Tingkat Kelelahan Pengemudi Batik Solo Trans (BST) Berdasarkan Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI)

Penulis

  • Afifaruq Etwin Raharja Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pelita Bangsa, Indonesia
  • Tri Ngudi Wiyatno Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pelita Bangsa, Indonesia
  • Retno Fitri Astuti Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pelita Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2306

Kata Kunci:

Ergonomi, Keselamatan Kerja, Kelelahan Kerja, SOFI, Transportasi Publik

Abstrak

Pertumbuhan populasi yang masif di pusat urban menuntut sistem transportasi publik yang aman dan nyaman. Skema Buy The Service (BTS) pada Batik Solo Trans (BST) di Surakarta mengharuskan pengemudi menjaga headway yang ketat, yang berpotensi memicu kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik demografi dan profil kelelahan kerja pengemudi BST Koridor 1 (Terminal Palur – Bandara Adi Soemarmo). Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional, data dikumpulkan dari 39 pengemudi melalui teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) yang mengukur lima dimensi kelelahan. Hasil menunjukkan karakteristik pengemudi didominasi laki-laki (97,4%) usia produktif 26-35 tahun. Analisis kelelahan menunjukkan 57,3% pengemudi berada pada kategori menengah. Dimensi Kekurangan Energi dan Kantuk menjadi indikator paling dominan, dipicu rute monoton dan beban panas (heat stress). Temuan ini merekomendasikan intervensi manajemen berupa penyediaan fasilitas istirahat yang ergonomis dan penerapan protokol micro-stretching guna menekan risiko human error.

Referensi

Åkerstedt, T., Anund, A., Axelsson, J., & Kecklund, G. (2020). Subjective sleepiness, tired eyes, and cognitive fatigue in city bus drivers—Relations to previous sleep and work hours. Industrial Health, 58(2), 116-125. https://doi.org/10.2486/indhealth.2019-0027

Amdani, S., Setyaningsih, Y., & Jayanti, S. (2021). Hubungan Kelelahan Kerja Subjektif dan Perilaku Mengemudi Tidak Aman pada Pengemudi Bus Antar Kota Dalam Provinsi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(4), 532-538. https://doi.org/10.14710/jkm.v9i4.30125

Arellano, J. L., Martinez, J. N., Perez, J. N., & Alcaraz, J. L. (2015). Assessment of Occupational Fatigue: A Review. Procedia Manufacturing, 3, 5824-5831. https://doi.org/10.1016/j.promfg.2015.07.832

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Buku Teks Utama Psikometri).

Fan, J., & Smith, A. P. (2017). Information processing, fatigue and driving performance: A review. Journal of Traffic and Transportation Engineering, 5(2), 1-15. https://doi.org/10.1016/j.jtte.2017.03.003

Grandjean, E. (1993). Fitting the Task to the Man: An Ergonomic Approach (4th ed.). London: Taylor & Francis. https://doi.org/10.1201/b16765

Husein, M., & Wijaya, A. (2024). Analisis Tekanan Waktu dan Beban Kerja Mental Pengemudi Bus dengan Sistem Buy The Service (BTS). Jurnal Transportasi dan Logistik, 11(1), 45-58. https://doi.org/10.25292/j.transport.v11i1.2024

Kandemir, S., & Kurban, M. (2022). Predicting occupational accident risk using Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) and machine learning. Safety Science, 148, 105652. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2021.105652

Kurniawan, A., Setyaningsih, Y., & Jayanti, S. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Subjektif pada Pengemudi Bus Trans Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 221-229. https://doi.org/10.14710/jkm.v7i1.22871

Kurniawan, R., & Setyantho, G. (2021). Correlation between Cabin Temperature and Physical Exertion among Urban Bus Drivers. International Journal of Ergonomics and Safety, 5(2), 88-96. https://doi.org/10.21070/ijes.v5i2.1582

Murrel, K. F. H. (1965). Ergonomics: Man in His Working Environment. London: Chapman & Hall. https://doi.org/10.1007/978-94-009-5910-1

Nurmianto, E. (2008). Ergonomi: Konsep Dasar dan Aplikasinya (2nd ed.). Surabaya: Guna Widya. (Buku Referensi Ergonomi Indonesia).

Pratama, A., Setyaningsih, Y., & Jayanti, S. (2014). Analisis Tingkat Kelelahan Kerja Subjektif Berdasarkan Metode Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI). Jurnal Ergonomi Indonesia, 10(2), 67-75. https://doi.org/10.24843/JEI.2014.v10.i02.p01

Setyawati, L. (2010). Selintas Tentang Kelelahan Kerja. Yogyakarta: Amara Books. (Referensi Dasar Kesehatan Kerja).

Sumamur, P. K. (2009). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.

Wignjosoebroto, S. (2003). Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu: Teknik Analisis untuk Peningkatan Produktivitas Kerja. Jakarta: Guna Widya.

Williamson, A., dkk. (2011). The role of fatigue in driver performance and safety. Accident Analysis & Prevention, 43(2), 498-506. https://doi.org/10.1016/j.aap.2009.11.003

Diterbitkan

28-02-2026

Cara Mengutip

Raharja, A. E., Wiyatno, T. N., & Astuti, R. F. (2026). Tingkat Kelelahan Pengemudi Batik Solo Trans (BST) Berdasarkan Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI). Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 711–720. https://doi.org/10.54082/jupin.2306