Analisis Penggunaan Alat Pelindung Diri, Persepsi Lingkungan Kerja, dan Keluhan Kesehatan Pekerja Produksi Biskuit di Medan
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2469Kata Kunci:
alat pelindung diri, industri biskuit, keluhan kesehatan, keselamatan kerja, lingkungan kerjaAbstrak
Mesin produksi, proses panas, aktivitas berulang, dan penggunaan alat pelindung diri adalah semua elemen industri pengolahan biskuit yang dapat memengaruhi kenyamanan kerja pekerja. Studi ini menyelidiki penggunaan alat pelindung diri, persepsi lingkungan kerja, dan keluhan kesehatan subjektif pekerja yang bekerja di pabrik biskuit di Kota Medan. Metode kuantitatif deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form kepada 20 pekerja di bidang oven, pemanggang, penggorengan, dan mesin produksi yang dipilih secara purposive. Untuk mendukung konsistensi instrumen, distribusi frekuensi, persentase, dan uji reliabilitas Cronbach's alpha digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden merasakan area kerja bising, 65% merasakan area kerja panas, 85% selalu menggunakan pakaian kerja khusus, 80% menggunakan APD sesuai prosedur, dan 70% menggunakan sarung tangan. Lelah setelah bekerja sebesar 65 %, kram otot sebesar 60 %, berkeringat dan haus berlebihan masing-masing sebesar 55 %, dan kesulitan berkonsentrasi sebesar 50 % adalah keluhan kesehatan subjektif yang paling sering dilaporkan.
Referensi
Adjie, S., Putri, D. U. P., & Djamil, A. (2024). Factors related to heat strain in tough-making industrial workers. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(S4), 203–218. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6iS4.4144
Aulia, A., Putri, V. A., Nengcy, S., Fitri, M., Muslim, F. O., & Efendi, M. (2025). Hubungan kebisingan dengan stres kerja karyawan di area Rawmil Indarung VI PT. Semen Padang. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1317–1325. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.41001
BPS. (2026). Proporsi tenaga kerja pada sektor industri manufaktur (persen). Badan Pusat Statistik.
Fauzan, M., Putri, E. C., Irfandi, A., & Sangadji, N. W. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) di PT.X tahun 2024. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 2176–2186. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.42820
Habibati, A. F., Sa’adah, U. L., & Sulistyorini, L. (2022). Hubungan asupan cairan dan iklim kerja dengan status hidrasi pekerja home industry keripik pisang Lumajang. Media Gizi Kesmas, 11(1), 95–101. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.95-101
Irwanda, B. R., Suprijandani, & Nurmayanti, D. (2022). Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja dengan metode HIRARC pada proses produksi industri tahu tahun 2021. Gema Lingkungan Kesehatan, 20(1), 29–37. https://doi.org/10.36568/gelinkes.v20i1.10
Izah, S. C., Sylva, L., & Hait, M. (2024). Cronbach’s alpha: A cornerstone in ensuring reliability and validity in environmental health assessment. ES Energy & Environment, 23, 1057. https://doi.org/10.30919/esee1057
Karina, I. D., Wani, Y. A., & Arfiani, E. P. (2023). Studi kualitatif: Praktik penggunaan alat pelindung diri pada penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Bangil. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 4(2). https://doi.org/10.62870/jgkp.v4i2.24989
Kemnaker. (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. JDIH Kementerian Ketenagakerjaan.
Kemnaker. (2025). Kasus kecelakaan kerja tahun 2024. Satu Data Indonesia.
Kemnakertrans. (2010). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri. JDIH Kementerian Ketenagakerjaan.
Laksono, A. D., Setyaningsih, Y., & Lestyanto, D. (2024). Kepatuhan menggunakan alat pelindung diri (APD) di kalangan pekerja sektor informal di Indonesia: A literature review. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(10). https://doi.org/10.33024/hjk.v17i10.13617
Mambu, G. C., Doda, D. V. D., & Wungouw, H. I. S. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada karyawan Departemen Quality Control di perusahaan industri pangan. Jurnal Promotif Preventif, 8(4), 1013–1022. https://doi.org/10.47650/jpp.v8i4.2237
Maulana, I., Widhiarso, W., & Dewi, G. S. (2023). Analisis pengaruh beban kerja terhadap tingkat kelelahan pekerja industri rumah tangga keripik tempe. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 9(1), 33–41. https://doi.org/10.30656/intech.v9i1.5619
Muhammad, I., & Susilowati, I. H. (2021). Analisa manajemen risiko K3 dalam industri manufaktur di Indonesia: Literature review. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 335–343. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i1.1635
Nurfrida, D. R., & Lestari, Y. N. (2023). Korelasi antara asupan cairan dengan status hidrasi pekerja bagian produksi air minum dalam kemasan di PT. X Semarang. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(3), 862–873. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i3.20760
Romdhona, N., Ambarwati, A. S., Deli, A. P., & Herdiansyah, D. (2022). Gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja di Pabrik Tahu Primkopti Kabupaten Serang tahun 2022. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 3(1), 29–36. https://doi.org/10.24853/eohjs.3.1.29-36
Thom, F. I., & Adi, A. C. (2023). Hubungan iklim kerja panas dengan status hidrasi pekerja: Literatur review. Media Gizi Kesmas, 12(2), 1081–1087. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i2.2023.1081-1087
Zulhanda, D., Lestari, M., Andarini, D., Novrikasari, N., Windusari, Y., & Fujianti, P. (2021). Gejala heat strain pada pekerja pembuat tahu di Kawasan Kamboja Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(2), 120–127. https://doi.org/10.14710/jkli.20.2.120-127
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ravena Felisha, Aspadil Siregar, Aisyah Aisyah, Abdurrozzaq Hasibuan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



