Pemanfaatan Layanan Kesehatan di Indonesia: Analisis Tingkat Provinsi Menggunakan Data Sekunder BPS

Penulis

  • Marna Marna Universitas Pertiba, Indonesia
  • Eval Eval Program Studi Sains Data, Fakultas Sains dan Informatika, Universitas Pertiba, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.2273

Kata Kunci:

Pemanfaatan Layanan Kesehatan, Rawat Jalan, Rawat Inap, Jaminan Kesehatan, PLS-SEM, Tingkat Provinsi

Abstrak

Meskipun cakupan Asuransi Kesehatan Nasional terus diperluas, kesenjangan dalam pemanfaatan layanan kesehatan masih tetap ada di antara provinsi-provinsi di Indonesia. Dengan menggunakan data agregat dari 34 provinsi untuk periode 2021–2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini mengkaji dampak keluhan kesehatan, gangguan aktivitas, dan cakupan asuransi kesehatan terhadap penggunaan layanan rawat jalan dan rawat inap. Kerangka kerja Model Perilaku Andersen digunakan untuk menguji hubungan kausal antar variabel menggunakan pemodelan persamaan struktural kuadrat terkecil parsial (PLM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan rawat jalan dipengaruhi secara signifikan oleh keluhan kesehatan (p=0,041), gangguan aktivitas (p=0,001), dan cakupan asuransi kesehatan (p=0,005). Selain itu, pemanfaatan rawat jalan memiliki dampak signifikan baik pada pemanfaatan rawat jalan berbasis asuransi kesehatan (p=0,002) maupun perawatan rawat inap (p=0,000). Pengaruh keluhan kesehatan (p=0,041) dan gangguan aktivitas (p=0,032) terhadap perawatan rawat inap dimediasi oleh perawatan rawat jalan, menurut pengujian efek tidak langsung. Menurut nilai R2, model tersebut menjelaskan 23% variasi dalam pemanfaatan asuransi kesehatan, 27% variasi dalam perawatan rawat jalan, dan 31% variasi dalam perawatan rawat inap. Hasil tersebut memverifikasi bahwa layanan rawat jalan berfungsi sebagai jembatan menuju layanan yang lebih maju serta sebagai pintu gerbang menuju sistem perawatan kesehatan. Untuk memaksimalkan penggunaan layanan kesehatan berbasis asuransi di tingkat provinsi dan meningkatkan efektivitas sistem rujukan, akses dan kualitas perawatan rawat jalan harus diperkuat.

Referensi

Alizadeh, M., Zamiran, B., Eslamian, A., SoleimanvandiAzar, N., Mohammadi Gharehghani, M. A., Karimijavan, G., & Karimi, S. E. (2023). Scoping review of outpatient health services utilization among women. Primary Health Care Research & Development, 24, e38. https://doi.org/10.1017/S1463423623000257

Cheng, Q., Fattah, R. A., Susilo, D., Satrya, A., Haemmerli, M., Kosen, S., Novitasari, D., Puteri, G. C., Adawiyah, E., Hayen, A., Mills, A., Tangcharoensathien, V., Jan, S., Thabrany, H., Asante, A., & Wiseman, V. (2025). Determinants of healthcare utilization under the Indonesian national health insurance system – a cross-sectional study. BMC Health Services Research, 25(1), 48. https://doi.org/10.1186/s12913-024-11951-8

Idris, H., Damaiasa, R. F., & Hasyim, H. (2025). Healthcare utilization patterns in Indonesia: Insights from the 2023 National Socio-economic Survey. Global Health Journal, 9(4), 285–290. https://doi.org/10.1016/j.glohj.2025.12.004

Maulinda, F. (2023). Determinan Pemanfaatan Layanan Kesehatan untuk Berobat Jalan di Provinsi Riau saat Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 471. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.2448

Nugraha, E. C., Pujiyanto, P., & Permanasari, V. Y. (2024). Utilisation of Hospital Outpatient Services by Diabetes Mellitus Sufferers, Analysis of BPJS Kesehatan Sample Data. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional, 4(2), 144–159. https://doi.org/10.53756/jjkn.v4i2.258

Park, M. (2025). An Integrative Path Model of Healthcare Utilization Determinants in Traditional Korean Medicine and Western Medicine Based on the Anderson Behavioral Model. Healthcare, 13(2), 182. https://doi.org/10.3390/healthcare13020182

Ramadani, R. V., Svensson, M., Hassler, S., Hidayat, B., & Ng, N. (2024). Effects of the COVID-19 pandemic on healthcare utilization among older adults with cardiovascular diseases and multimorbidity in Indonesia: An interrupted time-series analysis. BMC Public Health, 24(1), 71. https://doi.org/10.1186/s12889-023-17568-6

Simpajo, N. R. T., & Wisnuwardani, R. W. (2025). Hubungan Pelayanan Rawat Jalan dengan Peningkatan Status Kesehatan Pasien Di Samarinda. MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA, 24(1), 6–9. https://doi.org/10.14710/mkmi.24.1.6-9

SoleimanvandiAzar, N., Mohaqeqi Kamal, S. H., Sajjadi, H., Ghaedamini Harouni, G., Karimi, S. E., Djalalinia, S., & Forouzan, A. S. (2020). Determinants of Outpatient Health Service Utilization according to Andersen’s Behavioral Model: A Systematic Scoping Review. Iranian Journal of Medical Sciences, (Online First). https://doi.org/10.30476/ijms.2020.85028.1481

Song, Y., Liu, J., Yan, S., Ma, M., Tarimo, C. S., Chen, Y., Lai, Y., Guo, X., Wu, J., & Ye, B. (2025). Factors influencing health service utilization among 19,869 China’s migrant population: An empirical study based on the Andersen behavioral model. Frontiers in Public Health, 13, 1456839. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1456839

Stiyawan, Y., & Ainy, A. (2023). Pemanfaatan Layanan Kesehatan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Jejawi. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 9(1), 163. https://doi.org/10.29241/jmk.v9i1.1427

Valentina, R. (2019). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN LAYANAN RAWAT JALAN.

Wulandari, R. D., & Laksono, A. D. (2024). Determinan Pemanfaatan Rawat Inap Rumah Sakit di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia. 4.

Wulandari, R. D., Laksono, A. D., Mubasyiroh, R., Rachmalina, R., Ipa, M., & Rohmah, N. (2023). Hospital utilization among urban poor in Indonesia in 2018: Is government-run insurance effective? BMC Public Health, 23(1), 92. https://doi.org/10.1186/s12889-023-15017-y

Xin, Y., & Ren, X. (2023). Determinants of province-based health service utilization according to Andersen’ s Behavioral Model: A population-based spatial panel modeling study. BMC Public Health, 23(1), 985. https://doi.org/10.1186/s12889-023-15885-4

Diterbitkan

26-02-2026

Cara Mengutip

Marna, M., & Eval, E. (2026). Pemanfaatan Layanan Kesehatan di Indonesia: Analisis Tingkat Provinsi Menggunakan Data Sekunder BPS. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 677–686. https://doi.org/10.54082/jupin.2273