Pengaruh Jenis Kuning Telur dalam Larutan Natrium Klorida Fisiologis sebagai Pengencer terhadap Kualitas Spermatozoa Babi Landrace di Kupang, Nusa Tenggara Timur

Penulis

  • David Agustinus Nguru Fakultas Peternakan, kelautan dan perikanan. Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Raymon Buan Fakultas Peternakan, kelautan dan perikanan. Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Aloysius Marawali Fakultas Peternakan, kelautan dan perikanan. Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Agustinus Ridlof Riwu Fakultas Peternakan, kelautan dan perikanan. Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Thomas Mata Hine Fakultas Peternakan, kelautan dan perikanan. Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1999

Kata Kunci:

Babi Landrace, NaCl Fisiologis, Spermatozoa

Abstrak

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kuning telur dari berbagai jenis unggas (ayam ras, ayam kampung, itik, puyuh) dalam larutan fisiologis NaCl (NaClF) sebagai pengencer untuk mempertahankan kualitas semen babi Landrace. Sampel semen yang digunakan berasal dari satu ekor pejantan Landrace berumur dua tahun, kualitas awal minimal motilitas ≥70% dan abnormalitas ≤20%. Rancangan percobaan gunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan terdiri atas: P0 (larutan NaCl fisiologis tanpa tambahan), P1 (kombinasi 80% NaClF dan 20% kuning telur ayam ras), P2 (80% NaClF dengan 20% kuning telur ayam kampung), P3 (80% NaClF ditambah 20% kuning telur itik), serta P4 (80% NaClF dan 20% kuning telur puyuh). Parameter motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan ketahanan hidup spermatozoa dianalisis setelah 24 jam penyimpanan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan kuning telur ayam ras, ayam kampung, dan itik secara signifikan meningkatkan motilitas dan viabilitas spermatozoa (P<0,05) dibandingkan kontrol, dengan kuning telur ayam kampung menghasilkan motilitas tertinggi (55,00±3,54%). Sementara itu, kuning telur puyuh tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Semua perlakuan menghasilkan abnormalitas di bawah ambang batas yang dapat diterima (<10%), tanpa perbedaan signifikan antarperlakuan. Ketahanan hidup spermatozoa juga meningkat dengan penambahan kuning telur, tertinggi pada perlakuan ayam kampung (31,04 jam). Kesimpulannya, kuning telur ayam kampung, ayam ras, dan itik efektif sebagai bahan pengencer semen babi untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan spermatozoa, menawarkan alternatif yang ekonomis dan mudah didapatkan dalam teknologi reproduksi babi.

Referensi

Aitken, R. J., Jones, K. T., & Robertson, S. A. (2012). Reactive Oxygen Species and Sperm Function-In Sickness and In Health. Journal of Andrology, 33(6), 1096–1106. https://doi.org/10.2164/jandrol.112.016535

Aliyah, S. N., Santoso, H., & Zayadi, H. (2022). Analisis Normalitas dan Abnormalitas Spermatozoa Segar Sapi Limousin ( Bos taurus ) dan Sapi Bali ( Bos sondaicus ) Sebelum Proses Pembekuan Di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang. Sciscitatio, 3(1), 47–55. https://doi.org/https://doi.org/10.21460/sciscitatio.2022.31.85

Apriliana, K. S., Bebas, W., & Trilaksana, I. G. N. B. (2021). Mempertahankan Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Babi dalam Pengencer Air Kelapa Kuning Telur Bebek dengan Pengimbuhan Sari Wortel. Jurnal Indonesia Medicus Veterinus, 10(3), 409–419. https://doi.org/10.19087/imv.2021.10.3.409

Ardhani, F., Manullang, J. R., & Boangmanalu, B. M. (2009). Abnormalitas Morfologi Spermatozoa Ayam Nunukan Asal Ejakulat. Jurnal Pertanian Terpadu, 7(1), 122–130. https://doi.org/https://doi.org/10.36084/JPT..V7I1.188

