Analisis Wacana Kritis pada Pemberitaan Liputan6.com tentang Runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny

Penulis

  • Fernanda Dafittra Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Ani Rakhmawati Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jupin.1970

Kata Kunci:

Analisis Wacana Kritis, Pemberitaan Liputan6.com, Tragedi

Abstrak

Peristiwa runtuhnya musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Jawa Timur menjadi topik pemberitaan yang sedang hangat diperbincangkan. Musibah ini meninggalkan duka yang mendalam karena terdapat santri yang menjadi korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis wacana kritis pada pemberitaan runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny yang diterbitkan oleh Liputan6.com. Adapun berita yang dijadikan objek analisis berjudul “Tragedi Ambruknya Musala Empat Lantai di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Kronologi dan Fakta Terbaru”, berita ini terbit secara daring pada tanggal 07 Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan model Norman Fairclough dalam menganalisis wacana, dicermati dari tiga aspek yaitu mikrostruktural, mesostruktural (kewacanaan), dan makrostruktural yang digunakan dalam mengonstruksi teks berita. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu simak dan catat dari berita daring Liputan6.com. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) terdapat dimensi mikrostruktural dalam pemberitaan berupa diksi yang menunjukkan keberpihakan pada korban, dialog narasumber yang menunjukkan kegagalan proyek, dan pernyataan kausalitas dari kronologi tragedi. 2) dimensi wacana (mesostruktural) menunjukkan produksi teks berita Liputan6.com mengutarakan sikap keprihatinan kepada santri yang menjadi korban serta wujud reaksi minor terhadap respon dari pihak pesantren atas tragedi. 3) dimensi makrostruktural menunjukkan aspek ideologis, yaitu sebuah tragedi yang terjadi karena kelalaian konstruksi dikaitkan dengan takdir dan musibah. Selain itu, terdapat aspek sosial yang menunjukkan sisi keterbukaan Liputan6.com untuk memberikan ruang bagi korban selamat, saksi, pakar konstruksi, keluarga, pihak pesantren, dan Basarnas dalam memberikan keterangan pers terkait tragedi. Melalui pemberitaan ini, opini pembaca diarahkan untuk fokus pada kondisi korban dan mengawasi sikap pihak pesantren atas tragedi. Implikasi dari penelitian ini memberikan pemahaman secara mendalam mengenai pola media dalam mengonstruksi makna dan relasi kuasa pada pemberitaan runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny. Hal ini menunjukkan bahwa media berperan penting dalam penegakan keadilan untuk para korban.

Referensi

Aisyah, R. A. N., Febriani, M., & Wahyuni, I. (2022). Analisis Wacana Kritis Pada Pemberitaan Tragedi Kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan di Metro TV. Jurnal Alinea, 2(3), 420–431.

Damayanti, R. (2018). Diksi dan Gaya Bahasa dalam Media Sosial Instagram. Jurnal Widyaloka IKIP Widya Darma, 5(3), 261–278.

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Longman.

Hakim, N. H. (2025). Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Video YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia. Prasasti: Journal of Linguistics, 10(1), 104–117.

Harmasari, L., & Karman, A. (2023). Bahasa dan Ideologi Dalam Iklan Skincare Somethinc (Kajian Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough). Dieksis, 3(2), 170–180.

Islamey, G. R. (2020). Wacana Standar Kecantikan Perempuan Indonesia pada Sampul Majalah Femina Discourse on Indonesian Women ’ s Beauty Standards on the Cover of Femina Magazine. PIKMA: Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 2(2).

Kartikawati, M., & Diantita, I. (2018). Analisis Wacana Iklan pada Instagram : Teori Norman Fairclough. Bapala, 5(2), 1–4.

Maghvira, G. (2017). Critical Discourse Analysis At Tempo.Co On The News About The Death Of Taruna STIP Jakarta. Jurnal the Messenger, 9(2), 120–130.

Maulana, A. Z. (2019). Sensitivitas Bahasa sebagai Wacana Ideologis dalam Upaya Mempertahankan Kekuasaan oleh Orde Baru dan Upaya Meruntuhkan Kekuasaan oleh Wiji Thukul ( Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough ). Prosiding Seminar Nasional Linguistik Dan Sastra (SEMANTIKS), 62–70.

Mujianto, G. (2018). Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Tentang Ormas Islam Pada Situs Berita Online. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(2), 155.

Nojeng, A., Haliq, A., Ismail, A., Basri, M. B., & Fitriansal. (2024). Hegemoni Kekuasaan dalam Naskah Sinrilik I Maddi Daeng Rimakka: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Nuances of Indonesian Languages, 5(1), 78.

Pramitasari, A., & Khofifah, I. (2022). Analisis Wacana Kritis Pendekatan Teun A Van Dijk pada Pemberitaan “PMK Mengancam, Ridwan Kamil Minta Pemda Waspadai Hewan Ternak Jelang Idul Adha” dalam Sindo News. Jurnal Penelitian Inovatif, 2(2), 307–316.

Prasetyawati, A. (2021). Critical Discourse Analysis Norman Fairclough on ASN Social Movements in the Instagram Community @abdimuda_id Asti. Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 97–106.

Purba, A., Rahmadani, P., & Sari, S. (2024). Analisis Wacana Kritis Fairclough dalam Teks Iklan Sprite 2024. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(2), 2185–2191.

Rahmawatim, S. A., & Mulyani, W. (2025). Analisis Wacana Kritis pada Tagar Peringatan Darurat di Media Sosial X. Jurnal Etnolingual, 9(1), 18–40.

Ramadhani, C. O., Salsabila, F. C., Saputri, T. D., Ari, R., Purnami, R. A., Purwo, A., Utomo, Y., Luriawati, D., Buana, A., & Islamy, D. (2025). Analisis Penggunaan Konjungsi Kronologis dan Konjungsi Kausalitas pada Teks Berita di Tribunjatim . com Edisi Febuari 2025 sebagai Sumber Pemahaman Mengenai Konjungsi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya

Rejeki, W. P., Manaf, N. A., Juita, N., & Jamaluddin, N. (2023). Analisis Wacana Kritis Perspektif Norman Fairclough dalam Berita Daring. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(3), 151–159.

Subargo, Y. L. (2021). Ideologi dalam Surat Edaran PPKM Darurat Tentang COVID - 19 di Surabaya (Kajian Analisis Wacana Kritis). Didaktis, 21(3), 262–277.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Diterbitkan

09-12-2025

Cara Mengutip

Dafittra, F., & Rakhmawati, A. (2025). Analisis Wacana Kritis pada Pemberitaan Liputan6.com tentang Runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 3423–3430. https://doi.org/10.54082/jupin.1970