Pengembangan Video Pembelajaran Berpendekatan Experiential Learning pada Materi Sistem Pencernaan Manusia Menggunakan Model ADDIE untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar

Penulis

  • Okti Nia Ramdani Program Studi Teknologi Pendidikan,Fakultas Ilmu Pendidikan,Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia
  • Desak Putu Parmiti Program Studi Teknologi Pendidikan,Fakultas Ilmu Pendidikan,Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia
  • I Nyoman Jampel Program Studi Teknologi Pendidikan,Fakultas Ilmu Pendidikan,Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2585

Kata Kunci:

ADDIE, Experiential Learning, Hasil Belajar, IPAS, Video Pembelajaran

Abstrak

Rendahnya hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik, pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah, serta belum optimalnya keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berpendekatan Experiential Learning pada materi sistem pencernaan manusia untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 3 Kampung Anyar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas satu ahli isi pembelajaran, satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, satu guru kelas VI sebagai praktisi pembelajaran, tiga siswa pada uji perorangan, sembilan siswa pada uji kelompok kecil, dan tiga belas siswa kelas V pada uji efektivitas. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan memperoleh persentase validitas sebesar 92,00% dari ahli isi pembelajaran, 94,67% dari ahli desain pembelajaran, dan 97,00% dari ahli media pembelajaran dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 97,33% dari guru, 92,33% pada uji perorangan, dan 91,00% pada uji kelompok kecil dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan rata-rata nilai pre-test siswa sebesar 56,54 meningkat menjadi 63,85 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,17 yang termasuk kategori rendah. Meskipun demikian, hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah menggunakan video pembelajaran. Dengan demikian, video pembelajaran berpendekatan Experiential Learning yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, konkret, dan bermakna dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

Referensi

Aini, N., & Untari, M. F. A. (2024). Keefektifan model experiential learning terhadap minat belajar IPAS kelas IV SD Negeri Kalicari 01 Semarang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 14766–14775.

Anggraena, Y., Suliyanah, S., & Misbah, M. (2022). Implikasi Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS pada jenjang sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5983–5992. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3122

Anggrayni, M., Putri, S. R., & Fitriani. (2023). Pengembangan video pembelajaran interaktif mata pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka di kelas IV SDN 09 Sitiung. Dharmas Education Journal, 4(2), 631–637. https://doi.org/10.56667/dejournal.v4i2.995

Anis, A., Susanto, H., & Fathurrahman, M. (2021). Pengembangan media video pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran, 2(1), 61–70.

Aritonang, R., Parmiti, D. P., & Sudarma, I. K. (2023). Video pembelajaran berbasis microlearning pada muatan IPAS. Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan, 3(2). https://doi.org/10.23887/jmt.v3i2.63538

Febriyanti, N. K. I., & Agung, A. A. G. (2023). Video pembelajaran berbasis proyek mata pelajaran IPAS dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD. Mimbar Pendidikan Indonesia, 4(3). https://doi.org/10.23887/mpi.v4i3.75216

Izzaturahma, E., Mahadewi, L. P. P., & Simamora, A. H. (2021). Pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis ADDIE pada pembelajaran tema 5 Cuaca untuk siswa kelas III sekolah dasar. Jurnal Edutech Undiksha, 9(2), 216–224.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Luhulima, D. A., Degeng, I. N. S., & Ulfa, S. (2016). Pembelajaran berbasis video untuk anak generasi Z. Dalam Prosiding Inovasi Pendidikan di Era Big Data dan Aspek Psikologinya.

Munadi, Y. (2013). Media pembelajaran: Sebuah pendekatan baru. GP Press Group.

Putra, H. P., Marzuki, M., & Suyatno, S. (2023). Efektivitas media video dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(1), 88–95.

Rachma, A., Iriani, T., & Handoyo, S. S. (2023). Penerapan model ADDIE dalam pengembangan media pembelajaran berbasis video simulasi mengajar keterampilan memberikan reinforcement. Jurnal Pendidikan West Science, 1(8), 506–516.

Suryantini, N. L. I., Ardana, I. K., & Asri, I. A. S. (2021). Model experiential learning berbantuan video berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan, 1(1), 22–29.

Tegeh, I. M., & Kirna, I. M. (2013). Pengembangan bahan ajar metode penelitian pendidikan dengan model ADDIE. Jurnal IKA, 11(1).

Wadu, E. N., Nitte, Y. M., Nahak, K. E. N., & Tanggur, F. S. (2024). Pengaruh penerapan model pembelajaran experiential learning dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 4(2), 660–672.

Diterbitkan

16-07-2026

Cara Mengutip

Ramdani, O. N., Parmiti, D. P., & Jampel, I. N. (2026). Pengembangan Video Pembelajaran Berpendekatan Experiential Learning pada Materi Sistem Pencernaan Manusia Menggunakan Model ADDIE untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar . Jurnal Penelitian Inovatif, 6(3), 2349–2358. https://doi.org/10.54082/jupin.2585

Terbitan

Bagian

Pendidikan