Bau, A. E., Kune, P., Lawa, A. B., & Telupere, F. M. S. (2025). Pengaruh Penambahan Sari Buah Jambu Biji Merah Dalam Pengencer Tris Kuning Telur Terhadap Kualitas Spermatozoa Babi Duroc. Journal of Livestock and Animal Health, 8(1), 16–22.

https://doi.org/https://doi.org/10.32530/jlah.v8i1.87

Boimau, J., Kune, P., Lawa, A. B., & Uly, K. (2026). Pengaruh Penambahan Sari Buah Anggur (Vitis Vinifera L) Dalam Pengencer Sitrat-Kuning Telur Terhadap Kualitas Semen Cair Babi Persilangan Landrece X Duroc. Jurnal Peternakan (Jurnal Of Animal Science), 10(01), 123–131. https://doi.org/https://doi.org/10.31604/jas.v10i1.21838

Citraesti, D., Prasetyaningtyas, W. E., & Karja, N. W. K. (2021). Efektivitas Low Density Lipoprotein (LDL ) dari Kuning Telur Ayam terhadap Kualitas Semen Cair Domba. Jurnal Sain Veteriner, 39(3), 293–301. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jsv.63395

Djawapatty, D. J., Belli, H. L. L., & Hine, T. M. (2018). Fertilitas In Vitro dan In Vivo Spermatozoa Babi Landrace pada Pengencer Sitrat- Kuning Telur yang Disuplementasi Berbagai Level Fruktosa pada Penyimpanan Suhu 180C. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 13(1), 43–54. https://doi.org/https://doi.org/10.31186/JSPI.ID.13.1.43-54

Erimban, S., & Daschakraborty, S. (2020). Cryostabilization of the Cell Membrane of a Psychrotolerant Bacteria via Homeoviscous Adaptation. The Journal of Physical Chemistry Letters, 11(8), 1–38. https://doi.org/The Journal of Physical Chemistry Letters

Gautier, C., & Aurich, C. (2022). “ Fine feathers make fine birds ” – The mammalian sperm plasma membrane lipid composition and effects on assisted reproduction. Animal Reproduction Science, 246(10), 106884. https://doi.org/10.1016/j.anireprosci.2021.106884

Hastuti, A. W., Samsudewa, D., & Setiatin, E. T. (2020). Pengaruh Penambahan Indigofera zollingeriana dalam Stock Solution terhadap Motilitas dan Abnormalitas Spermatozoa Kambing Peranakan Etawa ( PE ). Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 15(2), 167–172. https://doi.org/https://doi.org/10.31186/jspi.id.15.2.167-172

Herawati, T., Anggraeni, A., Praharani, L., Utami, D., & Argiris, A. (2012). Peran Inseminator Dalam Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Perah. Informatika Pertanian, 21(2), 77–82. https://doi.org/10.21082/ip.v21n2.2012.p81-88

Khaeruddin. (2023). Motilitas dan Keutuhan Membran Plasma Spermatozoa Ayam Kampung yang Disimpan dengan Penurunan Suhu yang Berbeda. Journal of Animal Husbandry, 2(2), 80–87. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/anoa.v2i2.39734

Malik, A., Fauzi, R., Zakir, M. I., & Sakiman, S. (2017). Subtitusi Madu Asli Pengganti Gliserol dalam Pembekuan pada Kualitas Pasca-thawing Spermatozoa Sapi Bali. Jurnal Acta Veterinaria Indonesiana, 5(2), 98–104. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/AVI.5.2.98-104

Mandal, R., Badyakar, D., & Chakrabarty, J. (2014). Role of Membrane Lipid Fatty Acids in Sperm Cryopreservation. Advances in Andrology, 10(1), 1–9. https://doi.org/10.1155/2014/190542

