Analisis Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Lansia Di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon Peride Januari – Juni 2025

Penulis

  • Anggito Abimanyu Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Rini Setiawati Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Ade Rahayu Prihartini Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2328

Kata Kunci:

hipertensi, Lansia, Puskesmas, Amlodipin, Captopril, Furosemid

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan prevalensi tinggi pada lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikontrol secara optimal. Meskipun pedoman terapi antihipertensi telah tersedia, data mengenai pola penggunaan obat antihipertensi pada lansia di fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya di Kabupaten Cirebon, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien lansia di Puskesmas Kedawung periode Januari–Juni 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis pasien, dengan teknik purposive sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 72 pasien lansia (≥60 tahun). Responden terdiri dari 42 perempuan (58,33%) dan 30 laki-laki (41,67%), dengan mayoritas berusia 60–65 tahun (62,5%). Hasil menunjukkan bahwa pola terapi didominasi oleh monoterapi (90,32%), sedangkan politerapi sebesar 9,68%. Amlodipin (CCB) merupakan obat yang paling banyak diresepkan (82%), baik sebagai terapi tunggal maupun dalam kombinasi, dengan kombinasi terbanyak Amlodipin dan Captopril (8,3%). Dominasi monoterapi menunjukkan kecenderungan penggunaan terapi awal yang sesuai dengan praktik di layanan primer, namun juga dapat mencerminkan pertimbangan klinis dan ketersediaan obat. Disimpulkan bahwa Amlodipin menjadi pilihan utama terapi antihipertensi pada lansia di Puskesmas Kedawung. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran praktik farmasi klinik di fasilitas kesehatan primer serta dapat menjadi dasar evaluasi rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada populasi lansia.

Referensi

Febri Nilansari, A., Munif Yasin, N., & Puspandari, D. A. (2020). Gambaran Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Panembahan Senopati. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 1(2). Https://Doi.Org/10.31764/Lf.V1i2.2577

Indalifiany, A., Suryani, S., & ... (2024). Edukasi Penggunaan Antihipertensi Pada Lansia Di Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari. Jurnal Abdi Dan …, 02(1).

Indriani, L., & Oktaviani, E. (2020). Kajian Interaksi Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Inap Di Salah Satu Rumah Sakit Di Bogor, Indonesia. Majalah Farmasetika., 4. Https://Doi.Org/10.24198/Mfarmasetika.V4i0.25884

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kesehatan, K. (2023). Survey Kesehatan Indonesia (SKI). Kemenkes.

Khaer, M., & Tjandra, O. (2022). Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Kecamatan Pulo Gadung Periode Juli-Desember 2020. Tarumanagara Medical Journal, 4(1). Https://Doi.Org/10.24912/Tmj.V4i2.16396

Kholifah, S. H., Budiwanto, S., & Katmawanti, S. (2020). Hubungan Antara Sosioekonomi, Obesitas Dan Riwayat Diabetes Melitus (DM) Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Janti Kecamatan Sukun Kota Malang. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(2).

Mura, T. A., Hilmi, I. L., & Salman, S. (2023). Evaluasi Tingkat Kepatuhan Konsumsi Obat Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Dewi Sri Karawang Menggunakan Metode MMAS-8. Jurnal Pharmascience, 10(1). Https://Doi.Org/10.20527/Jps.V10i1.14075

Nababan, O. A., Prasetyawan, F., Saristiana, Y., & Akhmal, F. (2024). Gambaran Penggunaan Obat Tunggal Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Rawat Jalan Puskesmas Utilization Of Single Antihypertensive Drug In Hypertensive Patients At Outpatient Primary Health Care Centers. Jurnal Intelek Insan ….

Riyada, F., Amanah Fauziah, S., Liana, N., & Hasni, D. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Resiko Hipertensi Pada Lansia. Scientific Journal, 3(1). Https://Doi.Org/10.56260/Sciena.V3i1.137

Salindri, E. (2020). Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Inap Rshd Kota Bengkulu. Karya Tulis Ilmiah.

Sinata, N., & Aisyah Rahmadani, S. (2021). Gambaran Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(4). Https://Doi.Org/10.31004/Jkt.V2i4.3198

Sinuraya, R. K., Destiani, D. P., Puspitasari, I. M., & Diantini, A. (2018). Pengukuran Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien Hipertensi Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Di Kota Bandung. Indonesian Journal Of Clinical Pharmacy, 7(2).

Suprapti, S. (2023). Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Kotagede Ii Bulan November-Desember 2020. Inpharnmed Journal (Indonesian Pharmacy And Natural Medicine Journal), 6(2). Https://Doi.Org/10.21927/Inpharnmed.V6i2.2595

Syukkur, A., Vinsur, E. Y. Y., & Nurwiyono, A. (2022). Pemberdayaan Kader Lansia Dalam Upaya Penatalaksanaan Hipertensi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2). Https://Doi.Org/10.31764/Jpmb.V6i2.7041

Titami, A., Wiedyaningsih, C., Dewa, I., & Pramantara, P. (2022). Profil Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Lanjut Usia Yang Dirawat Inap RS Akademik UGM. Majalah Farmaseutik, 19(3).

Wahyudi, C. T. (2022). Peran Efikasi Dan Persepsi Diri Dalam Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 6(2). Https://Doi.Org/10.52020/Jkwgi.V6i2.4398

Diterbitkan

28-02-2026

Cara Mengutip

Abimanyu, A., Setiawati, R., & Prihartini, A. R. (2026). Analisis Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Lansia Di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon Peride Januari – Juni 2025. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 795–806. https://doi.org/10.54082/jupin.2328