Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Keharmonisan Keluarga dengan Siblings Rivalry pada Remaja di MTS Darul Ulum Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2606Kata Kunci:
Keharmonisan Keluarga, Pola Asuh Orang Tua, Remaja, Sibling RivalryAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena sibling rivalry yang merupakan persaingan antar saudara kandung yang dapat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dan keharmonisan keluarga, serta berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan hubungan sosial remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola asuh orang tua dan keharmonisan keluarga dengan sibling rivalry pada remaja di MTs Darul Ulum Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dengan sampel 72 remaja yang memiliki saudara kandung, dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ), Family Harmony Scale (Fauziah et al., 2021) (FHS-24), dan Sibling Rivalry Scale, dengan analisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh authoritarian (56,9%), responden berasal dari keluarga kurang harmonis (59,7%), dan 58,3% mengalami sibling rivalry. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua (p=0,000) dan keharmonisan keluarga (p=0,000) dengan sibling rivalry pada remaja. Pola asuh otoriter dan kondisi keluarga yang kurang harmonis meningkatkan risiko terjadinya sibling rivalry, sehingga diperlukan penerapan pola asuh yang tepat dan lingkungan keluarga yang harmonis untuk mendukung perkembangan psikososial remaja.
Referensi
Abella, A. F., & Widayat, I. W. (2022). Gambaran sibling jealousy pada saudara kembar yang sedang hidup pisah: Literature review.
Achmadi, A. N. L., Hidayah, N., & Safaria, T. (2022). Pola asuh orang tua, keharmonisan keluarga, dan jenis kelamin: Pengaruhnya terhadap sibling rivalry pada anak. Jurnal Ilmu Keperawatan Kebidanan, 13(1), 318–326. https://doi.org/10.26751/jikk.v13i1.1293
Ainnunnisa, R., & Rachmawati, Y. (2024). Sibling rivalry pada anak usia dini. PAUDIA, 13(1), 40–48. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i1.18094
Astuti, M. T., & Triayunda, L. (2023). Komunikasi keluarga sebagai sarana keharmonisan keluarga. Journal of Social Science Research, 3(2), 4609–4617.
Bahari, J. I. (2020). Hubungan peran keluarga terhadap penyesuaian diri remaja. International Journal of Education, 1(3), 187–201.
Bun, Y., Taib, B., & Ummah, D. M. (2020). Analisis pola asuh otoriter orang tua terhadap perkembangan moral anak. Jurnal Ilmiah Cahaya PAUD, 2(1), 128–137. https://doi.org/10.33387/cp.v2i1.2090
Daryaswanti, P. I. (2023). Teori dalam keperawatan (1st ed.).
Emira, E. (2020). Buku ajar keperawatan keluarga: Asuhan keperawatan stroke. Pustaka Galeri Mandiri.
Fascah, Y. F., & Almannur. (2018). Pola asuh dan kecerdasan emosi terhadap sibling rivalry pada anak. Jurnal Islamika, 1(2), 5–13.
Fauziah, N., Hartini, N., Hendriani, W., & Fajriyanthi, F. (2021). Confirmatory factor analysis pada pengukuran keharmonisan keluarga (FHS-24). Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(3), 227–240. https://doi.org/10.24156/jikk.2021.14.3.227
Gilbert, S. F. (2023). Developmental biology (6th ed.). Sinauer Associates.
Ilham, L. (2022). Dampak pola asuh otoriter terhadap perkembangan anak. Islamic EduKids, 4(2), 63–73. https://doi.org/10.20414/iek.v4i2.5976
Isroani, F. (2023). Psikologi perkembangan. LovRinz Publishing.
Jama, K., & Dzikrul, A. H. (2023). [Data publikasi tidak lengkap].
Jensen, A. C., & Jorgensen-Wells, M. A. (2025). Parents favor daughters: A meta-analysis of gender and other predictors of parental differential treatment. Psychological Bulletin. https://doi.org/10.1037/bul0000458
Karimah, M., Musayyadah, M., & Pusparini, D. (2024). Dampak pola asuh otoriter orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak. Smart Kids, 6(1), 29–37. https://doi.org/10.30631/smartkids.v6i1.210
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2023). Pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.
Kosanke, R. M. (2019). Gambaran pengalaman psikologis remaja yang mengalami perceraian orang tua pada masa kecil.
Lazdia, W., & Kusuma, V. C. (2019). Pengalaman orang tua dalam menghadapi perilaku sibling rivalry pada anak. Riau Nursing Journal, 2(1), 29–37.
Maisarah, A. (2021). Sibling rivalry ditinjau berdasarkan urutan kelahiran pada remaja di Kecamatan Johan Pahlawan (Skripsi).
Maria, P. C. (2022). Pengaruh komunikasi orang tua terhadap perilaku anak. Smart Kids, 4(1), 17–23. https://doi.org/10.30631/smartkids.v4i1.109
Masri, M. (2024). Konsep keluarga harmonis dalam bingkai sakinah, mawaddah, warahmah. Jurnal Tahqiqa.
Waangsir, A. (2023). Fungsi komunikasi keluarga berdampak pada perkembangan kedisiplinan anak. JSSHA Adpertisi Journal, 2(2), 20–28. https://doi.org/10.62728/jsshha.v2i2.378
Wati, L., Siagian, Y., Kurniasih, D., & Manurung, T. H. (2021). Faktor dominan yang mempengaruhi sibling rivalry pada anak usia toddler. Jurnal Keperawatan, 11(1), 53–63.
World Health Organization. (2020). Data sibling rivalry WHO. https://www.who.int
Wulandari, C., & Efendi, D. (2021). Pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan CSR sebagai variabel moderasi. Jurnal Neraca Peradaban, 1(2), 128–135.
Yektiningsih, E., Firdausi, N., & Yuliansari, P. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan pencegahan perilaku kekerasan anak dengan sibling rivalry melalui pendidikan kesehatan kepada orang tua. Journal of Community Engagement in Health, 5(1), 8–12. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i1.326
Zemp, M., Friedrich, A. S., Schirl, J., Dantchev, S., Voracek, M., & Tran, U. S. (2021). A systematic review and meta-analysis of the associations between interparental and sibling relationships: Positive or negative? PLoS ONE, 16(9), Article e0257874. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0257874
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dini Mei Widayanti, Yoga Kertapati, Melina Agustini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