Marabijala, J. M., Nalley, W. M., Lawa, A. B., & Hine, T. M. (2025). Efek Sari Daun Sereh Wangi Terhadap Kualitas Semen Babi Landrace X Duroc Dalam Pengencer Tris-Kuning Telur. Jurnal Kajian Veteriner, 13(2), 188–196. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.35508/jkv.v13i2.21196

Mato, S. I., Nalley, W. M., Hine, T. M., & Marawali, A. (2024). Perbandingan Kualitas Spermatozoa Babi Landrace dalam Pengencer Dasar Natrium Chloride Fisiologis dengan Level Kuning Telur yang Berbeda. Jurnal Comserva, 4(1), 32–44. https://doi.org/10.59141/comserva.v4i1.1292

Nugroho, A. P., & Saleh, D. M. (2016). Motilitas dan Abnormalitas Spermatozoa Ayam Kampung dengan Pengencer Ringer Laktat-Putih Telur dan Lama Simpan pada Suhu 5 0 C selama 48 Jam. ACTA VETERINARIA Indonesiana, 4(1), 35–41. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/AVI.4.1.35-41

Pamungkas, F. A., & Krisnan, R. (2017). Pemanfaatan Sari Kedelai Sebagai Bahan Pengencer Pengganti Kuning Telur Untuk Kriopreservasi Spermatozoa Hewan. Jurnal Litbang Pertanian, 36(1), 21–27. https://doi.org/10.21082/jp3.v36n1.2017.p21-27

Purwoistri, R. F., Susilawati, T., & Rahayu, S. (2013). Kualitas Spermatozoa Hasil Sexing Menggunakan Pengencer Andromed Dan Cauda Epididymal Plasma-2 ( Cep-2 ) Ditambah Kuning Telur 10 %. Jurnal Kedokteran Hewan, 7(2), 7–10. https://doi.org/https://doi.org/10.21157/J.KED.HEWAN.V7I2.922

Ragoonanan, V., Less, R., & Aksan, A. (2013). Response of the cell membrane–cytoskeleton complex to osmotic and freeze/thaw stresses. Part 2: The link between the state of the membrane–cytoskeleton complex and the cellular damage. Cryobiology, 66(2), 96–104. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.cryobiol.2012.10.008

Saaban, N., Arman, C., Yuliani, E., & Maskur. (2019). Substitusi Kuning Telur dengan Lesitin Kedelai sebagai Pengencer Semen dalam Mempertahankan Kualitas Spermatozoa Kerbau Penyimpanan 5 ° C. Ernakan Tropis 6(3):367-374 Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 6(3), 367–374. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33772/jitro.v6i3.8173

Setiono, L. A., Rumende, R. R. H., & Wahyudi, L. (2022). Kajian Viabilitas Spermatozoa Sebelum dan Sesudah Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll dengan Pemberian Fosfolipid. Jurnal Bios Logos, 12(2), 122–130. https://doi.org/https://doi.org/10.35799/jbl.v12i2.41767

Utami, T., & Tophianong, T. C. (2014). Pengaruh Suhu Thawing pada Kualitas Spermatozoa Sapi Pejantan Friesian Holstein. Jurnal Sain Veteriner, 32(1), 32–39.

Widiastuti, W. A., Bebas, W., & Trilaksana, I. G. N. B. (2018). Penggunaan Berbagai Kuning Telur Sebagai Bahan Pengencer Terhadap Motilitas dan Daya Hidup Spermatozoa Ayam Pelung. Indonesia Medicus Veterinus, 7(3), 252–261. https://doi.org/10.19087/imv.2018.7.3.252

Diterbitkan

28-02-2026

Cara Mengutip

Nguru, D. A. ., Buan, R., Marawali, A., Riwu, A. R. ., & Hine, T. M. . (2026). Pengaruh Jenis Kuning Telur dalam Larutan Natrium Klorida Fisiologis sebagai Pengencer terhadap Kualitas Spermatozoa Babi Landrace di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 773–782. https://doi.org/10.54082/jupin.1999