Analisis Strategi Pemasaran Berbasis Bauran Pemasaran (4P) pada Kerupuk Ikan Bulan-Bulan dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Tanjung Batu

Penulis

  • Prayoga Adhi Nugraha Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Badruddin Nasir Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2298

Kata Kunci:

ekonomi lokal, UMKM pesisir, strategi pemasaran, kerupuk ikan bulan-bulan

Abstrak

Pengembangan ekonomi lokal berbasis sumber daya pesisir menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi usaha mikro berbasis komunitas. Kampung Tanjung Batu sebagai wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah, khususnya ikan bulan-bulan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan baku produksi kerupuk ikan. Produk olahan tersebut berkembang sebagai usaha rumah tangga yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan keluarga serta memperkuat ekonomi lokal berbasis masyarakat nelayan. Meskipun memiliki keunggulan bahan baku yang stabil dan cita rasa khas, strategi pemasaran yang diterapkan pelaku usaha masih bersifat tradisional sehingga daya saing produk relatif terbatas. Permasalahan utama meliputi lemahnya identitas merek, inovasi kemasan yang belum optimal, distribusi yang terbatas pada jaringan sosial lokal, rendahnya literasi pemasaran digital, serta keterbatasan akses pembiayaan usaha. Kondisi tersebut menyebabkan produk kerupuk ikan bulan-bulan belum mampu memanfaatkan peluang pasar wisata maupun perdagangan digital secara maksimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran melalui pendekatan bauran pemasaran meliputi produk, harga, distribusi, dan promosi; mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat usaha; serta merumuskan strategi prioritas dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi pesisir. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive terdiri dari nelayan penyedia bahan baku, pelaku usaha pengolahan kerupuk ikan bulan-bulan, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah kampung. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran produk masih belum terintegrasi pada seluruh unsur bauran pemasaran. Strategi prioritas meliputi penguatan branding berbasis identitas lokal, inovasi desain kemasan, pemanfaatan pemasaran digital, serta kemitraan distribusi berbasis sektor pariwisata. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan strategi pemasaran UMKM pesisir serta implikasi praktis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Referensi

Arifin, Z., & Kurniawan, H. (2024). Tourism-based marketing collaboration for local SMEs. Journal of Tourism and Community Development, 6(1), 55–70.

Fitriani, N., & Hidayat, R. (2022). Digital marketing adoption among small enterprises in developing countries. International Journal of Business and Society, 23(1), 88–103.

Hasan, M., & Setiawan, D. (2023). Branding strategy and consumer perception in micro enterprises. Journal of Marketing Management, 15(1), 45–60.

Hasibuan, R., & Nugraha, A. (2022). Marketing mix strategy in strengthening SME competitiveness. Journal of Entrepreneurship Development, 9(2), 77–91.

Kusuma, D., & Handayani, T. (2022). Coastal community empowerment through value-added fisheries processing. Journal of Marine Social Studies, 4(2), 72–87.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Nugraheni, D., & Purnomo, A. (2024). Local branding strategy in rural creative economy. Journal of Creative Economy Studies, 9(1), 12–29.

OECD. (2021). SME and entrepreneurship outlook 2021. OECD Publishing.

Prasetyo, A., & Lestari, S. (2023). Community participation in coastal economic development. Journal of Social Development Studies, 10(1), 41–56.

Putra, R., & Mahendra, Y. (2023). SWOT analysis application in microenterprise marketing strategy. Journal of Applied Management Research, 13(1), 101–115.

Rahmawati, D., & Yusuf, H. (2021). Value-added fisheries processing and rural livelihood sustainability. Marine Policy Journal, 132, 104676.

R., & Yusuf, A. (2021). Local economic development through community-based SMEs empowerment. Journal of Community Development Research, 14(2), 112–125.

Saputra, H., & Dewi, N. (2024). Digital transformation readiness among rural SMEs. International Journal of Social Entrepreneurship, 5(1), 33–49.

Sari, P., & Nugroho, B. (2023). Challenges of fisheries-based SMEs marketing competitiveness. Journal of Coastal Economy, 5(1), 21–35.

Sutrisno, E., & Wijayanti, F. (2021). Institutional collaboration in village economic development. Journal of Rural Sociology, 16(2), 66–82.

Tambunan, T. (2020). MSMEs resilience during economic crisis in Indonesia. Journal of Indonesian Economy and Business, 35(3), 185–203.

Utami, R. (2020). Community empowerment through digital entrepreneurship training. Journal of Social Empowerment, 8(2), 98–110.

Wibowo, A., & Hartono, B. (2022). Packaging innovation as a competitive advantage for SMEs. Journal of Small Business Innovation, 7(2), 90–105.

World Bank. (2020). Supporting local economic development through SMEs. World Bank Publications.

Zhang, L. (2022). Social media marketing and SME performance. Journal of Digital Business Research, 11(2), 134–148.

Diterbitkan

28-02-2026

Cara Mengutip

Nugraha, P. A. ., & Nasir, B. (2026). Analisis Strategi Pemasaran Berbasis Bauran Pemasaran (4P) pada Kerupuk Ikan Bulan-Bulan dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Tanjung Batu. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 765–772. https://doi.org/10.54082/jupin.2298