Analisis Komunikasi Politik Pemerintah dalam Program Literasi Demokrasi melalui Instagram @literasidemokrasi.id.
DOI:
https://doi.org/10.54082/jupin.2061Kata Kunci:
cyberdemocracy, Instagram, Literasi demokrasi, pemasaran politik digitalAbstrak
Penelitian ini menganalisis konstruksi komunikasi politik pemerintah dalam Program Literasi Demokrasi melalui akun Instagram @literasidemokrasi.id yang dikelola Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2024. Studi ini berangkat dari keterbatasan kajian mengenai bagaimana media sosial pemerintah digunakan sebagai instrumen literasi demokrasi di luar konteks kampanye elektoral. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis komunikasi politik ang dipilih secara purposif berdasarkan tema demokrasi, literasi politik, dan partisipasi publik. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta diperkuat dengan wawancara semi-terstruktur terhadap satu pengelola program dan dua pakar komunikasi digital yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi komunikasi politik pada akun tersebut dibangun melalui tiga pola utama: framing edukatif yang menempatkan pemerintah sebagai fasilitator literasi demokrasi, penggunaan visual dan narasi ringkas yang disesuaikan dengan karakter Generasi Z, serta ajakan partisipasi digital yang cenderung bersifat simbolik dan satu arah. Meskipun mengusung semangat cyberdemocracy, praktik komunikasi yang ditampilkan lebih dominan informatif dan persuasif dibanding deliberatif. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan kajian komunikasi politik digital pemerintah dengan menawarkan analisis integratif antara literasi demokrasi dan pemasaran politik digital dalam konteks ruang publik digital.
Referensi
Akmal, et al. (2024). KENDALA DAN UPAYA KPU DALAM MENINGKATKAN LITERASI POLITIK GENERASI Z PADA PEMILU 2024 MELALUI INSTAGRAM. JOURNAL OF EDUCATION.
Alam, S. (2021). Penggunaan Media Sosial Sebagai Alat Komunikasi Politik. 09(01), 68–78.
Ardiansyah, F., & Muhaimin. (2024). Analisis Komunikasi Politik dalam Kampanye Pemilu: Pendekatan Kualitatif terhadap Strategi dan Dampaknya di Media Sosial. 3, 1145–1150. https://doi.org/10.56672/assyirkah.v3i3.240
Arianto, B., Ludiro, M., & Oktiva Anggriani. (2025). Demokrasi Digital. CV. Jawara Kreasinografi.
Arifuddin, H. (2025). Tantangan Post-truth dalam Ruang Publik Indonesia Pasca Pemilihan Umum 2024 Political Literacy Education and Post-truth Challenges in the Indonesian Public Space After the 2024 General Election. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 76.
Astika dan Ira. (2023). Strategi Pemasaran Politik di Era Digital. CV Cendekia Press.
Buru, C., Japa, H. B., & Patriano Vano, M. (2025). Kaum Muda sebagai Agen Demokrasi Digital : Analisis Peran Teknologi dalam Partisipasi Politik Generasi Digital. 35(34). https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v35i34.274
Farikiansyah, I. M., Salamah, M. N., Rokhimah, A., Ma, L., Islam, P. A., Islam, U., & Sunan, N. (2024). Meningkatkan Partisipasi Pemilu melalui Literasi Politik Pemuda Milenial dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Journal of Education Research, 5(4), 6512–6523.
Hasfi, N. (2019). KOMUNIKASI POLITIK DI ERA DIGITAL. Politika Jurnal Ilmu Politik, 10(1), 93–111.
Hastrida, A. (2023). THE INFLUENCE OF DIALOGIC COMMUNICATION ON TRUST IN GOVERNMENT. JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA, 19(2022), 141–160. https://doi.org/10.17933/jskm.2023.5144
Ilhami, M. J., Ananda, D., Alya, R., & Hafizi, M. Z. (2025). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Edukasi Politik bagi Mahasiswa FKIP Universitas Tanjungpura. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(10), 2795–2800.
Mariana, A. (2025). EFEKTIVITAS PEMASARAN DIGITAL PADA GENERASI Z. JURNAL ILMIAH KAJIAN KOMUNIKASI Volume, 4(1), 63–85.
McQuil, D., & Deuze, M. (2020). MCQUAIL’S Media& Mass Communication Theory. 2020.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage.
Mujianto, H., & Nurhadi, Z. F. (2022). Dampak Literasi Media Berbasis Digital Terhadap Perilaku Anti Penyebaran Hoaks. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 21(1), 31–47. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v21i1.6419
Rahmah, S., Mainuru, S., & Fatimah, J. M. (2025). Mobilisasi Generasi Z di Kota Kendari pada Pilkada 2024 : Kajian Literatur Sistematis Strategi Komunikasi Politik. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10, 300–317.
Rizqian, D. R. (2025). Ruang Publik Deliberatif Digital: Analisis Platform Symbolic ID dalam Perspektif Demokrasi Deliberatif Jürgen Habermas. Jurnal Sosial Politik Dan Hukum, 2, 20–29.
Tio, T. (2025). Rasionalitas Politik Kaum Muda Di Era Bonus Demografi: Analisis Pemikiran Hannah Arent. JURNAL AKADEMIKA, 25(1).
Tucker, J. A., & Guess, A. (2018). Social Media, Political Polarization, and Political Disinformation : A Review of the Scientific Literature. March, 1–95.
Verellia, M. S., & Ginting, E. (2025). DENGAN MASYARAKAT ( STUDI PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA BIDANG INFORMASI DAN KOMUNIKASI PUBLIK DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU ) Melanie Shava Verellia Eraskaita Ginting Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. 4(Februari), 74–81.
Wuryanta, A. G. E. W., Utoyo, A. W., & Theresia Lavietha Vivrie Lolita. (2026). Teknologi Digital Cerdas Dan Komunikasi Politik Pemerintah : Peluang Tata Kelola Adaptif dan Risiko Distorsi Demokrasi. SENAKOM: Prosiding Seminar Nasional Komunikasi, 3(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Tri Hastomo Akbar, Muhammad Ilham Ramadhan Avisena

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



