Formulasi dan Evaluasi Karakteristik Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.)

Penulis

  • Adristi Zada Nabila Program Studi D3 Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
  • Rose Intan Perma Sari Program Studi D3 Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
  • Oky Hermansyah Program Studi D3 Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
  • Yogie Andika Tri Nanda Program Studi D3 Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
  • Suci Rahmawati Program Studi D3 Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2462

Kata Kunci:

daun angsana, evaluasi fisik, ekstrak etanol, flavonoid, formulasi gel, gel HPMC, sediaan topikal, stabilitas fisik, uji hedonik

Abstrak

Daun angsana (Pterocarpus indicus Willd) merupakan tanaman yang mengandung senyawaa aktif seperti flavonoid, fenol, terpenoid, dan tanin yang berperan sebagai antioksidan, sehingga berpotensi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, ketersediaannya yang melimpah dan relatif aman menjadikan tanaman ini sebagai alternatif bahan alami dalam pengembangan sediaan topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol 96% daun angsana dalam diformulasikan menjadi sediaan gel serta menentukan formula terbaik berdasarkan evaluasi sifat fisik sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, diawali dengan pembuatan simplisia, ekstraksi maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat formula gel dengan menggunakan basis HPMC dan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 0%, 1%, 5% dan 10%. Evaluasi sediaan dilakukan  melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan berbentuk semi padat, homogen, serta memenuhi persyaratan pH, viskositas, dan daya sebar. Peningkatan konsentrasi ekstrak memengaruhi kestabilan fisik gel. Berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan, formula F1 dengan konsentrasi ekstrak 1% menunjukkan karakteristik fisik yang paling seimbang serta tingkat penerimaan panelis yang lebih baik dibandingkan dengan formula yang lainnya. Dengan demikian, ekstrak etanol 96% daun angsana dapat diformulasikan dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan evaluasi dan formula F1 merupakan formula yang paling optimal. Pengembangan sediaan topikal berbahan alam lokal diharapkan menjadi alternatif sediaan farmasi yang lebih aman dan mudah diperoleh.

Referensi

Alvina, novi ayu (2022). Optimasi Konsentrasi HPMC (Hydroxypropyl Methylcellulose) Sebagai Basis Dalam Formula Sediaan Gel Ekstrak Daun Singkong (Manihot Esculenta Crantz). 4(1), 6.

Annisa, O (2023). Formulasi Gel Tabir Surya Ekstrak Etanol Daun Mawar (Rosa chinensis Jacq.) Serta Penentuan Nilai SPF Secara In Vitro.

Buang, A., Ishak, P., & Maya, E. (2025). Formulasi Gel Ekstrak Daun Kitolod (Isotoma Longflora L.) Menggunakan Basis HPMC Dan Uji Efek Antiinflamasi Terhadap Mencit (mus musculus). Pharmacology and Pharmacy Scientific Journals, 3(2), 49–62.

Hartati, S., Angelina, M., Meilawati, L., & Dewijanti, I. D. (2016). Isolation and Characterization of Compounds from the Leaves of Pterocarpus indicus Willd and Their Antioxidant Activity. Annales Bogorienses-Journal of Tropical General Botany, 20(1), 13–18.

Ihwanto (2025). Formulation and Determination Of Sun protection factor ( SPF ) Value Of Sunscreen Gel Containing Ethanol Extract Of Buah Buni ( Antidesma bunius ) with Varying Concentrations OF Gelling agent In Vitro.

Junita, Dewi Ella. (2025). Formulasi Gel Ekstrak Etanol Daun Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) dan Uji Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus.

Karsidin, B., Wahyuni, Y.S. dan Dwiyanti, N. (2022). Uji Penetapan Kadar Protein Kolagen Limbah Ikan Kakap Merah (Lutjanus russellii). Farmasi Dan Sains, Vol 5 (2), 121–133.

Lala, Zintia Viona. (2025). Uji Efektivitas Antioksidan dan Penentuan Nilai sun protection faktor (SPF) Ekstrak Etanol 70% Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) dari Metode Ekstraksi Maserasi.

Nurfadilah, N., Usman, F., Rasyid, A. U. M., Zulkifli, Z., & Wahdaniah, Y. (2023). Penentuan Nilai SPF (Sun Protecting Factor) Sunscreen Gel Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Secara In Vitro. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, Vol 9 (2), 244–252.

Parasari, M. (2023). Formulasi Gel dari Ekstrak Etanol 96% Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.).

Puspita, Sari Della. (2025). Formulasi Sediaan Masker Gel Peel Off dari Ekstrak Etanol 70% Buah Kersen (muntingia calabura L.).

Rossytamarti, D. (2024). Formulasi dan Evaluasi Sifat Fisik Sediaan Gel Rambut Dari Ekstrak Etanol 96% Kulit Putih Buah Semangka (Citrullus Lanatus [thumb.] matsum. dan nakai).

Sari, R. I. P., Sartika, O., & Jarulis. (2022). Formulasi Sediaan Lip Balm Dari VCO (coconut oil) Dengan Penambahan Sari Buah Ceri (Eugenia reidwartiana) Sebagai Pewarna Alami. 9(2).

Seru, E.R, Edy, H.J. dan Siampa, J. P. (2021). Formulation of HPMC as Gelling Agent Gel of Ethanol Extract of Leilem Leaves (Clerodendrum minahassae teisjm dan binn.) and antioxidant Effectiveness test. 1033–1039.

Sulistyowati, M. (2023). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Antioksidan Ekstrak Buah Strawberry (Fragaria X ananassa (Weston) Duchesne ex Rozier) Vol. 2, (Issue 4).

Syafaruddin, musaid shiddiq. (2023). Ekstraksi dan Identifikasi Senyawa Antidesmone Pada Beberapa Bagian Tumbuhan Melochia umbellata (Houtt) Stapf var. deglabrata. Skripsi. Makasar:10–12.

Diterbitkan

20-05-2026

Cara Mengutip

Nabila, A. Z., Sari, R. I. P. ., Hermansyah, O. ., Nanda, Y. A. T. ., & Rahmawati, S. . (2026). Formulasi dan Evaluasi Karakteristik Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.). Jurnal Penelitian Inovatif, 6(2), 1687–1696. https://doi.org/10.54082/jupin.2462

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Umum