Analisis Prosedur CT Scan Whole Abdomen Kontras pada Kasus Abses Hepar: Studi Kasus di Instalasi Radiologi RS X
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2344Kata Kunci:
Abses Hepar, CT Scan Abdomen, Media Kontras, Teknik Radiologi, Studi KasusAbstrak
Abses hepar merupakan infeksi parenkim hati yang memerlukan diagnosis cepat untuk mencegah komplikasi fatal. CT Scan abdomen dengan media kontras menjadi modalitas utama untuk mengevaluasi karakteristik lesi secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi prosedur dan efektivitas teknik CT Scan whole abdomen dengan media kontras dalam memvisualisasikan abses hepar di RS X. Jenis penelitian ini adalah descriptive observational case study pada seorang pasien pria berusia 48 tahun dengan dugaan abses hepar. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat CT Scan 32-slice (120 kV, 215 mAs) dengan pemberian media kontras intravena Iohexol 100 ml dan protokol kontras oral bertahap. Hasil pemeriksaan menunjukkan dua lesi hipodens pada segmen 2-3 (5,0 x 5,3 x 5,6 cm) dan segmen 4 (5,1 x 4,6 x 5,0 cm) dengan nilai densitas 8-24 HU. Munculnya fenomena rim enhancement pasca-injeksi kontras memberikan batas yang tegas antara jaringan nekrotik abses dengan parenkim hati yang sehat. Teknik CT Scan abdomen kontras di RS X terbukti efektif memberikan informasi diagnostik yang komprehensif mengenai lokasi, ukuran, dan vaskularisasi lesi. Hal ini memberikan kontribusi krusial bagi klinisi dalam menentukan strategi drainase atau terapi antibiotik yang tepat bagi pasien.
Referensi
Afrifa, A., Addison, S., & Inkoom, S. (2022). Evaluation of image quality and radiation dose in abdominal computed tomography examinations: A systematic review. Journal of Radiology and Medical Imaging, 5(2), 1045–1052.
Arifin, Z., & Utami, S. P. (2024). Karakteristik radiologis abses hepar pada computed tomography abdomen kontras: Sebuah tinjauan pustaka. Jurnal Radiologi Indonesia, 9(1), 45–52.
Babu, S., Kumar, A., & Singh, R. (2023). Optimization of CT protocols for liver imaging: Impact of kilovoltage and contrast timing on lesion detectability. International Journal of Medical Physics and Clinical Engineering, 12(1), 15–28.
Budi, A., Santoso, H., & Wijaya, K. (2022). Perbandingan teknik injeksi manual dan automatic injector terhadap kualitas citra CT scan abdomen kontras. Majalah Radiografer, 15(2), 88–95.
Cahyati, Y., Samsul, A., & RA, F. T. (2025). Analisis nilai dosis radiasi pemeriksaan CT-scan abdomen dengan pemanfaatan media kontras. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 7(2), 752–756.
Christa, S. (2003). Anatomi dan fisiologi hati: Sistem pencernaan manusia. Penerbit Kedokteran EGC.
Endriasari, Kurniawati, A., & Masrochah, S. (2025). Analisis citra virtual non contrast (VNC) sebagai alternatif pengganti citra true non contrast (TNC) pada pemeriksaan CT scan abdomen. Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD), 8(1), 18–21.
Evanty, N. (2024). Dasar-dasar anatomi abdomen dan sistem digestif. Pustaka Pelajar.
Hidayat, T., Syahrial, S., & Nugroho, A. (2024). Analisis optimasi window setting pada pemeriksaan CT scan abdomen kontras kasus massa intraabdominal. Jurnal Radiologi Terapan, 6(1), 12–20.
Kandarini, Y., Wulandari, P. J., & Mahadita, G. W. (2021). Faktor resiko contrast induced nephropathy pada pasien yang menjalani prosedur coronary intervention. Jurnal Penyakit Dalam Udayana, 5(1), 20–25.
Kusuma, W., dkk. (2023). Korelasi nilai hounsfield unit (HU) dengan jenis cairan aspirasi pada pasien abses hepar. Jurnal Diagnostik Klinis, 11(3), 120–128.
Mahendra, M., & Prasetyo, A. D. (2021). Abses hepar: Sebuah laporan kasus. Collaborative Medical Journal (CMJ), 4(1), 1–7.
Prasetyo, D. (2022). Radiologi diagnostik abdomen: Hepar dan sistem bilier. Penerbit Kedokteran Indonesia.
Rahman, F. (2023). Optimasi persiapan pasien pada pemeriksaan CT scan abdomen: Peran kontras oral dalam distensi gastrointestinal. Jurnal Teknologi Radiologi, 5(4), 210–218.
Romans, L. E. (2018). Computed tomography: Physical principles, clinical applications, and quality control (4th ed.). Wolters Kluwer.
Sari, P. (2025). Peran media kontras dalam deteksi dini kelainan vaskular abdomen. Jurnal Radiologi Nusantara, 10(1), 33–40.
Setiawati, R., Budiman, A., & Rahayu, S. (2021). Efektivitas rekonstruksi multiplanar (MPR) dalam penentuan lokasi segmen hepar pada kasus abses dan tumor hepar di CT scan. Jurnal Diagnostik Indonesia, 9(3), 114–121.
Suryani, L., dkk. (2021). Distribusi anatomis abses hepar berdasarkan klasifikasi Couinaud pada pemeriksaan CT scan. Indonesian Journal of Medical Imaging, 7(2), 77–84.
Widowati, R. (2020). Fisiologi hati dan metabolisme nutrisi. Universitas Terbuka.
Yeni, F. (2025). Implementasi media kontras pada pemeriksaan CT-scan abdomen di instalasi radiologi. Jurnal Kesehatan Radiologi, 12(2), 150–158.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dinda Aulia Zhafira, Khairil Anwar, Nursama Heru Apriantoro

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



