Evaluasi Suplementasi Complete Premix dalam Ransum terhadap Tingkat Kecernaan Kambing Cross Boer. Jurnal Kajian Veteriner, 13(2), 197–211. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.35508/jkv.v13i2.25121
Rahmawati, P. D., Pangestu, E., Nuswatara, L. K., & Christiyanto, M. (2021). Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Lemak Kasar dan Nilai Total Digestible Nutrient Hijauan Pakan Kambing. Jurnal Agripet, 21(1), 71–77. https://doi.org/https://doi.org/10.17969/agripet.v21i1.18449
Razali, R., Azhari, A., Novita, A., Ferasyi, T. R., Ridwan, R., & Munandar, A. (2014). Potensi Suspensi Dan Ekstrak Daun Katuk Sebagai Antelmintik Terhadap Nematoda Gastrointestinal Pada Ternak Kambing. Jurnal Kedokteran Hewan, 8(2), 2–5. https://doi.org/https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v8i2.2630
Rehatta, L. M., Amir, R., & Ririmase, P. M. (2023). Konsumsi nutrien kambing lokal jantan yang diberi pakan dengan level protein berbeda. Jambura Journal of Animal Science, 5(2), 41–48. https://doi.org/https://doi.org/10.35900/jjas.v5i2.18937
Rostini, T., Zakir, M. I., & Hidayatulloh, A. (2019). Kualitas Nutrisi Pakan Lokal Yang Disuplementasi Zn Biokomplek Dan Vitamin E. ZIRAA’AH, 44(2), 236–242. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31602/zmip.v44i2.2003
Sari, D. N., Sudrajat, A., Astuti, N., & Christi, R. F. (2024). Pengaruh kecukupan pakan terhadap produksi susu dan kualitas susu kambing. AGRIVET (Jurnal Ilmu Pertanian Dan Peternakan), 12(1), 106–116. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/Agrivet/v12i1.9892
Suardin, S., Sandiah, N., & Aka, R. (2014). Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Campuran Rumput Mulato (Brachiaria Hybrid.Cv.Mulato) Dengan Jenis Legum Berbeda Menggunakan Cairan Rumen Sapi. JITRO, 1(1), 16–22.
Susanti, E., & Suhartati, F. M. (2015). Pemanfaatan Limbah Rami (Boehmeria Nivea) Sebagai Bahan Complete Feed Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan In Vivo Pada Kambing Peranakan Etawa Betina Lepas Sapih. Buletin Peternakan, 39(3), 157–166.
Thiasari, N., Hermanto, H., & Hartutik, H. (2014). Pengaruh Kandungan Energi Dalam Konsentrat Terhadap Kecernaan Secara In Vivo Pada Domba Ekor Gemuk. J. Ternak Tropika, 15(2), 44–50.
Wirawati, C. U., Sudarwanto, M. B., Lukman, D. W., & Wientarsih, I. (2017). Tanaman Lokal sebagai Suplemen Pakan untuk Meningkatkan Produksi dan Kualitas Susu Ternak Ruminansia. Jurnal Wartazoa, 27(3), 145–157. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.14334/wartazoa.v27i3.1596
Yulianti, G., Dwatmadji, D., & Suteky, T. (2019). Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Kambing Peranakan Etawa Jantan yang diberi Pakan Fermentasi Ampas Tahu dan Bungkil Inti Sawit dengan Imbangan yang Berbeda. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(3), 272–281. https://doi.org/https://doi.org/10.31186/jspi.id.14.3.272-281
Yustendi, D., & Mardhiah, A. (2018). Pemberian Ekstrak Daun Katuk ( Sauropus androgynus L . Merr ) dalam Air Minum Kambing Peranakan Ettawa untuk Meningkatkan Produksi dan Kualitas Susu. Agripet, 18(2), 90–94. https://doi.org/https://doi.org/10.17969/agripet.v18i2.11947
Yusuf, D. A., Saputra, D., & Zainab, S. (2025). Pengaruh Penambahan Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Dalam Ransum Terhadap Kualitas Mikrobiologi Susu Kambing Saanen. Stock Peternakan, 7(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Arwadi Irnaldi Bunga, Twen O. Dami Dato, Marthen Yunus, Maria Yasinta. Luruk, Tenang Tenang, David A. Nguru

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



